← Beranda

Resmi Terdaftar ke I.League! 4 Pemain Asing Baru Persebaya Surabaya Bisa Debut Lawan PSIM Yogyakarta

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 24 Januari 2026 | 15.00 WIB
Empat pemain asing baru Persebaya Surabaya sudah terdaftar ke I.League. (I.League)

 

JawaPos.com — Resmi terdaftar ke I.League, empat pemain asing baru Persebaya Surabaya berpeluang langsung menjalani debut saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 itu akan digelar Minggu (25/1/2026) dan menjadi momen penting bagi Green Force membuka putaran kedua.

Berdasarkan pembaruan terbaru di situs resmi I.League pada Sabtu (24/1/2026), seluruh pemain asing anyar Persebaya Surabaya telah resmi masuk daftar kompetisi.

Artinya, tim pelatih kini bebas menurunkan mereka sesuai kebutuhan taktik menghadapi PSIM.

Kehadiran para pemain ini menjadi sinyal kuat keseriusan Persebaya Surabaya memperbaiki performa di paruh kedua musim. Bernardo Tavares ingin timnya tampil lebih kompetitif dan konsisten setelah evaluasi putaran pertama.

Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Pedro Matos. Gelandang asal Portugal itu resmi diperkenalkan ke publik pada Kamis (22/1/2026) sebagai rekrutan asing keempat era Bernardo Tavares.

“Welcome Pedro Matos,” tulis Persebaya Surabaya saat memperkenalkan sang pemain. Pedro datang dengan reputasi sebagai pengatur tempo yang matang dan berpengalaman di Super League.

Bersama Semen Padang pada putaran pertama Super League 2025/2026, Pedro tampil dalam 15 pertandingan. Ia mencatatkan satu gol, empat assist, serta total menit bermain mencapai 1.144 menit.

Pedro dikenal memiliki kemampuan distribusi bola yang rapi dan visi permainan yang baik. Ia kerap menjadi penghubung antara lini belakang dan lini depan timnya.

Posisi utama Pedro adalah gelandang serang, namun fleksibilitas menjadi nilai tambah besar. Ia juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan sesuai kebutuhan tim.

Perannya dinilai mirip dengan Francisco Rivera yang lebih dulu menjadi motor lini tengah Persebaya Surabaya. Namun Pedro dianggap lebih fleksibel karena mampu bergeser ke sektor sayap tanpa mengurangi kualitas permainan.

Bernardo Tavares menilai kehadiran Pedro memberi dimensi baru dalam skema permainan Green Force. Ia bisa memperkuat transisi bertahan ke menyerang yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah.

Pedro juga diharapkan membuat lini tengah Persebaya Surabaya lebih solid dan seimbang. Dengan suplai bola yang lebih terjaga, lini depan diyakini akan mendapat dukungan maksimal.

Masuknya Pedro membuat komposisi pemain asing Persebaya Surabaya menjadi overkuota. Kondisi ini memaksa tim pelatih lebih cermat dalam rotasi dan pemilihan pemain inti.

Sebelum mendatangkan Pedro, Tavares sudah menegaskan pentingnya keseimbangan dalam skuad. Ia ingin setiap posisi memiliki kedalaman yang sehat agar persaingan internal terjaga.

“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares.

Adaptasi menjadi kunci utama agar para pemain baru cepat menyatu dengan tim. Tavares ingin proses tersebut berjalan singkat agar performa tim tidak terganggu.

Untuk menunjang adaptasi, Persebaya Surabaya juga merencanakan laga uji coba di masa jeda kompetisi. Agenda ini digunakan sebagai ajang evaluasi pemain yang minim menit bermain.

“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujarnya.

Menurut Tavares, tim kuat harus memiliki kompetisi sehat di setiap lini. Ia menargetkan dua hingga tiga pemain dengan kualitas seimbang di tiap posisi.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.

Selain Pedro Matos, Persebaya Surabaya juga mendatangkan tiga pemain asing lain di paruh kedua musim. Mereka adalah Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.

Keempat pemain asing baru ini kini sudah sah terdaftar di I.League. Peluang debut pun terbuka lebar saat Persebaya Surabaya menjamu PSIM Yogyakarta.

Bernardo Tavares berharap kombinasi pemain lama dan baru bisa memperkuat ruang ganti tim. Ia menilai kekompakan menjadi fondasi utama untuk meningkatkan performa.

“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.

Secara taktikal, kombinasi Pedro Matos dan Francisco Rivera berpotensi menjadi senjata utama. Keduanya mampu mengontrol ritme permainan dan menjaga tempo laga.

Jika dimainkan sejak awal, duet ini bisa memberi dominasi di lini tengah. Persebaya Surabaya pun berpeluang tampil lebih agresif dan stabil menghadapi PSIM.

Dengan status sudah terdaftar ke I.League, keputusan kini sepenuhnya ada di tangan Bernardo Tavares. Apakah keempat pemain asing baru langsung debut, akan terjawab di laga Minggu nanti.

EDITOR: Edi Yulianto