← Beranda

Resmi! Pedro Matos Gabung Persebaya Surabaya, Jadi Pemain Asing ke-4 Era Bernardo Tavares

Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 23 Januari 2026 | 14.43 WIB
Pedro Matos jadi pemain asing keempat yang gabung ke Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com–Pedro Matos resmi gabung Persebaya Surabaya dan menjadi pemain asing keempat di era kepelatihan Bernardo Tavares. Gelandang asal Portugal itu diperkenalkan secara resmi kepada publik pada Kamis (22/1) untuk memperkuat Green Force di putaran kedua Super League 2025/2026.

”Welcome Pedro Matos,” tulis Persebaya Surabaya saat mengumumkan kedatangan sang pemain. Kehadirannya langsung menyedot perhatian karena membuat komposisi pemain asing Persebaya Surabaya berada dalam kondisi overkuota sesuai regulasi super laegue.

Pedro Matos datang ke Persebaya dengan reputasi kuat sebagai pengatur tempo permainan. Selama memperkuat Semen Padang pada putaran pertama super league musim ini, dia dikenal memiliki visi bermain tajam dan distribusi bola yang rapi.

Nama lengkapnya Pedro Ricardo Rodrigues de Matos dan lahir di Vila Nova de Gaia, Portugal, pada 11 Mei 1998. Di usia 27 tahun, dia dinilai berada pada fase matang sebagai gelandang yang mampu membaca permainan dengan baik.

Pedro memiliki tinggi badan 1,75 meter dengan kaki dominan kanan. Posisi utamanya sebagai gelandang serang, namun dia juga bisa dimainkan sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan.

Nilai pasar Pedro saat ini berada di angka Rp 2,17 miliar. Fleksibilitas posisinya menjadi nilai tambah penting bagi Persebaya Surabaya yang tengah membangun kedalaman skuad.

Pada putaran pertama Super League 2025/2026 bersama Semen Padang, Pedro tampil dalam 15 pertandingan. Dia mencatatkan satu gol, empat assist, dua kartu kuning, dan total menit bermain mencapai 1.144 menit.

Catatan tersebut memperlihatkan kontribusinya lebih dominan dalam membangun permainan ketimbang sekadar mencetak gol. Perannya hampir mirip dengan Francisco Rivera, namun Pedro dinilai lebih fleksibel karena bisa digeser ke sisi kanan.

Bernardo Tavares menilai Pedro akan memberikan dimensi baru bagi permainan Persebaya Surabaya. Dia diproyeksikan memperkuat transisi dari bertahan ke menyerang yang menjadi salah satu fokus utama tim pelatih.

Kehadiran Pedro juga diharapkan memperkukuh lini tengah Green Force. Dengan distribusi bola yang lebih terjaga, dukungan kepada lini depan diyakini akan semakin maksimal.

Sebelum merekrut Pedro, Tavares menekankan pentingnya keseimbangan tim dalam menghadapi paruh kedua kompetisi. Dia ingin setiap posisi memiliki kedalaman pemain yang sehat dan kompetitif.

Masuknya sejumlah pemain baru menjadi perhatian utama tim pelatih. Proses adaptasi dan pemahaman karakter pemain harus dipercepat agar performa tim tetap stabil saat liga kembali bergulir.

”Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Coach Tavares.

Untuk menunjang proses tersebut, Persebaya Surabaya berencana menggelar laga uji coba selama jeda kompetisi. Agenda ini dimanfaatkan untuk menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapatkan menit bermain.

”Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujar Bernardo Tavares.

Menurut Tavares, tim kuat harus dibangun dengan kompetisi sehat di setiap posisi. Idealnya, setiap pos memiliki dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang relatif seimbang.

”Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelas Bernardo Tavares.

Pada paruh kedua musim ini, Persebaya Surabaya sudah mendatangkan tiga pemain asing lain yakni Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Kehadiran Pedro membuat komposisi pemain asing semakin padat dan kompetitif.

Tavares berharap kombinasi pemain lama dan baru mampu memperkuat ruang ganti tim. Dia menargetkan peningkatan performa secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi teknis di lapangan.

”Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandas Bernardo Tavares. Pernyataan ini menegaskan pentingnya harmoni tim di tengah dinamika pergantian pemain.

Kini, kombinasi Pedro Matos dengan Francisco Rivera berpotensi menjadi senjata utama Persebaya Surabaya di lini tengah. Keduanya mampu mengatur ritme permainan dan memberi keseimbangan antara kreativitas serta kontrol.

Bila adaptasi berjalan mulus, Pedro bisa menjadi potongan penting dalam skema Bernardo Tavares. Persebaya Surabaya pun berharap kehadirannya membawa dampak nyata dalam persaingan Super League 2025/2026.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah