← Beranda

Rekor Gali Freitas Lawan Dewa United! Mesin Gol Persebaya Surabaya Siap Lumat Banten Warriors

Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 28 Januari 2026 | 00.09 WIB
Gali Freitas kini jadi mesin gol lini depan Persebaya Surabaya era Bernardo Tavares. (Persebaya)

JawaPos.com — Rekor Gali Freitas lawan Dewa United kembali jadi sorotan jelang duel Persebaya Surabaya kontra Dewa United pada pekan ke-19 Super League 2025/2026 di Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2026).

Bintang Persebaya Surabaya itu tercatat sudah mencetak 2 gol dan 2 assist setiap kali berhadapan dengan Dewa United, sebuah catatan yang membuat namanya layak diwaspadai.

Catatan tersebut diraih Gali Freitas dalam lima pertemuan menghadapi Dewa United, baik saat masih membela PSIS Semarang maupun setelah berseragam Persebaya Surabaya.

Produktivitasnya tidak selalu hadir dalam kemenangan, tetapi kontribusinya kerap muncul di momen penting pertandingan.

Rekor terbaik Gali Freitas tercipta saat masih membela PSIS Semarang pada Super League 2023/2024. Pada pekan ke-8 yang digelar 14 Agustus 2023, ia tampil luar biasa ketika PSIS bertandang ke markas Dewa United.

Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan telak 4-1 untuk PSIS Semarang tersebut, Gali Freitas mencetak 1 gol dan menyumbang 2 assist.

Ia bermain penuh selama 90 menit dan menjadi motor serangan yang merepotkan lini pertahanan Banten Warriors.

Masih di musim yang sama, Gali kembali menunjukkan ketajamannya saat PSIS menjamu Dewa United pada pekan ke-25, 23 Februari 2024.

Pertandingan berakhir imbang 1-1, namun satu gol PSIS lahir dari kaki Gali Freitas yang bermain selama 89 menit.

Memasuki Super League 2024/2025, kontribusi Gali Freitas memang tak selalu tercermin lewat angka gol atau assist saat menghadapi Dewa United.

Pada pekan ke-4, 11 September 2024, PSIS kalah 1-2 di kandang Dewa United meski Gali bermain penuh selama 90 menit.

Pada pertemuan kedua musim tersebut, situasi berbeda terjadi saat PSIS menjamu Dewa United pada pekan ke-21, 3 Februari 2025.

Gali Freitas hanya bermain selama 23 menit, dan PSIS harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-4.

Perjalanan karier Gali Freitas kemudian berlanjut bersama Persebaya Surabaya pada Super League 2025/2026. Ia kembali bertemu Dewa United pada pekan ke-7, 26 September 2025, dalam laga tandang yang berakhir imbang 1-1.

Dalam pertandingan tersebut, Gali Freitas tampil selama 53 menit dan tetap menjadi ancaman meski belum menambah koleksi gol maupun assistnya.

Kehadirannya di lini depan Persebaya tetap memberi dimensi berbeda dalam skema serangan tim.

Secara keseluruhan, rekor Gali Freitas lawan Dewa United terbilang impresif dengan catatan 2 gol dan 2 assist dari lima pertemuan.

Statistik ini menunjukkan konsistensinya sebagai pemain yang mampu memberi kontribusi nyata saat menghadapi lawan yang sama.

Tak hanya soal angka, peran Gali Freitas di lapangan juga mendapat apresiasi dari pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares.

Ia menilai Gali memiliki keunggulan dalam situasi-situasi krusial yang kerap menentukan jalannya pertandingan.

“Gali memiliki kemampuan untuk memenangi bola kedua dan sangat cepat saat lapangan dalam kondisi licin karena hujan. Saya senang dengan perilakunya di lapangan,” ujar Bernardo Tavares.

Komentar tersebut menegaskan betapa pentingnya peran Gali dalam skema permainan Persebaya Surabaya.

Kecepatan, keberanian berduel, dan kecerdikan membaca permainan membuat Gali Freitas sering muncul sebagai pembeda.

Karakter tersebut sangat dibutuhkan Persebaya Surabaya, terutama ketika pertandingan berjalan ketat dan tempo meningkat.

Duel melawan Dewa United di Gelora Bung Tomo pun menjadi panggung ideal bagi Gali Freitas untuk melanjutkan rekor apiknya.

Dukungan penuh Bonek di kandang sendiri berpotensi menambah motivasi sang winger untuk kembali mencatatkan kontribusi.

Persebaya Surabaya tentu berharap sentuhan magis Gali Freitas kembali hadir di laga penting ini. Dengan rekor 2 gol dan 2 assist lawan Dewa United, Gali Freitas berpeluang menjadi senjata utama Green Force dalam perburuan poin penuh.

EDITOR: Banu Adikara