← Beranda
Taktik Bernardo Tavares Gacor! Gali Freitas Gol, Persebaya Surabaya Ungguli PSIM Yogyakarta 1-0 di Babak Pertama
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 25 Januari 2026 | 23.34 WIB
Gali Freitas jadi pencetak gol tunggal Persebaya Surabaya lawan PSIM Yogyakarta di babak pertama. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Bernardo Tavares kembali menunjukkan sentuhan dinginnya bersama Persebaya Surabaya pada pekan ke-18 Super League 2025/2026. Gol Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas membawa Green Force unggul 1-0 atas PSIM Yogyakarta pada laga yang digelar di Stadion Sultan Agung, Minggu (25/1).

Pertandingan ini sejak awal menyajikan tensi tinggi dengan tempo cepat khas duel dua tim ambisius. Fokus utama tertuju pada efektivitas Persebaya Surabaya yang mampu memaksimalkan satu momen krusial di babak pertama.

PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Pada menit ke-7, Jose Pedro Magalhaes Valente melepaskan tembakan tepat sasaran yang memaksa lini belakang Persebaya Surabaya bekerja ekstra.

Tekanan berlanjut semenit kemudian saat Norberto Ezequiel Vidal menciptakan peluang dari sisi depan kotak penalti. Menit ke-9, Fahreza Sudin ikut mengancam meski sepakannya masih diblok bek Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya tak tinggal diam menghadapi tekanan tuan rumah. Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencoba peruntungannya pada menit ke-11, namun tembakannya masih mampu dibendung barisan pertahanan PSIM.

Upaya serupa kembali dilakukan Bruno Moreira Soares di menit ke-16. Sayang, sepakan pemain Brasil itu juga belum menemui sasaran setelah diblok bek PSIM Yogyakarta.

PSIM kembali menekan lewat Nermin Haljeta pada menit ke-23. Tembakannya dari dalam kotak penalti kembali kandas setelah mengenai pemain bertahan Persebaya Surabaya.

Laga sempat berlangsung keras dan penuh duel fisik. Pada menit ke-28, wasit mengganjar kartu kuning untuk Leonardo Silva Lelis akibat pelanggaran yang memotong serangan PSIM.

Menit ke-30 menjadi fase sibuk bagi lini pertahanan Persebaya Surabaya.

Norberto Ezequiel Vidal melepaskan tembakan yang melenceng tipis, disusul peluang dari Rahmatshoh Rahmatzoda yang menciptakan kesempatan berbahaya.

Di tengah tekanan PSIM, Persebaya Surabaya justru menemukan celah yang menentukan. Pada menit ke-34, Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas mencetak gol pembuka untuk Persebaya Surabaya.

Gol itu berawal dari kreasi Bruno Moreira Soares yang mengirimkan assist matang. Gali Freitas menuntaskannya dengan tembakan tepat sasaran yang tak mampu dihalau kiper Cahya Supriadi.

Baca Juga: Jefferson Silva Starter! Keputusan Berani Bernardo Tavares di Laga Panas Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta

Momen tersebut menjadi titik balik jalannya pertandingan. Keunggulan 1-0 membuat Persebaya Surabaya tampil lebih tenang dan disiplin dalam menjaga ritme permainan.

Setelah gol, Persebaya Surabaya kembali mengancam lewat Francisco Israel Rivera Davalos pada menit ke-40. Tembakannya mengarah ke gawang dan memaksa PSIM bertahan lebih dalam.

Pada menit yang sama, Milos Raickovic juga mencatatkan peluang setelah menciptakan kesempatan dari lini kedua. Tekanan beruntun ini menunjukkan efektivitas skema serangan racikan Bernardo Tavares.

PSIM berusaha merespons dengan cepat. Corfe Deri Antony melepaskan tembakan pada menit ke-40, namun kembali diblok oleh bek Persebaya Surabaya.

Norberto Ezequiel Vidal menjadi motor serangan PSIM di sisa babak pertama. Ia dua kali melepaskan tembakan pada menit ke-41 dan 43, namun keduanya belum menemui sasaran.

Fahreza Sudin ikut mencatatkan peluang pada menit ke-43 setelah menciptakan ruang tembak. Namun solidnya lini belakang Persebaya Surabaya membuat peluang tersebut tak berbuah gol.

Tambahan waktu dua menit diberikan di akhir babak pertama. Pada menit 45+1, Corfe Deri Antony kembali mencoba peruntungannya, tetapi tembakannya masih melenceng dari target.

Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Persebaya Surabaya 1-0 atas PSIM Yogyakarta. Gol Gali Freitas menjadi pembeda dalam laga yang berjalan ketat dan intens.

Susunan pemain menunjukkan kekuatan penuh dari kedua tim sejak awal laga. PSIM Yogyakarta menurunkan Cahya Supriadi di bawah mistar dengan dukungan lini belakang Reva Adi Utama dan M. Rendra Teddy Wijanarko.

Di lini tengah, Andy Setyo Nugroho dan Raka Cahyana Rizky menopang pergerakan Rahmatshoh Rahmatzoda serta Jose Pedro Magalhaes Valente.

Trio Corfe Deri Antony, Fahreza Sudin, dan Norberto Ezequiel Vidal mengalirkan bola ke Nermin Haljeta di lini depan.

Persebaya Surabaya mengandalkan Ernando Ari Sutaryadi sebagai penjaga gawang. Lini belakang diisi Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Leonardo Silva Lelis, dan Jefferson Junio Antonio Da Silva.

Bernardo Tavares meramu lini tengah dengan Toni Firmansyah dan Milos Raickovic. Trio Bruno Moreira Soares, Francisco Israel Rivera Davalos, dan Paulo Domingos Gali Da Costa Freitas menopang Malik Risaldi di lini serang.

Keunggulan ini menegaskan ketajaman Persebaya Surabaya di bawah arahan Bernardo Tavares. Efektivitas serangan dan disiplin bertahan kembali menjadi ciri khas Green Force musim ini.

Gol Gali Freitas menjadi bukti racikan taktik Bernardo Tavares terus gacor. Persebaya Surabaya pun membawa modal penting untuk menjaga konsistensi di Super League 2025/2026.

EDITOR: Hendra