← Beranda

Tim Kaya Raya! Bernardo Tavares Puji Dewa United Jelang Tandang ke Markas Persebaya Surabaya

Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 1 Februari 2026 | 21.55 WIB
Dewa United tim bertabur bintang yang siap tantang tuan rumah Persebaya Surabaya. (Dewa United)

JawaPos.com — Bernardo Tavares puji habis Dewa United jelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Pelatih asal Portugal itu menyebut Dewa United sebagai tim kaya raya dengan kualitas skuat mumpuni dan fleksibilitas permainan yang patut diwaspadai.

Persebaya Surabaya tak hanya fokus membenahi kondisi internal menjelang pekan ke-19 Super League 2025/2026.

Lawan yang datang, Dewa United Banten FC, dinilai punya sumber daya kuat dan kesiapan yang membuat laga diprediksi berjalan sulit.

Bernardo Tavares menilai kekuatan utama Dewa United terletak pada finansial yang stabil dan agresif di bursa transfer. Kondisi itu membuat mereka leluasa mendatangkan pemain berpengalaman tanpa kendala berarti.

“Mereka memiliki pemain-pemain bagus. Semua orang tahu bahwa Dewa United adalah tim yang jika menginginkan pemain, mereka akan langsung merekrutnya karena mereka tidak memiliki masalah keuangan,” ujar Tavares.

Pernyataan itu menegaskan status Dewa United sebagai salah satu tim dengan kekuatan ekonomi terbaik di liga.

Ia juga menyoroti profil pemain yang direkrut Dewa United dalam beberapa musim terakhir. Menurutnya, klub tersebut kerap mendatangkan pemain yang sudah kenyang pengalaman dan prestasi.

“Dan jika Anda ingin melihat, mereka merekrut pemain berpengalaman, pemain yang pernah menjadi juara, misalnya, mereka sangat mudah mendapatkan pemain di bursa transfer,” imbuhnya.

Komposisi itu membuat kualitas permainan Dewa United relatif stabil di berbagai situasi.

Bukan hanya materi pemain, Tavares juga mencermati perkembangan performa Dewa United dari musim ke musim. Ia melihat pola yang hampir serupa seperti musim lalu, terutama soal momentum peningkatan performa.

“Jadi, jika dibandingkan dengan musim lalu, mereka biasanya tidak memulai dengan baik di putaran pertama dan kemudian tampil lebih baik,” tutur Tavares. Ia percaya tren tersebut kembali terulang pada musim ini.

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menyebut hasil terbaru Dewa United menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya. Dua laga terakhir yang berujung positif memperlihatkan grafik performa lawan yang sedang menanjak.

“Jadi saya percaya itu akan sama di musim ini. Mereka meraih dua hasil bagus, dua hasil terakhir juga bagus,” ucapnya. Kondisi tersebut membuat Persebaya Surabaya wajib tampil ekstra fokus sejak menit awal.

Tavares menekankan pentingnya membaca perubahan gaya bermain Dewa United. Menurutnya, tim asal Banten itu kini lebih fleksibel dan tak melulu mengandalkan penguasaan bola.

“Sebelumnya, Dewa United hanya menguasai bola. Sekarang, terkadang mereka akan memberikan bola kepada tim lawan untuk transisi ofensif setelah setengah lapangan,” kata Tavares.

Perubahan ini membuat lawan sulit ditebak dan lebih berbahaya saat serangan balik.

Dengan variasi pendekatan tersebut, Persebaya Surabaya dituntut menyiapkan skenario taktik yang matang. Tavares menilai satu rencana saja tak cukup menghadapi lawan sekelas Dewa United.

“Jadi, kita juga perlu memperhatikan hal ini, untuk memiliki rencana A, B, C,” ujarnya. Fleksibilitas strategi menjadi kunci agar Persebaya Surabaya tak mudah terjebak permainan lawan.

Ia menyadari laga di Stadion Gelora Bung Tomo tak akan berjalan mudah meski dimainkan di kandang sendiri. Tekanan justru bisa datang karena ekspektasi besar dari publik Surabaya.

“Jadi, ini tidak akan mudah,” kata Tavares singkat. Kesadaran itu membuat persiapan mental dan taktik berjalan beriringan.

Dalam kondisi seperti itu, peran suporter dinilai sangat vital. Tavares berharap dukungan penuh dari tribun mampu memberi dorongan ekstra bagi para pemain.

“Karena itulah sangat penting bagi pendukung kita untuk datang ke stadion untuk memberikan energi tambahan bagi para pemain kita,” sambungnya. Atmosfer GBT diharapkan menjadi faktor pembeda dalam duel ketat ini.

Di luar persiapan pertandingan, Tavares juga menyinggung dinamika bursa transfer yang masih terbuka hingga awal Februari. Ia memberi sinyal Persebaya Surabaya masih mungkin bergerak untuk memperkuat skuad.

Pelatih berusia 44 tahun itu tak menutup peluang adanya tambahan pemain jika memang dibutuhkan. Semua opsi akan dipertimbangkan demi menjaga daya saing tim di sisa musim.

Situasi ini menunjukkan Persebaya Surabaya tak ingin lengah menghadapi tim dengan kekuatan finansial seperti Dewa United. Kesiapan teknis, mental, hingga komposisi pemain menjadi fokus utama tim pelatih.

Laga melawan Dewa United bukan sekadar soal tiga poin. Pertandingan ini juga menjadi ujian sejauh mana Persebaya Surabaya mampu merespons tantangan dari tim kaya raya dengan kualitas merata.

Dengan segala pujian dan kewaspadaan yang dilontarkan Tavares, pesan untuk anak asuhnya jelas. Persebaya Surabaya harus tampil disiplin, adaptif, dan berani jika ingin menaklukkan Dewa United di kandang sendiri.

EDITOR: Banu Adikara