JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza mengungkap rasa senang dan bangganya atas terpilihnya kepala analis klub, Dzikry Lazuardi masuk dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia. Ia memuji asistennya itu dan menyebut Dzikry layak bekerja sama dengan John Herdman.
Dzikry Lazuardi menjadi sosok lokal pertama yang masuk dalam tim kepelatihan Timnas Indonesia era pelatih John Herdman. Dia mengisi posisi sebagai analis dan akan bekerja sama dengan Herdman serta Cesar Meylan sebagai asisten pelatih fisik.
Kabar masuknya Dzikry ini terungkap setelah dirinya ikut berpamitan dengan tim Persija Jakarta, setelah mengalahkan Persita Tangerang pada Jumat (30/1) lalu.
Mauricio Souza sebagai pelatih Persija, menyambut baik kabar tersebut. Menurutnya, Dzikry Lazuardi memang layak untuk mendapatkan kesempatan tersebut.
"Saya pikir dia pantas dapat itu kesempatan ini. Karena dia fantastik itu profesional. Saya selamat sukses buat beliau. Saya pikir Timnas itu bagus itu ada dia di situ juga," kata Souza ditemui di Persija Training Ground, Nirwana Park Sawangan, Senin (2/2).
Menurut Souza, Dzikry Lazuardi punya kapasitas mumpuni sebagai analis. Kemampuannya di Persija menurutnya sangat bagus sehingga tidak mengherankan jika asistennya itu dilirik pelatih John Herdman.
"Karena dia itu profesional itu yang punya kemampuan besar. Dan saya sangat senang dan bahagia dia pergi ke Timnas. Karena tanpa ragu, kita tahu semua orang mau representasi (mewakili) Timnas di negara masing-masing," jelas Souza.
Ketika ditanya perihal bagaimana peran Dzikry di Persija ke depan, Souza mengatakan sang analis masih akan membantu. Tapi dirinya tidak memberikan penjelasan lebih detailnya.
Souza pun awalnya tak tahu bagaimana proses Dzikry ditarik oleh John Herdman ke Timnas Indonesia. Dia hanya mendoakan yang terbaik untuk eks analis Persipura Jayapura tersebut.
"Dia tetap bantu kita. Saya tidak tahu proses itu. Waktu itu saya tidak tahu proses itu. Saya tahu Zikri itu adalah profesional bagus, dan pasti itu Timnas itu mungkin lihat potensi dia untuk panggil dia ke sana," jelas Souza.