JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mengirim sinyal kuat di bursa transfer Super League 2025/2026. Klub kebanggaan Bonek ini memastikan akan menambah satu pemain baru lagi dan langsung diperkenalkan di laga kandang kontra Malut United di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kepastian itu diumumkan langsung oleh manajemen Persebaya Surabaya melalui kanal Instagram resmi klub. Momen perkenalan sengaja disiapkan spesial agar bisa disaksikan langsung oleh Bonek dan Bonita di GBT.
“Selain Bruno Paraiba dan Jefferson Silva, masih ada satu lagi pemain baru Persebaya. Siapa dia? Ayo sambut bareng-bareng di Gelora Bung Tomo, Sabtu nanti, 10 Januari 2026, sebelum game lawan Malut United. Tak Enteni GBT Rek!,” tulis Persebaya Surabaya.
Unggahan tersebut langsung memantik rasa penasaran publik sepak bola nasional. Bonek pun ramai-ramai berspekulasi soal sosok misterius yang akan melengkapi kekuatan Green Force musim ini.
Angin transfer kencang berembus ke arah Brasil setelah dua nama asing lebih dulu mendarat. Kali ini, Persebaya Surabaya dikabarkan membidik bek tengah kidal asal Brasil, Gustavo Fernandes.
Kabar tersebut dibocorkan oleh akun transfer sepak bola @gosball yang cukup dikenal di kalangan pencinta Liga Indonesia. Nama Gustavo langsung mencuat sebagai kandidat kuat pemain anyar Persebaya Surabaya.
“Persebaya akan mendatangkan centre back asal Brazil, Gustavo Fernandes (26th). Musim ini ia bermain di Liga 2 Portugal untuk FC Penafiel. Ini dia, Persebaya memBRAZILkan diri,” tulis @gosball.
Profil Gustavo Fernandes pun langsung menyita perhatian. Bek bertinggi hampir dua meter itu dikenal memiliki postur ideal untuk mengawal lini pertahanan.
Gustavo memiliki nama lengkap Gustavo Fernandes Henrique Querino. Ia lahir di Osasco, Brasil, pada 5 Juli 1999 dan kini berusia 26 tahun.
Pemain berkaki dominan kiri tersebut berposisi sebagai bek tengah. Tingginya mencapai 1,95 meter, menjadikannya unggul dalam duel udara dan situasi bola mati.
Gustavo terakhir memperkuat FC Penafiel di Liga Portugal 2. Ia bergabung dengan klub tersebut pada 4 Juli 2024 dan sempat terikat kontrak hingga 30 Juni 2026.
Selama berseragam Penafiel, Gustavo mencatatkan 29 caps di berbagai ajang. Ia tampil reguler dan menjadi salah satu pilar di lini belakang tim.
Secara statistik karier profesional, Gustavo sudah mencatatkan 60 pertandingan. Ia juga menyumbang 3 gol dan 5 assist dari posisi bek tengah.
Catatan disiplin Gustavo tergolong cukup terkendali. Ia mengoleksi 11 kartu kuning dan 1 kartu kuning kedua dengan total menit bermain mencapai 4.534 menit.
Pada musim 2025/2026 bersama FC Penafiel, Gustavo sempat tampil singkat. Ia mencetak 5 gol dan mengoleksi 2 kartu kuning dari total 405 menit bermain.
Sementara pada musim 2024/2025, kontribusinya juga cukup solid. Gustavo bermain 21 kali, mencatatkan 1 assist, 1 kartu kuning, dan 1.097 menit bermain.
Nilai pasar pemain ini pun terbilang tinggi untuk ukuran Liga Indonesia. Gustavo saat ini memiliki nilai pasar sekitar Rp4,35 miliar.
Kabar terbaru semakin menguatkan spekulasi kepindahannya ke Surabaya. Gustavo Fernandes resmi berpisah dengan FC Penafiel.
Pengumuman perpisahan itu disampaikan langsung oleh pihak klub Portugal tersebut melalui Instagram resmi. FC Penafiel menyampaikan ucapan terima kasih atas kontribusi sang pemain.
“FC Penafiel SAD dan pemain Gustavo Fernandes telah mencapai kesepakatan dan berpisah. Selalu menjadi bagian dari kami. Terima kasih atas segalanya, Gustavo!,” tulis FC Penafiel.
Status tanpa klub ini membuat peluang Gustavo bergabung dengan Persebaya Surabaya semakin terbuka. Apalagi, Persebaya Surabaya memang sedang mencari tambahan kekuatan di lini belakang.
Kehadiran Gustavo berpotensi melengkapi komposisi pemain asing Persebaya Surabaya musim ini. Kombinasi bek tinggi, kidal, dan berpengalaman Eropa menjadi nilai tambah signifikan.
Jika benar diumumkan di laga lawan Malut United, maka GBT akan menjadi saksi momen penting Persebaya Surabaya. Atmosfer pertandingan dipastikan semakin panas dan emosional.
Persebaya Surabaya tampak serius membangun skuad kompetitif untuk Super League 2025/2026. Strategi membawa gerbong asal Brasil di tim menjadi sinyal ambisi besar klub.
Kini, semua mata tertuju ke Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 10 Januari 2026. Bonek hanya tinggal menunggu satu nama lagi yang segera diperkenalkan secara resmi.