← Beranda
Paul Munster Rindu Atmosfer Bonek dan Bonita! Kini Fokus Bawa Bhayangkara FC Jungkalkan Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 14 Februari 2026 | 06.10 WIB
Pelatih Bhayangkara FC Paul Munster (kanan). (Istimewa)

JawaPos.com–Paul Munster menungkapkan rasa rindu dengan atmosfer Bonek dan Bonita. Namun, di balik kerinduan itu, pelatih Bhayangkara FC tersebut datang dengan satu misi besar menjungkalkan Persebaya Surabaya di kandang sendiri pada laga lanjutan super league.

Laga pekan ke-21 Super League 2025/2026 akan mempertemukan Bhayangkara FC dengan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (14/2) malam. Pertandingan ini diprediksi berlangsung panas karena kedua tim sama-sama mengincar poin penting di fase krusial kompetisi.

Paul Munster sudah menyiapkan tim Bhayangkara FC secara maksimal untuk menghadapi tekanan besar pada laga lawan Persebaya Surabaya. Dia paham betul seperti apa atmosfer yang akan menyambut mereka saat memasuki stadion kebanggaan Arek Suroboyo itu.

”Besok jadi pertandingan yang sulit. Persebaya adalah tim yang kuat dengan pemain-pemain cepat dan berpengalaman,” kata Munster dalam konferensi pers prapertandingan di Surabaya, Jumat (13/2).

Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menilai Persebaya Surabaya sebagai salah satu tim kuat di Liga Indonesia musim ini. Kekuatan utama Green Force, terletak pada transisi menyerang yang cepat dan berbahaya saat mendapat ruang.

Dia mengingatkan anak asuhnya agar tidak lengah sedikit pun saat kehilangan bola. Transisi cepat Persebaya Surabaya bisa menjadi senjata mematikan jika tidak diantisipasi dengan disiplin dan organisasi pertahanan yang solid.

Munster juga menyoroti kehadiran sejumlah pemain baru dan berpengalaman di skuad Persebaya Surabaya. Kombinasi itu dinilai mampu memberi warna berbeda dalam pola serangan tim tuan rumah.

”Kami harus waspada, terutama pada transisi mereka dan kemampuan mereka melepaskan tembakan dari luar kotak penalti,” ucap Paul Muster.

Ancaman tembakan jarak jauh menjadi perhatian khusus dalam sesi latihan Bhayangkara FC. Munster meminta para pemainnya lebih cepat menutup ruang dan tidak memberi kesempatan lawan mengatur tempo di depan kotak penalti.

Meski begitu, dia yakin pertandingan tetap berjalan menarik dengan intensitas tinggi. Beberapa pemain Persebaya Surabaya memang dikabarkan kurang fit akibat sakit dan cedera, tetapi hal itu tidak mengurangi kualitas keseluruhan tim.

Munster tahu betul Persebaya Surabaya memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Pemain pengganti pun bisa memberi dampak signifikan ketika dibutuhkan dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini.

Di sisi lain, kerinduan Munster terhadap atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo tak bisa disembunyikan. Dia memuji suasana luar biasa yang selalu diciptakan Bonek dan Bonita setiap kali Persebaya Surabaya bermain di kandang.

Dukungan penuh suporter membuat pertandingan di Surabaya selalu terasa berbeda. Tekanan dari tribun bisa menjadi energi tambahan bagi tuan rumah sekaligus ujian mental bagi tim tamu.

Meskipun datang sebagai lawan, Munster tetap mengapresiasi fanatisme dan loyalitas pendukung Persebaya Surabaya. Baginya, atmosfer seperti itu justru menjadi daya tarik tersendiri dalam sepak bola Indonesia.

Namun profesionalisme tetap menjadi prioritas utama. Munster menegaskan fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada strategi membawa Bhayangkara mencuri poin di kandang Persebaya Surabaya.

”Tekanan suporter tuan rumah pasti sangat tinggi, tetapi kami tetap bertekad mencari strategi terbaik untuk mencuri poin,” tutur Paul Munster.

Ambisi Bhayangkara FC tak sekadar datang untuk bertahan. Munster ingin timnya tampil berani, disiplin, dan efektif memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

Dia menekankan pentingnya konsentrasi sejak menit awal hingga peluit akhir dibunyikan. Kesalahan kecil di laga besar seperti ini bisa langsung berujung petaka.

Munster juga meminta para pemainnya menikmati pertandingan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, bermain di bawah tekanan besar justru bisa memacu performa jika disikapi dengan mental yang tepat.

Pertemuan ini menjadi ujian karakter bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC. Mereka harus mampu menjaga fokus di tengah sorakan ribuan Bonek dan Bonita yang tak henti memberi dukungan kepada tim kesayangan.

Di atas kertas, Persebaya Surabaya memang tampil solid musim ini. Namun Munster percaya setiap pertandingan selalu menyimpan peluang bagi tim yang paling siap secara taktik dan mental.

Super League pekan ke-21 pun dipastikan menyajikan duel sengit dua tim dengan ambisi berbeda. Persebaya Surabaya ingin menjaga tren positif di kandang, sementara Bhayangkara bertekad mencuri poin penting demi memperbaiki posisi di klasemen.

Kerinduan Munster pada atmosfer Surabaya akan terbayar saat laga dimulai. Tetapi begitu wasit meniup peluit pertama, semua kenangan dan rasa kagum harus disingkirkan demi satu tujuan. Membawa Bhayangkara FC menjungkalkan Persebaya Surabaya di hadapan Bonek dan Bonita.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah