← Beranda

Resmi! Persebaya Surabaya Tambah Amunisi Lokal, 2 Nama Anyar Datang di Era Bernardo Tavares

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 5 Februari 2026 | 17.28 WIB
Adre Arido dan Riyan Ardiansyah resmi gabung ke Persebaya Surabaya. (I.League)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya tambah dua pemain lokal baru di putaran kedua Super League era Bernardo Tavares. Tim kebanggaan Bonek itu mengumumkan kedatangan dua pemain lokal pada Kamis (5/2/2026) untuk memperkuat kedalaman skuad menghadapi paruh kedua kompetisi.

Berdasarkan data dari I.League, dua pemain yang resmi bergabung adalah Adre Arido sebagai penjaga gawang dan Riyan Ardiansyah yang berposisi winger.

Keduanya didaftarkan secara sah dan siap menjadi bagian dari skuad Persebaya Surabaya di putaran kedua.

Langkah ini menegaskan keseriusan Persebaya Surabaya dalam menjaga konsistensi performa di tengah ketatnya persaingan Super League.

Era Bernardo Tavares pun kembali diwarnai dengan keputusan strategis yang mengedepankan kekuatan pemain lokal.

Adre Arido

Adre Arido menjadi rekrutan pertama yang diumumkan pada hari ini. Kiper muda bernama lengkap Adre Arido Geovani itu resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 5 Februari 2026 dan akan mengenakan nomor punggung 82.

Adre lahir di Yogyakarta pada 13 Agustus 2004 dan kini berusia 21 tahun. Dengan tinggi badan 1,87 meter, ia memiliki postur ideal sebagai penjaga gawang modern.

Secara posisi, Adre merupakan kiper murni dengan kaki dominan kanan. Status kewarganegaraannya sebagai pemain Indonesia juga membuatnya menjadi aset penting dalam komposisi skuad lokal Persebaya Surabaya.

Sebelum berlabuh ke Surabaya, Adre sempat memperkuat sejumlah klub nasional. Catatan mantan klubnya mencakup Persibo Bojonegoro, Persija Jakarta U-20, Persikota Tangerang, hingga Persija Jakarta.

Dari sisi statistik, Adre telah mencatatkan 25 pertandingan senior. Dalam jumlah laga tersebut, ia kebobolan 32 gol dan mencatatkan 6 clean sheet.

Total menit bermain Adre mencapai 2.096 menit, sebuah angka yang menunjukkan jam terbang cukup solid untuk pemain seusianya.

Ia juga mengoleksi 1 kartu kuning dan 1 kartu merah sepanjang karier profesionalnya sejauh ini.

Nilai pasar tertinggi Adre tercatat sebesar Rp 434,54 juta. Angka itu mencerminkan potensi besar yang masih bisa berkembang di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares.

Kehadiran Adre memberi warna baru di sektor penjaga gawang Persebaya Surabaya. Persaingan internal di posisi kiper pun dipastikan semakin kompetitif pada putaran kedua Super League.

Riyan Ardiansyah

Selain Adre, Persebaya Surabaya juga resmi mendatangkan Riyan Ardiansyah. Pemain sayap berpengalaman itu akan mengenakan nomor punggung 14 bersama Green Force.

Riyan lahir di Pati pada 14 Mei 1996 dan kini berusia 29 tahun. Dengan tinggi badan 1,74 meter, ia dikenal sebagai pemain sayap yang lincah dan pekerja keras.

Posisi utama Riyan adalah sayap kanan, namun fleksibilitas menjadi salah satu keunggulannya. Ia juga mampu bermain sebagai sayap kiri hingga bek kanan sesuai kebutuhan tim.

Kaki dominan kanan membuat Riyan nyaman melakukan penetrasi dari sisi lapangan. Agen pemain yang menaunginya tercatat HRA, dengan status kontrak yang belum diumumkan masa berakhirnya.

Nilai pasar Riyan saat ini mencapai Rp 1,74 miliar. Pengalaman dan konsistensinya di level kompetisi nasional menjadi faktor utama di balik nilai tersebut.

Sepanjang kariernya, Riyan sudah tampil dalam 124 pertandingan. Dari jumlah itu, ia mencetak 12 gol dan menyumbang 6 assist.

Total menit bermain Riyan mencapai 6.205 menit, menunjukkan perannya yang cukup signifikan di klub-klub sebelumnya. Catatan disiplin Riyan mencakup 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, dan 1 kartu merah.

Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Riyan tercatat memperkuat Malut United dan PSIS Semarang. Pengalaman di dua klub tersebut membuatnya tidak asing dengan tekanan kompetisi papan atas.

Masuknya Riyan diharapkan menambah variasi serangan Persebaya Surabaya. Kecepatan, mobilitas, dan fleksibilitas posisinya bisa menjadi solusi di sektor sayap.

Dua rekrutan ini menandai keseriusan Persebaya Surabaya di putaran kedua Super League. Bernardo Tavares kembali menunjukkan kepercayaannya pada pemain lokal sebagai fondasi kekuatan tim.

Dengan kombinasi pemain muda potensial dan pemain berpengalaman, Persebaya Surabaya berharap bisa menjaga momentum positif.

Publik Surabaya pun menanti kontribusi nyata Adre Arido dan Riyan Ardiansyah bersama Green Force.

EDITOR: Banu Adikara