JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menghadapi masalah di lini depan menjelang laga pekan ke-21 BRI Super League melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC Sabtu (14/2/2026) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Trio penyerang utama andalan Green Force harus absen karena cedera, hal ini memaksa pelatih Persebaya Bernardo Tavares harus mencari solusi alternatif untuk menjaga lini depan tetap tajam.
Tim kepelatihan Persebaya saat ini memiliki opsi yang memainkan pemain barunya yang baru saja dipinjam dari Malut United: Riyan Ardiansyah.
Meski posisi aslinya adalah di sayap kanan, Riyan pernah beberapa kali dimainkan sebagai pemyerang saat memperkuat PSIS Semarang.
Saat dimainkan sebagai penyerang ia beberapa kali sukses mencetak gol penting, dan membantu tim keluar dari kebuntuan.
Pengalaman ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi Persebaya yang saat ini tengah mengalami krisis penyerang.
Selain Riyan, tim juga menyiapkan Ahmad Mujtaba Ilham, pemain muda jebolan Elite Pro Academy berusia 19 tahun.
Kehadirannya sejalan dengan rencana klub untuk mengorbitkan talenta muda sekaligus memberi opsi tambahan di lini depan.
Kombinasi pengalaman Riyan dan semangat muda Ahmad diharapkan dapat menutupi absennya penyerang utama Persebaya.
Absennya para penyerang seperti Mihailo Perovic, Bruno Paraiba, dan Malik Risaldi jelas menjadi masalah yang serius.
Namun, Persebaya mendapatkan kabar baik dengan kembalinya beberapa pemain mereka yang sebelumnya absen, termasuk Bruno Moreira dan gelandang Milos Raickovic yang dikabarkan sudah bisa bermain.
Kehadiran mereka diharapkan menambah keseimbangan di lini tengah dan memberi umpan umpan yang memanjakan bagi Riyan maupun Ahmad.
Latihan intensif selama beberapa hari terakhir difokuskan pada adaptasi Riyan yang dimainkan penyerang tengah.
Pemain asal Pati, Jawa Tengah ini harus menyesuaikan stamina dan ritme permainan bersama tim Bajol Ijo, setelah di Malut United ia kesulitan mendapatkan menit bermain.
Tim pelatih mengatur sesi latihan khusus agar Riyan cepat menemukan performa terbaiknya di lini depan.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (12/2/2026), dan menjadi ujian penting bagi strategi Bernardo Tavares.
Kekuatan lini depan yang beragam, perpaduan pengalaman dan talenta muda, akan menjadi kunci Persebaya meraih kemenangan dipertandingan ini.
Bagi penggemar Bajul Ijo, laga ini menjadi kesempatan melihat Riyan Ardiansyah beraksi sebagai penyerang, sekaligus mengukur kesiapan tim menghadapi putaran kedua BRI Super League.
Dengan dukungan suporter di Gelora Bung Tomo, Persebaya berharap krisis penyerang ini tidak mengganggu ambisi tim meraih poin penuh.