JawaPos.com — Bruno Paraiba 1 gol, Jefferson Silva 1 assist menjadi headline manis bagi Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 Super League 2025/2026. Dua pemain asing anyar itu langsung gacor di laga debut dan membawa Green Force menang meyakinkan 3-0 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena lahir dari kontribusi nyata rekrutan baru Persebaya Surabaya.
Bruno Paraiba mencetak gol penting, sementara Jefferson Silva menyumbang assist krusial dari sektor fullback kiri yang selama ini kerap jadi sorotan.
Persebaya Surabaya tampil dominan terutama di babak kedua setelah sempat bermain cukup berhati-hati di awal laga.
Gol pembuka dicetak Gali Freitas sebelum Bruno Paraiba dan Rachmat Irianto memastikan kemenangan Green Force.
Bruno Paraiba mencuri perhatian meski hanya bermain selama 18 menit. Masuk sebagai pemain pengganti, striker asing anyar Persebaya Surabaya itu langsung memberi dampak besar di lini depan.
Dari dua percobaan tembakan, satu di antaranya berbuah gol dengan nilai expected goals mencapai 0,47. Catatan ini menunjukkan efektivitas tinggi Bruno Paraiba dalam memaksimalkan peluang di kotak penalti lawan.
Tidak hanya tajam, Bruno Paraiba juga tampil rapi dalam distribusi bola. Akurasi umpan mencapai 100 persen dari tiga percobaan, sebuah angka impresif untuk pemain yang baru menjalani debut.
Bruno Paraiba juga aktif dalam duel meski waktu bermain terbatas. Ia tercatat sekali melakukan tekel, sekali melanggar, dan sekali dilanggar, menandakan kontribusi defensif yang tak kalah penting.
Gol Bruno Paraiba tidak lepas dari peran Jefferson Silva yang tampil solid sepanjang laga. Pemain asing baru Persebaya Surabaya itu bermain penuh selama 90 menit dan menunjukkan konsistensi di sisi kiri pertahanan.
Jefferson Silva mencatatkan satu assist yang berujung gol Bruno Paraiba. Umpan silang akuratnya menjadi bukti kualitas dan visi bermain yang dibutuhkan Persebaya Surabaya di sektor bek sayap.
Secara statistik, Jefferson Silva mencatat 23 umpan dengan akurasi 66 persen. Ia juga melakukan lima intersep dan lima sapuan yang membantu menjaga stabilitas pertahanan Green Force.
Kontribusi Jefferson Silva tidak hanya terlihat saat menyerang. Ia aktif memenangi duel udara dan mencatat satu umpan kepala penting dalam fase bertahan maupun transisi.
Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya membawa pulang tiga poin berharga dari Bantul. Green Force tetap berada di posisi keenam klasemen sementara Super League dengan koleksi 31 poin.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol tercipta meski Persebaya Surabaya terus menekan. Skor 3-0 menjadi penegasan dominasi tim tamu atas PSIM Yogyakarta.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Ia menilai perkembangan tim terlihat jelas terutama pada paruh kedua pertandingan.
"Saya rasa tim kami di babak kedua banyak berkembang, begitu juga para pemain yang bisa masuk ke dalam permainan," kata Tavares usai pertandingan. Menurutnya, perubahan yang dilakukan berjalan sesuai rencana.
Tavares menilai Persebaya Surabaya layak meraih kemenangan dari laga tersebut. Ia menyoroti banyaknya peluang yang mampu diciptakan oleh Bruno Moreira dan kolega.
"Dan saya rasa di babak kedua, kami pantas menang karena kami menciptakan banyak peluang," tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut. Dominasi permainan dinilai jadi kunci hasil positif ini.
Meski menang telak, Bernardo Tavares menilai Persebaya Surabaya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol. Ia melihat beberapa peluang emas gagal dimanfaatkan secara maksimal.
"Kami memiliki lebih banyak peluang besar untuk mencetak lebih banyak gol, jadi saya sangat senang untuk para pemain," jelas Tavares. Kepuasan itu datang dari proses permainan yang terus membaik.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut tetap mengingatkan timnya untuk menjaga sikap. Ia meminta seluruh pemain tetap rendah hati dalam situasi apa pun.
"Tetapi kita harus rendah hati, karena ketika kita menang, bukan berarti semuanya baik, ketika kita kalah, bukan berarti semuanya buruk," tegasnya. Pesan ini dianggap penting untuk menjaga konsistensi Persebaya Surabaya.
Debut gacor Bruno Paraiba dan Jefferson Silva menjadi kredit tersendiri bagi Bernardo Tavares. Keputusan memasukkan pemain di waktu yang tepat serta scouting transfer yang cermat mulai menunjukkan hasil.
Kemenangan atas PSIM Yogyakarta memberi suntikan kepercayaan diri bagi Persebaya Surabaya menatap laga berikutnya.
Dengan pemain asing baru yang langsung nyetel, harapan Bonek untuk melihat Green Force bersaing di papan atas kian terbuka.