← Beranda
Yuran Fernandes Didesak Out dari PSM Makassar! Persebaya Surabaya Masih Minat Koleksi Bek Jangkung?
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 25 Januari 2026 | 16.04 WIB
Yuran Fernandes dikritik suporter PSM Makassar. (Dok. PSM)

JawaPos.com — Yuran Fernandes tengah berada di titik terpanas sepanjang kariernya bersama PSM Makassar. Bek jangkung asal Tanjung Verde itu kini santer didesak out oleh suporter setia Juku Eja usai rentetan performa yang dinilai jauh dari standar terbaiknya.

Sorotan tajam kembali mengarah kepadanya setelah PSM Makassar dilumat Persijap Jepara pada lanjutan Super League 2025/2026, Sabtu, 24 Januari 2026.

Dalam laga tersebut, Yuran Fernandes yang biasanya tampil beringas justru dianggap melempem dan kehilangan ketegasan.

Dua gol yang bersarang ke gawang PSM Makassar disebut suporter berawal dari kesalahan Yuran Fernandes. Situasi itu memicu gelombang kekecewaan yang tumpah di kolom komentar media sosial resmi klub.

Baca Juga: Reza Pratama Sebut PSM Makassar Siap Hadapi Laga Tandang Lawan Persijap Jepara di Super League

Dengan nada kecewa, sejumlah suporter meminta manajemen segera mengevaluasi sang bek. Bahkan, tidak sedikit yang secara terbuka meminta Yuran Fernandes angkat kaki dari Makassar.

“Dengan berat hati, maaf sepertinya sudah saatnya, Yuran Out,” tulis salah satu suporter PSM Makassar. Komentar lain menyebut Yuran Fernandes melakukan blunder beruntun dalam tujuh pertandingan terakhir.

Tagar #YURANOUT pun ramai menghiasi kolom komentar unggahan hasil laga kontra Persijap Jepara.

Baca Juga: Rumor! PSM Makassar Incar Bek Kanan Timnas Makedonia Utara Todor Todoroski

Ada pula suporter yang menilai gol pertama dan kedua lawan terjadi karena Yuran Fernandes hanya melihat bola dan gagal membuangnya saat menguasai.

Tekanan dari tribun membuat masa depan Yuran Fernandes di PSM Makassar kembali dipertanyakan. Padahal, ia pernah menjadi anak kesayangan Bernardo Tavares dan sosok vital di lini belakang Juku Eja.

Di bawah tangan dingin Bernardo Tavares, Yuran Fernandes menjelma menjadi bek garang yang ditakuti lawan. Kebersamaan keduanya bahkan berujung manis dengan gelar juara Super League 2022/2023.

Baca Juga: Bali United Tumbangkan PSM Makassar, Berikut Fakta Menarik Mirza Mustafic dan Thijmen Goppel

Namun sepak bola selalu bergerak dinamis dan performa terkini sering menjadi penentu utama. Kondisi inilah yang membuka peluang bagi klub lain untuk memanfaatkan situasi, termasuk Persebaya Surabaya.

Persebaya Surabaya disebut masih memantau perkembangan Yuran Fernandes. Bek bertubuh jangkung setinggi 1,98 meter itu dinilai cocok memperkokoh lini belakang Green Force.

Momentum bursa transfer putaran kedua musim 2025/2026 yang masih terbuka membuat peluang itu tetap hidup. Persebaya Surabaya secara regulasi masih bisa merekrut Yuran Fernandes jika skema transfer memungkinkan.

Secara adaptasi, Yuran Fernandes diprediksi tak akan menemui kendala berarti. Pengalamannya bermain lama di Indonesia membuatnya paham kultur sepak bola nasional.

Selain itu, faktor kedekatan dengan Bernardo Tavares menjadi nilai plus tersendiri. Pelatih asal Portugal itu pernah menegaskan pentingnya komposisi bek yang kuat dan unggul duel udara.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.

Baca Juga: Bali United Atasi 9 Pemain PSM, Makin Mantap Hadapi Putaran Kedua

Pernyataan tersebut menggambarkan profil ideal yang selama ini melekat pada Yuran Fernandes. Posturnya yang menjulang membuatnya unggul dalam situasi bola mati dan duel udara.

Meski demikian, jalan Persebaya Surabaya untuk memboyong Yuran Fernandes tidak sepenuhnya mulus. Slot pemain asing Green Force saat ini sudah terisi penuh.

Persebaya Surabaya harus mengorbankan satu pemain asing jika ingin mendatangkan Yuran Fernandes secara permanen. Konsekuensinya, klub perlu mengeluarkan biaya besar untuk pemutusan kontrak.

Selain itu, Persebaya Surabaya juga harus menebus kontrak Yuran Fernandes yang masih mengikatnya dengan PSM Makassar. Beban finansial itu tentu membutuhkan pertimbangan matang dari manajemen.

Baca Juga: Percaya Diri Hadapi PSM Makassar, Thijmen Goppel Targetkan Tiga Poin untuk Bali United

Opsi lain yang lebih realistis masih terbuka melalui skema peminjaman. Persebaya Surabaya bisa meminjamkan satu pemain asingnya sambil mendatangkan Yuran Fernandes dengan status pinjaman.

Skema tersebut dinilai lebih aman secara finansial dan fleksibel. Di sisi lain, PSM Makassar juga bisa memberi ruang bagi sang pemain untuk memulihkan performa di lingkungan baru.

Kini, semua mata tertuju pada keputusan manajemen kedua klub. Apakah PSM Makassar tetap mempertahankan Yuran Fernandes di tengah tekanan suporter, atau membuka jalan bagi Persebaya Surabaya.

Bagi Yuran Fernandes, situasi ini menjadi ujian mental dan profesionalisme. Ia dihadapkan pada pilihan bertahan dan membungkam kritik, atau membuka lembaran baru bersama klub lain.

Menarik dinantikan, apakah Persebaya Surabaya benar-benar bergerak memanfaatkan momentum ini. Bek jangkung berusia 31 tahun itu bisa menjadi kepingan penting jika kembali menemukan performa terbaiknya.

EDITOR: Edi Yulianto