JawaPos.com - Persis Solo mendatangkan dua pemain asing anyar asal Serbia yaitu kiper Vukanis Vranes dan bek Dusan Mijic pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026.
Dikutip dari laman resmi klub, Senin, Vranes dan Mijic didatangkan oleh Persis Solo dengan tujuan memperkuat lini pertahanan mereka jelang bergulirnya paruh kedua Super League.
Diharapkan kedatangan dua pemain ini bisa memberikan kontribusi positif untuk Persis Solo agar bisa keluar zona merah dan lolos dari jerat degradasi di akhir musim.
Vranes mengatakan sangat senang bisa bergabung bersama Persis Solo dan ia siap untuk memberikan performa terbaik demi bisa membantu tim untuk keluar dari zona degradasi saat ini.
"Saya akan berikan 100 persen pada setiap permainan dan latihan dan berjuang sekeras mungkin agar Persis tetap di zona aman karena saya tahu tim saat ini di klasemen kurang baik. Itu tujuan target pertama saya di Persis," ujar Vranes.
"Saya ingin menunjukkan untuk terus berjuang dan percaya bahwa kita bisa melakukan semuanya bersama. Ya, kami ingin mengirimkan pesan bahwa kami akan berikan 100 persen," kata dia.
Sementara itu, Mijic mengatakan bahwa merupakan sebuah perasaan yang luar bisa bergabung dengan Persis Solo dan ia juga memastikan siap mengerahkan segala kemampuan untuk membantu Persis.
"Harapan saat ini sangat tinggi yaitu berada di zona aman. Dan itu adalah untuk memastikan bertahan secepat mungkin dan memasuki kompetisi dengan lebih tenang," kata Mijic.
"Kita harus percaya diri, dan disiplin. Tim dan semua pemain harus bersatu untuk Persis. Dan saya berharap kepada para penggemar agar tetap bersama kami dan memberikan dukungan kepada kami karena kalian sangat penting untuk motivasi kami," katanya.
Selanjutnya kontribusi kedua pemain ini diharapkan dapat memberikan hasil positif ketika Persis Solo melakoni pekan ke-18 Super League menjamu Borneo FC di Stadion Manahan, Solo, Jumat (23/1) pukul 15.30 WIB.
Langkah Persis Solo mendatangkan pemain asal Serbia juga menegaskan kuatnya pengaruh kawasan Balkan di Super League musim ini. Tak hanya Persis, Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang paling menonjol dalam memanfaatkan talenta dari wilayah Eropa Tenggara tersebut.
Bajul Ijo tercatat memiliki sejumlah pemain asal Balkan yang menjadi tulang punggung tim pada Super League 2025/2026. Di lini belakang, Persebaya diperkuat bek tengah berpengalaman asal Makedonia Utara, Risto Mitrevski, yang dikenal tangguh dalam duel udara dan kepemimpinan di area pertahanan. Ia menjadi figur penting dalam menjaga stabilitas lini belakang tim asal Kota Pahlawan.
Selain Mitrevski, Persebaya juga memiliki Dime Dimov, bek asal Makedonia Utara lainnya yang sudah lebih dulu mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia. Dimov dikenal sebagai pemain dengan kekuatan fisik dan disiplin bertahan yang tinggi, karakter yang identik dengan pemain-pemain Balkan.
Di sektor serang, Persebaya mengandalkan striker asal Montenegro, Mihailo Perović. Penyerang berpostur jangkung ini diharapkan mampu menjadi target man sekaligus solusi ketajaman Bajul Ijo di depan gawang lawan. Perović membawa pengalaman bermain di Eropa yang diharapkan bisa memberi dimensi berbeda dalam skema menyerang Persebaya.
Tak hanya itu, Persebaya juga merekrut pemain asal Serbia, Dejan Tumbas, yang dikenal memiliki fleksibilitas posisi. Tumbas bisa dimainkan sebagai penyerang maupun bek kiri, memberi opsi taktis tambahan bagi tim pelatih dalam menyusun strategi pertandingan.
Kehadiran para pemain asal Balkan tersebut menunjukkan bahwa klub-klub Super League kian percaya dengan karakter khas pemain Eropa Timur—disiplin, fisik kuat, dan mental bertarung tinggi. Karakter itu pula yang kini coba diadopsi Persis Solo lewat perekrutan Vukanis Vranes dan Dusan Mijic demi menyelamatkan diri dari ancaman degradasi.
Dengan semakin banyaknya pemain Balkan di Super League, persaingan paruh kedua musim dipastikan berlangsung lebih keras dan sarat duel fisik, sekaligus menjadi warna tersendiri dalam peta persaingan sepak bola nasional.