← Beranda

Parade Mantan di Derbi Suramadu! Hubungan Mesra Persebaya dan Madura United di Bursa Transfer

Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 2 Januari 2026 | 17.33 WIB
Francisco Rivera siap bela Persebaya Surabaya hadapi mantan timnya Madura United. (Persebaya Surabaya)

 

JawaPos.com — Parade mantan di Derbi Suramadu! Mesranya Persebaya Surabaya dan Madura United soal transfer pemain menjadi bumbu utama jelang laga sarat gengsi di pekan ke-16 Super League 2025/2026.

Rivalitas klasik Jawa Timur itu kembali memantik rasa penasaran, bukan hanya karena duel di lapangan, tetapi juga cerita panjang pertukaran pemain di balik layar.

Persebaya Surabaya dijadwalkan bertandang ke markas Madura United pada Sabtu (3/12/2026).

Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan atmosfer panas yang selalu identik dengan Derbi Suramadu.

Green Force datang ke Pulau Garam dengan kepercayaan diri tinggi usai menang telak 4-0 atas Persijap Jepara.

Kemenangan tersebut terasa penting karena memutus rentetan lima laga imbang yang sebelumnya membelenggu performa Persebaya Surabaya.

Tambahan tiga poin dari laga itu mengangkat posisi Persebaya Surabaya ke peringkat ketujuh klasemen sementara. Tim kebanggaan Bonek kini mengoleksi 22 poin dari 15 pertandingan di Super League 2025/2026.

Di sisi lain, Madura United tentu tak ingin kehilangan muka di hadapan pendukung sendiri. Bermain di Pamekasan selalu memberi motivasi ekstra bagi Laskar Sape Kerrab untuk menjegal langkah rival abadinya.

Namun, Derbi Suramadu kali ini tak sekadar soal siapa yang lebih tajam atau solid. Hubungan “mesra” kedua klub di bursa transfer justru menjadi cerita menarik yang ikut mencuri perhatian publik sepak bola nasional.

Persebaya Surabaya dan Madura United dikenal sering “bertukar” pemain dalam beberapa musim terakhir.

Efek “Jembatan Suramadu” seolah nyata, menghubungkan dua klub rival dengan kepentingan yang saling menguntungkan.

Pada bursa transfer 2025/2025, Koko Ari tercatat menyeberang dari Madura United ke Persebaya Surabaya. Bek kanan tersebut resmi bergabung dengan Green Force pada 1 Juli 2025 untuk menambah kedalaman sektor pertahanan.

Musim sebelumnya, tepatnya 2024/2025, arus pemain dari Madura United ke Persebaya Surabaya kembali terjadi.

Malik Risaldi dan Francisco Rivera sama-sama hijrah ke Surabaya pada 1 Juli 2024 untuk memperkuat lini serang dan kreativitas tim.

Nama Francisco Rivera menjadi sorotan karena perannya sebagai gelandang serang yang kreatif. Sementara Malik Risaldi hadir sebagai sayap kanan yang menawarkan kecepatan dan agresivitas di sisi lapangan.

Pada musim 2023/2024, giliran Persebaya Surabaya melepas pemain ke Madura United. Satria Tama dan Koko Ari bergabung dengan Laskar Sape Kerrab pada 1 Juli 2023 untuk mengisi sektor kiper dan bek kanan.

Di musim yang sama, Madura United juga mengirim Kadek Raditya dan Reva Adi ke Persebaya Surabaya. Kedua pemain bertahan tersebut resmi berseragam hijau pada 1 Juli 2023 dan sempat menjadi bagian rotasi penting.

Cerita transfer Reva Adi bahkan lebih panjang karena sempat bolak-balik antar klub. Pada musim 2022/2023, bek kiri tersebut pindah dari Persebaya Surabaya ke Madura United pada 30 April 2022.

Dari daftar panjang tersebut, beberapa nama masih bertahan di Persebaya Surabaya hingga saat ini. Koko Ari, Francisco Rivera, dan Malik Risaldi berpeluang turun menghadapi mantan timnya dalam laga Derbi Suramadu besok.

Situasi ini membuat duel semakin sarat emosi dan cerita personal. Para mantan tentu ingin membuktikan kualitas, entah dengan membawa “reuni manis” atau justru tampil trengginas di hadapan publik Pamekasan.

Sebaliknya, Reva Adi dan Satria Tama sudah tak lagi memperkuat Persebaya Surabaya maupun Madura United. Meski begitu, jejak mereka tetap menjadi bagian dari sejarah hubungan unik kedua klub rival ini.

Derbi Suramadu selalu menawarkan drama, tensi tinggi, dan cerita kemanusiaan di balik persaingan. Parade mantan pemain menambah lapisan emosional yang membuat laga ini semakin sulit diprediksi.

Ketika peluit kick-off dibunyikan, status mantan dan hubungan mesra di bursa transfer akan dikesampingkan. Yang tersisa hanyalah ambisi, harga diri, dan tekad memenangkan Derbi Suramadu yang selalu dinanti.

EDITOR: Edi Yulianto