← Beranda

Resmi! 12 Pemain Asing Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares, Satu Nama Nggak Diajak!

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 8 Januari 2026 | 22.34 WIB
Dipastikan satu pemain Persebaya Surabaya akan dicoret untuk memenuhi kuota resmi di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki era baru bersama Bernardo Tavares dengan komposisi pemain asing yang langsung mencuri perhatian. Total 12 pemain asing kini berada dalam skuad Green Force, dan satu nama dipastikan terdepak mengikuti regulasi Super League 2025/2026.

Kondisi ini membuat Persebaya Surabaya harus mengambil keputusan tegas karena aturan hanya memperbolehkan maksimal 11 pemain asing terdaftar. Situasi tersebut sekaligus menandai dimulainya seleksi ketat ala Bernardo Tavares demi membentuk tim yang lebih kompetitif.

Sejak resmi diperkenalkan sebagai pelatih kepala, Bernardo Tavares langsung bergerak cepat membenahi skuad. Ia membawa staf kepelatihan sendiri sekaligus mengidentifikasi sektor yang dianggap masih rapuh di putaran pertama.

Langkah awal dilakukan dengan mendatangkan dua pemain asing baru untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya resmi mengenalkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva pada Rabu, 7 Januari 2026.

“Iki lho Rek, Bruno kedua Persebaya, Bruno Paraiba. Paraiba yang berposisi striker tidak datang sendiri. Dia datang bersama Jefferson Silva, pemain kidal yang berposisi bek kiri. Selamat datang Rek, ayo bawa Persebaya terbang lebih tinggi lagi,” tulis ofisial Persebaya Surabaya melalui Instagram resmi klub.

Kehadiran dua pemain anyar itu langsung menambah jumlah pemain asing Persebaya Surabaya menjadi 12 nama. Situasi ini otomatis memunculkan konsekuensi serius karena regulasi liga tidak memberi ruang toleransi.

Di sisi lain, incaran baru Bernardo Tavares juga terungkap ke publik. Sosok tersebut adalah Gustavo Fernandes, bek tengah asal Brasil berusia 26 tahun.

Rumor itu pertama kali mencuat lewat akun Instagram @gosball pada Kamis (8/1/2026).

“Persebaya akan mendatangkan centre back asal Brazil, Gustavo Fernandes (26th). Musim ini ia bermain di Liga 2 Portugal untuk FC Penafiel,” tulis akun tersebut.

Isu tersebut semakin menguat setelah Penafiel resmi melepas Gustavo Fernandes. Pengumuman perpisahan disampaikan langsung oleh klub melalui akun resmi mereka.

“FC Penafiel SAD dan pemain Gustavo Fernandes telah mencapai kesepakatan dan berpisah. Selalu menjadi bagian dari kami. Terima kasih atas segalanya, Gustavo!,” tulis Penafiel.

Jika benar merapat, Persebaya Surabaya disebut berani menebus kontrak Gustavo Fernandes yang sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni. Bek tengah bernilai pasar Rp4,35 miliar itu baru tampil lima kali musim ini bersama Penafiel.

Masuknya Gustavo Fernandes diprediksi akan mengguncang hierarki lini belakang Persebaya Surabaya. Posisi bek tengah menjadi sektor paling padat oleh pemain asing.

Satu nama yang paling santer disebut bakal menjadi tumbal adalah Dime Dimov. Rumor itu juga diungkap akun Instagram @gosball pada Selasa (6/1/2025).

Dime Dimov yang berposisi sebagai bek tengah disebut tidak akan lagi berseragam hijau. Pemain asal Makedonia Utara dengan nilai pasar Rp 6,08 miliar itu baru didatangkan pada Januari 2025 lalu.

Pada awal musim, Dime Dimov menjadi pilihan utama di lini belakang. Total 12 laga sudah ia mainkan bersama Persebaya Surabaya.

Namun, situasi berubah drastis dalam empat pertandingan terakhir. Dime Dimov hanya mengisi bangku cadangan, sementara Leo Lelis mulai mendapat kepercayaan tampil penuh 90 menit.

Meski begitu, posisi Leo Lelis juga belum sepenuhnya aman. Bernardo Tavares dikabarkan tetap ingin menambah bek tengah sesuai dengan skema dan filosofi bermainnya.

Saat ini, Persebaya Surabaya memiliki 12 pemain asing dalam daftar. Mereka adalah Bruno Moreira, Leo Lelis, Francisco Rivera, Gali Freitas, Milos Raickovic, Mihailo Perovic, Risto Mitrevski, Dime Dimov, Dejan Tumbas, Diego Maurício, Jefferson da Silva, dan Bruno Paraiba.

Jumlah tersebut jelas melampaui batas yang ditetapkan operator liga. Regulasi Super League 2025/2026 mengatur secara tegas soal pemain asing.

Dalam Pasal 12 disebutkan, “Klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal 11 (sebelas) Pemain asing (non warga negara Indonesia).” Aturan ini membuat satu pemain asing wajib dicoret sebelum pendaftaran putaran kedua.

Selain itu, Pasal 44 juga mengatur penggunaan pemain asing saat pertandingan.

“Klub dapat memasukkan maksimal 7 (tujuh) Pemain asing dalam starting XI. 2 (dua) pemain asing lainnya dapat didaftarkan sebagai Pemain cadangan, sepanjang dilapangan maksimal 7 (tujuh) Pemain asing.”

Pelanggaran terhadap aturan tersebut berakibat fatal. Klub bisa dinyatakan kalah 0-3 jika melanggar ketentuan pemain asing di lapangan.

Dengan kondisi ini, keputusan mencoret satu pemain asing tinggal menunggu waktu. Dime Dimov menjadi kandidat terkuat yang terdepak seiring perubahan arah tim di era Bernardo Tavares.

Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya untuk tampil lebih glowing di putaran kedua. Era Bernardo Tavares bukan hanya soal nama besar, tetapi juga keberanian mengambil keputusan sulit demi prestasi.

EDITOR: Banu Adikara