← Beranda

Belanja Cermat Bernardo Tavares Bawa Persebaya Lebih Kompetitif di Super League

Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 13 Januari 2026 | 16.52 WIB
Bernardo Tavares punya trik jitu menyeimbangkan kebutuhan dan anggaran di Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com–Trik Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya mulai terlihat jelas jelang lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Pelatih asal Portugal itu mampu menyesuaikan kebutuhan tim tanpa keluar dari koridor anggaran klub.

Persebaya Surabaya tidak gegabah dalam menyusun kekuatan untuk musim ini. Manajemen memilih langkah terukur dengan mendatangkan pemain yang benar-benar dibutuhkan sesuai arahan tim pelatih di bawah Bernardo Tavares.

Salah satu fokus utama Bernardo Tavares adalah memperbaiki aspek yang selama ini menjadi titik lemah Persebaya Surabaya di super league. Masalah bola mati menjadi perhatian serius setelah Persebaya Surabaya beberapa kali kehilangan poin akibat situasi tersebut. 

Kurangnya pemain dengan postur jangkung membuat lini belakang kerap kewalahan saat duel udara. Bernardo Tavares tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut dan memilih solusi realistis. Dia memadukan kebutuhan teknis dengan keterbatasan finansial yang dimiliki klub. 

“Dengan anggaran yang diberikan klub, kami bisa mendapatkan tiga pemain ini. Kami berharap ketiganya dapat membantu meningkatkan kualitas permainan tim,” ujar Tavares. 

Pernyataan itu menegaskan pendekatan rasional yang diterapkan Persebaya Surabaya dalam bursa transfer. Klub tidak memaksakan diri mendatangkan pemain mahal, tetapi fokus pada kecocokan karakter dan fungsi. 

Menurut Tavares, keseimbangan skuad menjadi kunci utama untuk bersaing lebih konsisten. Komposisi tim harus mampu menjawab tantangan permainan terbuka maupun situasi bola mati. 

“Kami tidak memiliki terlalu banyak pemain bertubuh tinggi. Inilah sebabnya kami sering kebobolan dari bola mati. Karena itu, keseimbangan dalam skuad menjadi sangat penting,” jelas Bernardo Tavares.

Evaluasi tersebut selaras dengan catatan statistik Persebaya Surabaya di putaran pertama Super League 2025/2026. Dari 17 pertandingan, Green Force mencatat tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan. 

Produktivitas gol Persebaya Surabaya terbilang cukup baik dengan 24 gol tercipta. Namun, kebobolan 16 gol menunjukkan masih ada ruang perbaikan di sektor pertahanan. 

Menariknya, tidak satu pun gol Persebaya Surabaya berasal dari penalti atau tendangan bebas langsung. Seluruh gol lahir dari skema permainan terbuka yang mengandalkan aliran bola. 

Catatan 14 assist menunjukkan permainan kolektif menjadi kekuatan utama tim. Sebanyak 81 umpan kunci juga menegaskan kreativitas lini tengah Persebaya. 

Dari 170 tembakan yang dilepaskan, 68 di antaranya mengarah ke gawang. Akurasi tembakan 40 persen mencerminkan efektivitas yang masih bisa ditingkatkan. 

Dalam aspek permainan tim, Persebaya Surabaya mencatat 5.342 umpan sepanjang putaran pertama. Sebanyak 4.216 umpan sukses dengan akurasi mencapai 79 persen. 

Data tersebut memperlihatkan gaya bermain berbasis penguasaan bola tetap menjadi ciri khas racikan Tavares. Umpan silang dan terobosan juga cukup sering dilakukan untuk membongkar pertahanan lawan. 

Di sektor pertahanan, Persebaya Surabaya mencatat 65 penyelamatan dan tiga kali nirbobol. Angka ini menunjukkan peran penjaga gawang cukup krusial dalam menjaga stabilitas tim. 

Aktivitas bertahan juga terlihat dari 154 tekel dan 342 intersep yang dilakukan pemain. Sapuan mencapai 293 kali, menandakan tekanan yang kerap datang ke area pertahanan. 

Meski demikian, disiplin tim masih perlu dibenahi. Enam kartu merah dan dua kartu kuning merah menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. 

Total 179 pelanggaran yang dilakukan menunjukkan agresivitas tinggi, tetapi harus diimbangi kontrol emosi. Tavares diprediksi akan memberi perhatian khusus pada aspek ini. 

Masuknya tiga pemain Brasil diharapkan memberi dampak langsung dan instan. Selain kualitas individu, mereka diharapkan membawa dimensi fisik dan pengalaman baru. 

Tavares ingin Persebaya Surabaya tampil lebih seimbang di semua lini. Tidak hanya tajam saat menyerang, tetapi juga solid dalam bertahan. 

Pendekatan pragmatis ini mencerminkan kedewasaan Persebaya Surabaya dalam membangun tim. Klub tidak lagi terpaku pada nama besar, melainkan fungsi dan kebutuhan. 

Menjelang putaran kedua Super League 2025/2026, publik Surabaya menanti implementasi trik Bernardo Tavares di lapangan. Jika berjalan sesuai rencana, Persebaya Surabaya berpeluang tampil lebih stabil dan kompetitif hingga akhir musim.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah