JawaPos.com — Performa tim asal Jawa Timur seperti Persebaya Surabaya, Arema FC, Persik Kediri, dan Madura United di pekan ke-20 menjadi gambaran kontras performa wakil Jatim di Super League 2025/2026. Tiga tim pulang dengan senyum lebar, sementara satu lainnya harus menelan pil pahit di laga krusial.
Pekan ke-20 Super League 2025/2026 memang berjalan kompetitif dan penuh kejutan. Sejumlah tim justru tampil meyakinkan saat bermain sebagai tim tamu, termasuk dua wakil Jawa Timur.
Persebaya Surabaya menunjukkan mental tanding kuat ketika bertandang ke markas Bali United. Tim Green Force sukses menaklukkan tuan rumah dengan skor meyakinkan 1-3 dan membawa pulang tiga poin penting.
Kemenangan ini menegaskan konsistensi Persebaya Surabaya dalam persaingan papan atas. Performa solid lini depan dan disiplin pertahanan menjadi kunci keberhasilan mereka di laga away tersebut.
Arema FC tak kalah impresif saat melawat ke Jakarta. Singo Edan menghajar Persija Jakarta dengan skor 0-2 tanpa memberi banyak ruang bagi tuan rumah untuk berkembang.
Hasil itu menjadi bukti kebangkitan Arema FC yang semakin stabil dari pekan ke pekan. Bermain efektif dan tenang, Arema mampu memaksimalkan peluang yang didapat.
Persik Kediri juga ikut menyumbang kabar baik bagi Jawa Timur. Bermain di kandang sendiri, Persik sukses menundukkan Dewa United FC dengan skor tipis 2-1.
Kemenangan ini terasa penting bagi Persik untuk menjaga momentum di tengah ketatnya persaingan klasemen. Dukungan suporter dan efektivitas serangan membuat Persik tampil percaya diri sepanjang laga.
Di sisi lain, Madura United justru harus menerima hasil mengecewakan. Bertandang ke markas Persijap Jepara, Laskar Sape Kerrab tumbang dengan skor 1-0.
Kekalahan tersebut membuat Madura United gagal membawa pulang poin dari laga tandang. Hasil ini menjadi catatan serius karena mereka kesulitan mengembangkan permainan sepanjang pertandingan.
Secara keseluruhan, pekan ini diwarnai banyak kemenangan tim tamu. Ada empat tim yang berhasil menang dengan status sebagai tim tamu, yakni Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSM Makassar, dan Arema FC.
Borneo FC mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 dalam laga yang berlangsung ketat. Kemenangan itu memperlihatkan efektivitas Borneo saat bermain di luar kandang.
PSM Makassar juga tampil solid saat menghadapi PSBS Biak. Tim Juku Eja membungkam tuan rumah dengan skor 1-2 dan membawa pulang poin penuh.
Sementara itu, laga Derbi Mataram menjadi satu-satunya pertandingan yang berakhir imbang. PSIM Yogyakarta dan Persis Solo harus puas berbagi angka setelah bermain 0-0.
Persib Bandung tetap menunjukkan dominasinya di puncak klasemen. Bermain di kandang, Persib menang 2-0 atas Malut United dan menjaga jarak dari para pesaing.
Kemenangan tersebut membuat posisi Persib di puncak klasemen belum tergusur. Konsistensi Maung Bandung menjadi sorotan utama hingga pekan ke-20.
Semen Padang FC juga meraih hasil positif saat menjamu Persita Tangerang. Bermain disiplin, Semen Padang menang tipis 1-0 dan mengamankan tiga poin.
Jika ditarik ke konteks Jawa Timur, hasil pekan ke-20 ini menunjukkan dinamika yang menarik. Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persik Kediri tampil solid, sementara Madura United harus segera berbenah.
Perbedaan hasil ini memperlihatkan pentingnya konsistensi dan fokus di setiap laga. Kompetisi yang semakin ketat membuat satu kesalahan kecil bisa berujung pada kekalahan.
Performa tim asal Jawa Timur seperti Persebaya Surabaya, Arema FC, Persik Kediri, dan Madura United di pekan ke-20 menjadi cermin kerasnya Super League musim ini.
Setiap pekan selalu menghadirkan cerita baru yang menentukan arah perjalanan tim.
Dengan sisa musim yang masih panjang, peluang masih terbuka lebar bagi seluruh tim Jatim. Namun, mereka dituntut menjaga performa agar tidak terpeleset di tengah persaingan yang kian sengit.