JawaPos.com — Prediksi Persebaya Surabaya vs Dewa United! Bernardo Tavares siapkan perangkap untuk Jan Olde Riekerink menjadi sorotan utama jelang duel panas pekan ke-19 Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2025) malam WIB.
Laga ini krusial bagi Persebaya Surabaya yang mengincar kemenangan kelima beruntun sekaligus ingin memutus tren buruk melawan Dewa United.
Persebaya Surabaya sedang berada di jalur positif dengan performa yang terus menanjak dalam empat laga terakhir.
Green Force tampil solid saat menumbangkan Persijap Jepara, Madura United, Malut United, dan PSIM Yogyakarta dengan catatan hanya sekali kebobolan.
Konsistensi lini belakang menjadi fondasi penting kebangkitan Persebaya Surabaya di bawah racikan Bernardo Tavares.
Skema reaktif yang diterapkan membuat Persebaya Surabaya tampil disiplin saat bertahan dan mematikan ketika mendapat ruang serangan balik.
Namun, tantangan berat menanti karena Dewa United datang dengan kepercayaan diri tinggi.
Tim asuhan Jan Olde Riekerink meraih dua kemenangan beruntun atas Persijap Jepara dan Arema FC dengan skor meyakinkan tanpa kebobolan.
Dewa United juga memiliki modal psikologis kuat dari catatan pertemuan sebelumnya. Persebaya Surabaya terakhir kali menang atas Dewa United terjadi pada 2023, sementara musim lalu justru tumbang telak 0-3 di kandang sendiri.
Perbedaan filosofi bermain membuat laga ini semakin menarik. Persebaya Surabaya mengandalkan organisasi bertahan yang rapat, sementara Dewa United tampil ofensif dengan dominasi penguasaan bola.
Bernardo Tavares menyadari kualitas lawan yang dihadapi timnya.
“Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan,” ucapnya.
Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya fokus sepanjang pertandingan. “Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak,” ujarnya.
Bernardo juga memberi perhatian khusus kepada pemain kunci Dewa United.
“Tentunya kami tidak boleh memberi kesempatan pemain yang bisa merubah penampilan atau pemain penentu Dewa United untuk melepaskan tembakan,” tuturnya.
Dari sisi lawan, Jan Olde Riekerink mengakui laga di Gelora Bung Tomo bukan tantangan mudah.
“Besok akan jadi pertandingan yang sulit, mungkin lebih sulit daripada yang di awal musim, tetapi pelan-pelan Dewa United juga kembali ke identitas dan cara bermain yang kami inginkan,” katanya.
Riekerink menilai pertandingan ini menjadi tolok ukur perkembangan timnya. “Saat ini saya rasa kami sudah lebih baik dan besok akan menjadi cerminan sejauh mana Dewa United di musim ini,” ucapnya.
Ia juga menyoroti benturan dua pendekatan sepak bola yang kontras. “Besok ada dua cara main sepak bola yang berbeda dan kita akan lihat hasilnya,” tuturnya.
Secara taktikal, Persebaya Surabaya diprediksi tetap setia dengan formasi 4-2-3-1. Ernando Ari akan menjadi palang pintu terakhir dengan dukungan lini belakang yang solid dan pekerja keras.
Trio MBG, yakni Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas, kembali menjadi tumpuan utama di lini depan. Ketiganya tampil konsisten dan memberi variasi serangan yang sulit ditebak lawan.
Kehadiran Francisco Rivera di belakang penyerang memberi Persebaya Surabaya kreativitas tambahan. Sementara Toni Firmansyah dan Milos Raickovic berperan penting menjaga keseimbangan transisi bertahan dan menyerang.
Dewa United datang dengan formasi 4-3-3 yang menekankan dominasi lini tengah. Alexis Messidoro menjadi otak permainan dengan dukungan Ricky Kambuaya dan Gio Numberi yang agresif dalam duel.
Lini depan Dewa United diisi nama-nama berpengalaman seperti Stefano Lilipaly, Alex Martins, dan Taisei Marukawa. Kombinasi ini memberi ancaman nyata terutama saat Persebaya Surabaya terlambat menutup ruang.
Dari catatan performa terkini, Persebaya Surabaya tampak lebih stabil dan efisien. Empat kemenangan beruntun dengan tiga nirbobol menunjukkan kematangan permainan Green Force.
Dewa United memang impresif dalam dua laga terakhir, namun sempat kehilangan poin pada beberapa pertandingan tandang sebelumnya.
Faktor atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo berpotensi memberi tekanan tambahan bagi tim tamu.
Prediksi Persebaya Surabaya vs Dewa United mengarah pada kemenangan tuan rumah jika mampu menjaga disiplin dan memaksimalkan transisi cepat.
Bernardo Tavares diprediksi menyiapkan perangkap dengan menunggu Dewa United lengah saat menyerang.
Dengan komposisi ideal dan momentum yang tepat, Persebaya Surabaya punya peluang besar mengakhiri dominasi Dewa United. Prediksi skor mengarah pada kemenangan meyakinkan Persebaya Surabaya 3-0 atas Dewa United.