← Beranda
Motivasi Berlipat Gali Freitas Lawan Bhayangkara FC! Cinta Mati untuk Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 13 Februari 2026 | 17.39 WIB
Gali Freitas jadi donatur tetap gol Persebaya Surabaya di putaran pertama. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Motivasi berlipat Gali Freitas lawan Bhayangkara FC menjadi sorotan jelang laga pekan ke-21 Super League 2025/26. Winger lincah milik Persebaya Surabaya itu tampil penuh gairah, membawa semangat cinta mati yang kian menguat untuk klub kebanggaannya.

Persebaya Surabaya tengah menikmati tren positif saat bersiap menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam.

Di tengah momentum apik tersebut, nama Gali Freitas mencuat sebagai mesin gol yang sedang panas. Dalam lima pertandingan terakhir, kontribusinya begitu nyata dan konsisten. Tiga gol dan dua assist jadi bukti konkret kualitas sang pemain muda yang sedang on fire.

Borneo FC, Malut United, Bali United, Persijap Jepara, dan PSIM Yogyakarta sudah merasakan kesaktiannya. Setiap sentuhan Gali menghadirkan ancaman nyata di lini pertahanan lawan.

Tak heran jika ia diprediksi menjadi momok berbahaya saat menghadapi Bhayangkara FC. Kecepatan, dribel tajam, serta insting golnya membuat pertahanan lawan wajib bekerja ekstra keras.

Persebaya Surabaya pun memberi apresiasi atas performa sang pemain yang terus menanjak. “Si anak ajaib yang tak terbendung sedang dalam performa terbaiknya,” tulis Persebaya Surabaya.

Respons Gali Freitas di kolom komentar tak kalah menyentuh. “Kebanggaan kami,” balas Gali Freitas di kolom komentar yang menunjukkan rasa cintanya kepada Persebaya Surabaya.

Kalimat singkat itu seperti penegasan rasa memiliki yang begitu kuat. Bagi Gali, Persebaya Surabaya bukan sekadar klub, melainkan rumah yang memberinya ruang tumbuh dan bersinar.

Pemain bernama lengkap Paulo Domingos Gali da Costa Freitas itu lahir di Dili, Timor-Leste, 31 Desember 2004. Di usia 21 tahun, ia sudah memikul ekspektasi besar sebagai salah satu pilar penting lini serang Persebaya Surabaya.

Bertinggi 1,65 meter, Gali dikenal sebagai winger kiri dengan kaki dominan kiri yang mematikan. Kelincahan serta akselerasinya membuatnya sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu.

Ia resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2025. Sejak saat itu, grafik performanya terus menunjukkan peningkatan signifikan.

Musim ini, Gali sudah tampil dalam 19 pertandingan dengan total 1.123 menit bermain. Catatan tersebut menunjukkan kepercayaan penuh pelatih terhadap konsistensinya di lapangan.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Jamu Bhayangkara FC, Tantangan Bernardo Tavares Akhiri Kutukan Lawan Paul Munster

Dari sisi produktivitas, ia mencetak lima gol dengan expected goals (xG) 7,42. Total 35 percobaan tembakan dengan 14 di antaranya tepat sasaran menjadi indikator agresivitasnya di lini depan.

Akurasi tembakannya mencapai 40 persen dan satu kali tembakan membentur mistar. Statistik itu menggambarkan betapa aktifnya Gali mencari peluang di setiap pertandingan.

Kontribusi assist juga tak kalah penting dengan empat umpan gol yang sudah ia bukukan. Empat keypass mempertegas perannya sebagai kreator serangan dari sisi kiri.

Dalam aspek distribusi bola, ia mencatat 326 umpan dengan 240 di antaranya sukses. Akurasi umpan 74 persen menjadi bukti kematangannya dalam menjaga ritme permainan tim.

Ia juga mencatat 26 umpan silang dan 15 umpan terobosan sepanjang musim ini. Pergerakan tanpa bola dan visi bermain membuatnya efektif membuka ruang bagi rekan setim.

Tak hanya menyerang, Gali turut berkontribusi dalam fase bertahan. Ia membukukan 8 tekel dengan 3 di antaranya sukses, 16 intersep, serta 32 pemulihan bola. Data tersebut menunjukkan kerja kerasnya membantu tim saat kehilangan bola. Perannya bukan hanya sebagai finisher, melainkan juga pekerja yang tak kenal lelah.

Menjelang duel kontra Bhayangkara FC, motivasi Gali terasa berlipat. Ia ingin membalas kepercayaan klub dan suporter dengan performa maksimal di lapangan.

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan kembali membara. Dukungan Bonek bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Gali untuk tampil lebih menggila.

Cinta mati kepada Persebaya Surabaya bukan sekadar kata-kata. Gali Freitas membuktikannya lewat kerja keras, kontribusi nyata, dan semangat pantang menyerah setiap kali mengenakan jersey hijau kebanggaan.

EDITOR: Hendra