JawaPos.com - Kabar buruk menghampiri Persija Jakarta terkait pelatih Mauricio Souza jelang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Macan Kemayoran dipastikan akan bertanding tanpa didampingi sang pelatih kepala.
Sesuai jadwal, Persija Jakarta akan menjamu Bhayangkara FC pada laga lanjutan Super League 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Senin (29/12) malam pukul 19.00 WIB.
Meski jadi laga terakhir sebelum tahun berganti, duel ini merupakan laga pekan ke-8 yang ditunda. Rangkaian pekan pertandingan tersebut sedianya digelar pada 2-5 Oktober lalu.
Namun, I.League selaku operator kompetisi Super League 2025/2026 memutuskan menunda pekan ke-8 demi persiapan Timnas Indonesia.
Baca Juga: Persib dan Persija Wajib Siapkan Mahar Rp 7 Miliar untuk Boyong Bek Italia
PSSI kala itu merencanakan pemusatan latihan untuk Timnas Indonesia jelang menghadapi Arab Saudi pada 8 Oktober dan Irak pada 11 Oktober dalam putaran keempat (R4) Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Bagi Persija, laga ini sangat penting. Sebab saat ini Macan Kemayoran ada di urutan ketiga klasemen dengan 29 poin. Mereka terpaut lima dan dua angka dari pemuncak klasemen Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung di posisi kedua.
Persija wajib menang demi menjaga perebutan gelar, sembari berharap Borneo FC dan Persib terpeleset agar mereka bisa memangkas dan bahkan menyalip dua tim rivalnya di klasemen.
Namun kabar buruk menghampiri Persija jelang laga krusial. Yakni Macan Kemayoran dipastikan tak akan tampil bersama pelatihnya, Mauricio Souza karena akumulasi kartu kuning.
Mauricio Souza diketahui sudah mengoleksi tiga kartu kuning pada Super League 2025/2026. Dua di antaranya diperoleh sebelum pertandingan pekan ke-8, yang tertunda dan baru dimainkan pekan ini.
Dua kartu kuning itu diterima Souza masing-masing saat melawan Persis Solo pada pekan kedua atau pada 16 Agustus 2025 dan juga kontra Borneo FC Samarinda pada 28 September 2025 yang merupakan laga pekan ketujuh.
Baca Juga: Persija dan Persebaya Targetkan Rodrigo Bassani, Gelandang Brasil yang Bersinar di Korea Selatan
Nah sesuai regulasi Super League 2025/2026, ofisial atau pelatih yang mendapatkan dua kartu kuning dan kelipatan 2 lainnya seperti 4,6,8, dan seterusnya pertandingan yang berbeda, maka harus absen pada laga berikutnya. Hal itu tertuang dalam Bab XI Pasal 55 poin ke-13.
Adapun satu kartu kuning yang dikantongi Souza adalah saat melawan Arema FC pada pekan ke-12. Dia dihadiahi kartu itu oleh wasit gara-gara melakukan protes sebelum terciptanya gol Singo Edan di babak pertama.
Artinya, Mauricio Souza dalam bayang-bayang absen untuk kedua kalinya jika saat pertandingan lanjutan pekan ke-16 dan seterusnya, menerima kartu kuning lagi saat tengah mendampingi tim.
Lantas siapa yang akan memimpin tim dan berdiri di pinggir lapangan saat Persija Jakarta melawan Bhayangkara FC? Kemungkinan besar posisi Souza digantikan oleh asistennya.
Saat ini ada dua asisten pelatih Souza. Mereka adalah Italo Resende dan Ricky Nelson. Nama pertama diprediksi jadi penggantinya karena Resende lah yang selama ini selalu mendampingi eks pelatih Madura United FC tersebut.