← Beranda
Resmi! Persija Jakarta Rekrut Bintang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra Senilai Rp 1,30 Miliar
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 4 Februari 2026 | 20.57 WIB
Mauro Zijlstra jadi pemain baru Persija Jakarta. (Persija)

JawaPos.com–Persija Jakarta resmi rekrut bintang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra senilai Rp 1,30 miliar dan langsung mengirim sinyal serius untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Transfer ini menjadi langkah strategis Macan Kemayoran untuk memperkuat lini depan sekaligus mempertegas ambisi bersaing di papan atas.

Kepastian transfer Mauro Zijlstra diumumkan secara resmi melalui akun Instagram Persija Jakarta pada Rabu (4/2). ”Where dreams meet the city. Welcome to Persija, Mauro Zijlstra!” tulis ofisial Tim Macan Kemayoran.

Kehadiran Mauro Zijlstra membawa warna baru bagi lini serang Persija Jakarta yang selama ini dinilai kurang konsisten. Penyerang berpostur 1,88 meter itu diharapkan mampu menjadi solusi ketajaman di area kotak penalti.

Persija Jakarta juga semakin kental dengan nuansa Timnas Indonesia seiring bergabungnya Mauro Zijlstra ke dalam skuad. Sebelumnya, klub ibu kota sudah diperkuat nama-nama seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Shayne Pattynama.

Kombinasi pemain Timnas Indonesia di tubuh Persija dinilai dapat meningkatkan chemistry serta mental bertanding tim. Kondisi ini membuat ekspektasi suporter terhadap performa Persija di putaran kedua semakin tinggi.

Menarik dinantikan bagaimana adaptasi Mauro Zijlstra bersama Persija Jakarta dalam waktu dekat. Jadwal padat dan tekanan besar dari publik Jakarta menjadi tantangan awal bagi pemain muda naturalisasi tersebut.

Mauro Nils Zijlstra lahir pada 9 November 2004 di Zaandam, Belanda, dari keluarga berdarah Indonesia. Neneknya berasal dari Bandung, Jawa Barat, yang menjadi salah satu faktor kuat keterikatannya dengan Indonesia.

Dia memiliki kewarganegaraan ganda Indonesia dan Belanda sebelum akhirnya resmi membela Merah Putih. Keputusan tersebut diambil setelah proses naturalisasi rampung pada 29 Agustus 2025.

Dengan tinggi badan 1,88 meter, Mauro Zijlstra dikenal sebagai penyerang tengah dengan karakter target man modern. Dia juga mampu bermain sebagai gelandang serang dan mengandalkan kaki kanan sebagai senjata utama.

Karir sepak bolanya dimulai dari akademi AZ Alkmaar yang terkenal sebagai produsen talenta muda Belanda. Setelah itu, dia melanjutkan pengembangan karir ke AFC Amsterdam pada 2019.

Bersama AFC Amsterdam, Mauro Zijlstra bermain di level usia hingga U-21 tanpa sempat mencicipi tim utama. Meski begitu, produktivitasnya di level junior tetap mencuri perhatian.

Pada 2022, dia bergabung dengan NEC Nijmegen U-21 dan menghabiskan dua musim untuk menimba pengalaman kompetitif. Di klub ini, dia mulai menunjukkan kematangan dalam penyelesaian akhir.

Langkah karirnya berlanjut ke FC Volendam U-21 pada 2023 dan menjadi titik balik penting. Di sana, dia tampil impresif dengan catatan 20 gol dan 7 assist dari 24 pertandingan.

Performa tajam tersebut membuat Mauro Zijlstra dipromosikan ke tim utama FC Volendam pada Januari 2025. Debut profesionalnya terjadi di kompetisi liga melawan FC Eindhoven.

Mauro Zijlstra juga berperan penting dalam perjalanan FC Volendam menjuarai Eerste Divisie 2024-2025. Gelar tersebut mengantar Volendam promosi ke Eredivisie pada musim berikutnya.

Di level internasional, debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 5 September 2025. Laga uji coba melawan Chinese Taipei itu berakhir dengan kemenangan telak 6-0.

Sejak saat itu, namanya mulai rutin masuk dalam radar tim nasional kelompok usia. Mauro Zijlstra juga memperkuat Timnas Indonesia U-23 dengan torehan 4 penampilan dan 1 gol.

Dia terlibat dalam ajang SEA Games 2025 serta kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum berkarir di kompetisi Indonesia.

Secara statistik, Mauro Zijlstra memiliki rekam jejak yang cukup menjanjikan. Sepanjang karirnya, dia mencatatkan 77 pertandingan dengan koleksi 50 gol dan 19 assist.

Total menit bermainnya mencapai 5.425 menit di berbagai level kompetisi. Angka tersebut menunjukkan konsistensi dan kepercayaan pelatih terhadap perannya di lapangan.

Bersama NEC Nijmegen U-21, dia membukukan 12 gol dari 26 pertandingan. Sementara di FC Volendam U-21, produktivitasnya meningkat signifikan dengan 20 gol.

Di AFC Amsterdam U-18, Mauro Zijlstra bahkan mencatat 18 gol dan 11 assist dari 20 laga. Statistik tersebut memperlihatkan naluri menyerang yang sudah terbentuk sejak usia muda.

Adapun bersama tim utama FC Volendam, dia tampil dalam 7 pertandingan. Meski belum mencetak gol, menit bermain tersebut menjadi fase adaptasi di level profesional.

Saat ini, Mauro Zijlstra masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga 30 Juni 2027. Kontrak tersebut juga memiliki opsi perpanjangan satu tahun oleh klub.

Nilai pasar Mauro Zijlstra tercatat sebesar Rp 1,30 miliar berdasar data Transfermarkt. Angka ini sejalan dengan usia, potensi, dan statusnya sebagai pemain Timnas Indonesia.

Bagi Persija Jakarta, transfer ini bukan sekadar investasi jangka pendek. Mauro Zijlstra diproyeksikan menjadi aset jangka panjang yang dapat berkembang di Liga Indonesia.

Kehadirannya juga diharapkan meningkatkan daya tarik kompetisi serta minat penonton. Faktor human interest sebagai pemain diaspora kerap menjadi magnet tersendiri.

Dari sisi taktik, Persija kini memiliki opsi penyerang dengan postur ideal untuk duel udara. Hal ini membuka variasi skema serangan yang lebih fleksibel.

Dengan dukungan suporter fanatik Jakarta, Mauro Zijlstra berpeluang berkembang lebih cepat. Atmosfer stadion bisa menjadi energi tambahan untuk performanya.

Persija Jakarta jelas mengirim pesan kuat kepada para rival jelang putaran kedua. Klub ini ingin tampil lebih agresif dan konsisten dalam perburuan poin.

Kini, sorotan publik tertuju pada debut Mauro Zijlstra bersama Macan Kemayoran. Publik menanti apakah transfer Rp 1,30 miliar ini akan berbuah manis di lapangan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah