JawaPos.com - PSS Sleman menutup pekan ke-15 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan catatan manis. Kemenangan atas PSIS Semarang tak hanya mengamankan tiga poin penting, tetapi juga mengukuhkan dominasi Laskar Sembada lewat raihan 4 penghargaan individu yang ditorehkan para pemainnya.
Hasil positif tersebut menjadi penegas performa konsisten PSS dalam beberapa pekan terakhir.
Bermain solid dan disiplin sepanjang laga, tim asuhan Ansyari Lubis mampu mengontrol jalannya pertandingan sekaligus memaksimalkan peluang yang didapat.
Tak heran, kemenangan ini pun beriringan dengan pengakuan individu di akhir pekan kompetisi.
Dilansir dari laman resmi klub, nama Gustavo Tocantins mencuat sebagai salah satu juru gedor terbaik dengan terpilih masuk dalam daftar Best XI of The Week.
Penyerang asing PSS ini tampil efektif di lini depan. Pergerakannya yang cerdas tanpa bola serta kemampuannya membaca ruang di kotak penalti lawan membuatnya kerap merepotkan pertahanan PSIS.
Kontribusinya menjadi pembeda yang berujung pada kemenangan PSS Sleman.
Dari lini tengah, Ichsan Pratama juga mencuri perhatian. Gelandang muda ini sukses menembus Best XI berkat perannya sebagai pengatur tempo permainan.
Ichsan tampil tenang, rapi dalam distribusi bola, dan menjadi penghubung antarlini. Akurasi umpannya bahkan berbuah gol penting yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Sektor pertahanan PSS tak kalah solid. Fadhilah Tegar Nur Aziz menunjukkan performa disiplin dan konsisten dalam menjaga area sayap.
Ketangguhannya dalam bertahan serta keberaniannya dalam duel membuatnya layak masuk Best XI.
Tak hanya itu, Fadhilah juga dinobatkan sebagai Young Player of The Week, menambah catatan manis bagi pemain muda PSS Sleman.
Sementara itu, Muhammad Junior Haqi melengkapi deretan prestasi individu dengan meraih penghargaan Gol Terbaik Pekan ke-15.
Gol indahnya tercipta dari sentuhan pertama yang bersih saat menerima umpan Gustavo Tocantins, lalu diselesaikan dengan kecepatan dan akurasi tinggi yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menegaskan bahwa pencapaian tersebut lahir dari kerja keras kolektif tim.
“Kerja keras secara kolektif membawa pengaruh besar bagi tim dan individu pemain. Pastinya pencapaian ini tidak lepas dari dukungan para pemain lain yang bekerja keras baik di sesi latihan dan pertandingan,” ucap Ansyari Lubis
Ia pun mengingatkan para pemain untuk tidak cepat berpuas diri, mengingat persaingan di Pegadaian Championship akan semakin ketat.
"Prestasi ini diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh pemain untuk terus menjaga konsistensi dan menatap pertandingan berikutnya di kompetisi dengan semangat tinggi,” tandasnya.