JawaPos.com — Perang urat syaraf mengiringi langkah Persebaya Surabaya jelang laga krusial pekan ke-19 Super League 2025/2026. Arsitek Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, terang-terangan memuji Dewa United sebagai tim mahal bertabur bintang yang siap menjadi ujian mental dan taktikal bagi Green Force.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (1/2/2026) malam, bukan sekadar soal tiga poin.
Duel ini menjadi adu kecerdikan dua tim dengan ambisi besar dan tekanan tinggi di tengah ketatnya persaingan liga.
Bernardo Tavares menyadari sepenuhnya tantangan yang menanti timnya saat menghadapi Dewa United.
Pelatih asal Portugal itu menilai laga ini menuntut fokus total, agresivitas tinggi, dan intensitas penuh sejak menit awal hingga peluit akhir.
“Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan,” ucap Tavares, Sabtu (31/1/2026).
Pengakuan itu bukan sekadar basa-basi jelang laga besar. Tavares membaca betul kekuatan Dewa United yang dihuni pemain-pemain berpengalaman dan berkelas di hampir setiap lini.
Catatan pertemuan kedua tim juga menambah tekanan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Sejak April 2023, Green Force belum pernah mencatatkan kemenangan atas Dewa United dalam laga resmi.
Situasi tersebut membuat laga di Stadion GBT kali ini memiliki makna lebih dari sekadar pertandingan rutin. Dukungan penuh Bonek dan Bonita diharapkan menjadi energi tambahan untuk memutus tren negatif yang membayangi.
“Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak,” ucapnya.
Kalimat itu menegaskan pentingnya kesiapan mental dan konsistensi permainan sepanjang laga.
Menurut Tavares, laga melawan tim seperti Dewa United sering kali ditentukan oleh detail kecil. Kesalahan minor, kehilangan fokus sesaat, atau keputusan terlambat bisa langsung berbuah hukuman di papan skor.
Ia menilai kualitas antar tim di Liga Indonesia saat ini relatif berimbang. Perbedaan sering muncul dari disiplin, kerja kolektif, dan ketepatan dalam memanfaatkan peluang.
Karena itu, menjaga motivasi pemain menjadi pekerjaan penting bagi staf pelatih. Tidak hanya saat pertandingan, tetapi juga dalam sesi latihan akhir jelang laga.
Tavares menekankan pentingnya pemain tetap lapar dan fokus meski berada dalam tekanan besar. Baginya, mentalitas juara dibangun dari rutinitas kecil yang dilakukan dengan konsisten.
Sorotan khusus diberikan pada kekuatan Dewa United di area final third. Tim lawan dinilai memiliki pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.
“Tentunya kami tidak boleh memberi kesempatan pemain yang bisa merubah penampilan atau pemain penentu Dewa United untuk melepaskan tembakan,” tuturnya.
Pernyataan itu menggambarkan kewaspadaan tinggi terhadap ancaman di sepertiga akhir lapangan.
Disiplin bertahan, menutup ruang, dan menjaga jarak antar lini menjadi kunci utama yang ditekankan Tavares. Setiap pemain diminta memahami perannya, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan.
Persebaya Surabaya juga dituntut efektif saat menguasai bola. Peluang sekecil apa pun harus dimaksimalkan agar tekanan terhadap Dewa United terus terjaga.
Bermain di kandang sendiri memberi keuntungan psikologis bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer Stadion GBT diharapkan mampu meningkatkan intensitas permainan sejak awal laga.
Namun, Tavares mengingatkan euforia saja tidak cukup. Kedisiplinan taktik dan ketenangan dalam mengambil keputusan tetap menjadi faktor utama untuk meraih hasil maksimal.
Ia berharap para pemain mampu menjaga emosi di tengah atmosfer panas pertandingan. Kontrol diri menjadi kunci agar fokus tidak terpecah oleh tekanan atau provokasi.
Perang urat syaraf ini tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang taktik dan mental. Bernardo Tavares sadar, laga melawan Dewa United adalah ujian karakter bagi Persebaya Surabaya.
Dengan persiapan matang dan fokus penuh, Green Force bertekad menjadikan laga ini sebagai momentum kebangkitan.
Kemenangan atas tim mahal bertabur bintang akan menjadi pesan kuat Persebaya Surabaya siap bersaing di papan atas musim ini.