JawaPos.com — Persebaya Surabaya wajib belajar dari Persija Jakarta, karena ancaman tim papan bawah tak pernah bisa dipandang sebelah mata. Daya juang tinggi Persijap Jepara menjadi peringatan serius agar Green Force tidak terpeleset di kandang sendiri.
Laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 bakal mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (28/12/2025) malam WIB.
Atmosfer pertandingan diprediksi panas karena kedua tim sama-sama butuh poin untuk mengamankan posisi mereka.
Di atas kertas, Persebaya Surabaya memang berada di situasi yang lebih aman dibandingkan tamunya. Tim kebanggaan Kota Pahlawan itu kini duduk di peringkat kesembilan dengan koleksi 19 poin.
Sebaliknya, Persijap Jepara masih terjebak di papan bawah klasemen. Laskar Kalinyamat berada di posisi dua terbawah dengan catatan sembilan poin dari 14 pertandingan.
Meski jarak posisi cukup jauh, Persebaya Surabaya menegaskan tidak akan meremehkan Persijap Jepara. Ancaman dari tim yang berjuang keluar dari zona degradasi justru dinilai lebih berbahaya.
Asisten pelatih Persebaya Surabaya menilai tim-tim yang terancam degradasi biasanya bermain tanpa beban. Kondisi itu membuat mereka tampil habis-habisan demi menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.
Persebaya Surabaya belajar dari apa yang dialami Persija Jakarta pada pekan sebelumnya. Semen Padang yang juga berjuang di papan bawah mampu menumbangkan Persija Jakarta 1-0 di Stadion Gelora Haji Agus Salim.
Hasil itu menjadi alarm keras bagi Persebaya Surabaya agar tidak mengulang kesalahan yang sama. Setiap pemain diminta fokus penuh sejak menit awal hingga peluit akhir berbunyi.
Arahan kepada pemain pun jelas, tidak ada ruang untuk meremehkan lawan. Persebaya Surabaya ingin tampil disiplin, sabar, dan tetap agresif saat menguasai bola.
Pertandingan ini juga menjadi momentum penting bagi Persebaya Surabaya yang tengah memasuki era baru. Manajemen resmi menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala untuk mengangkat performa tim.
“Surabaya, aku datang. Terima kasih atas profesionalisme manajemen Persebaya. Terima kasih atas kesabaran dan respek terhadap kondisi dan situasiku. Tapi sekarang aku bisa memastikan bahwa aku akan segera berada di Surabaya,” ujar Bernardo Tavares.
“Coach Bernardo Tavares is Green. Dia akan tiba di Surabaya dengan membawa seorang asisten. Seluruh tim kepelatihan yang ada saat ini, juga akan terus men-support Coach Tavares di Persebaya,” tulis Persebaya Surabaya.
Bernardo Tavares dikenal sebagai pelatih yang sukses membawa PSM Makassar juara Super League 2022/2023. Kehadirannya diharapkan memberi efek instan pada mentalitas dan karakter bermain Persebaya Surabaya.
Seluruh staf dan jajaran tim menaruh optimisme besar pada pelatih asal Portugal tersebut. Gaya kepemimpinan dan pengalaman Bernardo dinilai cocok dengan kultur Persebaya Surabaya yang sarat tekanan.
Di sisi lain, performa Persebaya Surabaya belakangan memang belum sepenuhnya meyakinkan. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mencetak enam gol.
Catatan defensif juga masih menjadi pekerjaan rumah serius bagi tim tuan rumah. Persebaya Surabaya belum mencatatkan clean sheet dalam enam pertandingan beruntun.
Lebih mengkhawatirkan lagi, Persebaya Surabaya belum memenangkan pertandingan dalam lima percobaan terakhir. Situasi itu membuat laga melawan Persijap menjadi sangat krusial untuk memulihkan kepercayaan diri.
Namun Persijap Jepara juga datang dengan masalah serupa. Mereka hanya mencetak enam gol dalam lima pertandingan terakhir.
Catatan kemenangan Persijap bahkan lebih panjang tanpa hasil positif. Tim asal Jawa Tengah itu belum menang dalam sembilan pertandingan berturut-turut.
Lini pertahanan Persijap juga rapuh sepanjang musim ini. Mereka belum mencatatkan satu pun clean sheet dalam 10 pertandingan terakhir.
Meski demikian, semangat juang Persijap tidak pernah padam. Setiap laga dijalani dengan intensitas tinggi demi keluar dari zona degradasi.
Motivasi itulah yang menjadi ancaman utama bagi Persebaya Surabaya. Bermain di Gelora Bung Tomo tak otomatis menjamin kemenangan jika lengah sedikit saja.
Persebaya Surabaya sadar kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga stabilitas di papan tengah. Tiga poin juga penting sebagai modal awal bagi Bernardo Tavares memulai kiprahnya.
Bagi Persijap Jepara, satu poin atau bahkan kemenangan akan sangat berarti. Hasil positif bisa menjadi titik balik untuk keluar dari tekanan zona degradasi.
Pertemuan dua tim yang sama-sama belum stabil ini dipastikan menyajikan drama menarik.
Persebaya Surabaya belajar dari Persija Jakarta, sementara Persijap Jepara datang membawa daya juang tinggi demi bertahan di Super League.