JawaPos.com - Bruno Paraiba dipastikan tidak ikut memperkuat Persebaya Surabaya saat menghadapi Bali United pada pekan ke-20 Super League 2025/2026. Striker asal Brasil itu justru mendapat tugas khusus menemani Bonek dan Bonita nonton bareng di Terminal Joyoboyo, Surabaya.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (07/02/26). Laga tandang ini menjadi ujian penting bagi Green Force untuk menjaga asa bersaing di papan atas klasemen.
Ketidakhadiran Bruno Paraiba di lapangan tentu menyita perhatian. Namun, manajemen memilih memaksimalkan perannya untuk menjaga kedekatan dengan suporter setia di Surabaya.
Melalui pengumuman resmi, Persebaya Surabaya mengajak Bonek-Bonita hadir langsung di agenda nonton bareng. Acara tersebut dikemas meriah dan terbuka untuk umum.
“Ayo beri dukungan kepada tim kebanggaan bersama Bruno Paraiba dan Milos Raickovic, dengan ikut nonton bareng Persebaya!!” tulis Persebaya Surabaya di akun Instagram resmi Green Force.
Klub juga memastikan agenda nobar tak sekadar menonton pertandingan. Nobar Persebaya Surabaya akan diramaikan dengan Special Fansign, Fun Games Berhadiah, Undian Tiket Pertandingan, dan juga beragam promo menarik lainnya dari partner-partner Persebaya Surabaya. Kehadiran Bruno Paraiba dan Milos Raickovic menjadi daya tarik utama acara tersebut.
Acara nonton bareng ini digelar di Terminal Joyoboyo lantai 3. Lokasi dipilih agar mudah diakses oleh suporter dari berbagai penjuru Surabaya. Persebaya Surabaya juga membuka pendaftaran bagi Bonek-Bonita yang ingin hadir.
Lokasi: Terminal JoyoBoyo Lt. 3
Waktu: Sabtu, 7 Februari 2026
Open Gate: 16.30 WIB
GRATIS & TERBUKA UNTUK UMUM!
Demikian pernyataan resmi klub. “Ayo serukan dukungan mu!! Hijaukan Joyoboyo!! Salam Satu Nyali, WANI!" Tutup unggahan Persebaya.
Baca Juga: Duet Gundul Persebaya Surabaya Tak Gentar Hadapi Ancaman Bali United, Ricky Fajrin Minta Tim Fokus
Sementara itu, fokus utama tim tetap tertuju pada laga krusial melawan Bali United. Persebaya Surabaya membawa kepercayaan diri tinggi meski harus bermain di kandang lawan.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan timnya siap membawa pulang poin dari Gianyar. Ia meminta pemain tampil disiplin dan meminimalkan kesalahan sendiri.
Menurut Bernardo Tavares, Bali United memiliki kecepatan dan kualitas transisi menyerang serta bertahan yang baik. Hal itu membuat Persebaya Surabaya harus bermain lebih rapi dan cermat sepanjang laga.
Pelatih asal Portugal tersebut telah menyiapkan langkah antisipasi. Fokus diarahkan pada meredam kekuatan Bali United sembari menyiapkan opsi pemain yang paling siap tampil.
“Sekarang kami perlu pertama-tama pulih, membuat rencana yang baik di sana dan mencoba untuk tidak melakukan banyak kesalahan karena mereka juga memiliki pemain yang baik serta mencoba membangun kohesi yang kuat di lapangan karena pertandingan di sana tidak akan mudah,” ujar Bernardo Tavares.
Ia menekankan pentingnya pemulihan fisik sebelum menyusun rencana final. Kondisi pemain menjadi pertimbangan utama jelang laga berat ini. Bernardo juga menyoroti kekuatan lini sayap Bali United. Pemain sayap dinilai mampu mengirim umpan silang berbahaya ke kotak penalti.
Boris Kopitovic menjadi target utama dari aliran bola tersebut. Persebaya Surabaya harus ekstra waspada untuk memutus suplai sejak area sayap.
Tak hanya itu, Bali United juga memiliki gelandang bernomor punggung 10 yang berbahaya. Pemain tersebut dikenal memiliki tembakan keras dari luar kotak penalti.
Antisipasi terhadap ancaman jarak jauh menjadi salah satu fokus latihan. Persebaya Surabaya menyiapkan skema bertahan yang lebih disiplin.
Meski begitu, Bernardo tak terlalu khawatir dengan kondisi skuadnya. Dua pemain pilar, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.
Absennya dua nama penting itu tidak membuat sang pelatih pusing. Ia percaya pemain lain memiliki kualitas setara untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Menurutnya, kedalaman skuad Persebaya Surabaya cukup baik. Rotasi pemain menjadi peluang untuk menunjukkan kualitas dan daya saing internal tim.
Pada pertemuan putaran pertama, Persebaya Surabaya tampil impresif. Green Force sukses menaklukkan Bali United dengan skor telak 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, hasil tersebut tak bisa dijadikan patokan mutlak. Bermain di kandang Bali United jelas menghadirkan tantangan berbeda. Kemenangan tetap menjadi target utama Persebaya Surabaya. Tambahan tiga poin sangat berarti untuk menjaga posisi di papan atas.
Saat ini Persebaya Surabaya berada di peringkat kelima klasemen dengan koleksi 32 poin. Bali United membuntuti di posisi kedelapan dengan 28 poin. Selisih poin yang tipis membuat laga ini bernilai tinggi. Hasil pertandingan akan sangat berpengaruh pada peta persaingan papan atas.
Di tengah tensi pertandingan, dukungan suporter tetap mengalir dari Surabaya. Kehadiran Bruno Paraiba di Terminal Joyoboyo menjadi simbol kedekatan klub dan Bonek. Persebaya Surabaya berharap atmosfer positif dari Surabaya bisa menular ke Gianyar.
Dari stadion hingga nobar, satu nyali tetap menyala untuk Green Force.