← Beranda
Bernardo Tavares Tak Pernah Kalah Lawan Bhayangkara FC! Misi Berat Paul Munster Hentikan Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 11 Februari 2026 | 18.38 WIB
Bernardo Tavares siap ladeni permainan Paul Munster di laga Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC. (Persebaya)

JawaPos.com–Bernardo Tavares kembali menjadi sorotan jelang duel Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC di pekan ke-21 Super League 2025/2026. Rekam jejaknya yang tak pernah kalah dari Bhayangkara FC membuat misi Paul Munster mencuri poin di Gelora Bung Tomo terasa sangat berat.

Laga super league Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2). Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga duel gengsi dua pelatih asing dengan filosofi berbeda Bernardo Tavares vs Paul Munster.

Bernardo Tavares membawa modal statistik yang sangat meyakinkan saat menghadapi Bhayangkara FC. Dari lima pertemuan bersama PSM Makassar, Tavares mencatat satu kemenangan dan empat hasil imbang tanpa sekali pun menelan kekalahan.

Catatan tersebut menghasilkan tujuh poin dengan koleksi lima gol dan hanya kebobolan tiga gol. Konsistensi ini menjadi bukti Tavares tahu betul cara meredam permainan Bhayangkara FC.

Pertemuan pertama terjadi pada 12 Desember 2022 saat PSM Makassar bermain imbang 0-0 di kandang Bhayangkara FC. Hasil serupa kembali terulang pada pertemuan 29 Juli 2023 dengan skor kacamata.

Kemenangan satu-satunya Tavares hadir pada 17 Maret 2023 ketika PSM Makassar menundukkan Bhayangkara FC 3-1. Setelah itu, dua laga berikutnya berakhir imbang 1-1 pada 8 Desember 2023 dan 16 Agustus 2025.

Rekor inilah yang kini menjadi perhatian utama jelang pertemuan Persebaya Surabaya melawan Bhayangkara FC. Terlebih, kali ini Tavares tampil di hadapan publik sendiri dengan kepercayaan diri yang sedang meningkat.

Persebaya Surabaya menunjukkan tren positif sejak ditangani Bernardo Tavares pada awal Januari lalu. Perubahan terlihat bukan hanya dari hasil, tetapi juga dari cara bermain, cara berpikir, dan mentalitas tim.

Dalam empat pertandingan awal bersama Green Force, Tavares sukses mempersembahkan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan tersebut langsung mengangkat optimisme Bonek jelang laga besar kontra Bhayangkara FC.

Meski demikian, Tavares menegaskan hasil positif tersebut bukan datang secara instan. Dia menolak anggapan kebangkitan Persebaya Surabaya terjadi karena sentuhan ajaib seorang pelatih.

”Saya tidak membuat apa-apa. Saya hanya memasang para pemain dan mereka membuat keajaiban,” jelas Bernardo Tavares.

Pernyataan itu menegaskan kepercayaan penuh Tavares kepada para pemainnya di lapangan. Menurut Tavares, kunci utama dari tren positif Persebaya Surabaya terletak pada attitude dan semangat juang pemain. Faktor ini menjadi sangat penting di tengah kondisi tim yang jauh dari ideal.

”Mereka menunjukkan attitude yang baik dan semangat yang tinggi di pertandingan terakhir, karena banyak pemain kami tidak 100 persen,” sambung Bernardo Tavares.

Kondisi tersebut memaksa tim bekerja lebih keras dari biasanya. Persebaya Surabaya memang harus menghadapi badai cedera dan penyakit yang melanda skuad. Situasi ini membuat rotasi pemain menjadi sangat terbatas dalam beberapa laga terakhir.

”Beberapa dari mereka sakit, beberapa terluka, dan banyak pemain bermain di posisi yang tidak biasa,” lanjut Bernardo Tavares.

Meski demikian, Tavares memuji respons pemain yang tetap tampil maksimal. ”Tapi mereka mencoba melakukan yang terbaik,” ujar pelatih asal Portugal itu.

Komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga konsistensi performa tim. Tavares menilai usaha maksimal dan sikap positif pemain akan selalu membuka peluang meraih hasil terbaik. Mentalitas seperti ini yang terus dia tanamkan di ruang ganti Persebaya Surabaya.

”Ketika kita melihat para pemain mencoba melakukan yang terbaik dan menunjukkan attitude yang baik, kemungkinan kita bisa berhasil adalah besar,” tegas Bernardo Tavares. Pernyataan ini menggambarkan filosofi kerja keras yang dipegang Tavares.

Di sisi lain, Paul Munster datang ke Surabaya dengan tantangan besar. Dia harus mematahkan rekor tak terkalahkan Tavares sekaligus menghadapi Persebaya Surabaya yang sedang on fire.

Bhayangkara FC juga dituntut tampil disiplin jika ingin mencuri poin di Gelora Bung Tomo. Atmosfer kandang Persebaya Surabaya yang dikenal panas menjadi ujian mental tersendiri bagi tim tamu.

Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Persebaya Surabaya akan mencoba mengontrol permainan, sementara Bhayangkara FC kemungkinan mengandalkan transisi cepat.

Dengan rekor apik, tren positif tim, dan dukungan penuh suporter, Persebaya Surabaya pantas difavoritkan. Namun, sepak bola selalu menyimpan kejutan yang tak bisa ditebak.

Bagi Bernardo Tavares, laga ini menjadi kesempatan memperpanjang dominasi atas Bhayangkara FC. Sementara bagi Paul Munster, ini adalah ujian berat untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah