JawaPos.com – Pelatih Arema FC Marcos Santos tidak akan memimpin tim besutannya dalam laga kontra Madura United (23/12). Marcos masih berada di negaranya, Brasil. Ia harus mendampingi orang tuanya yang sedang sakit.
“Orang tuanya akan menjalani operasi pada 24 Desember,” kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi.
Pihak manajemen memang tidak ingin memaksa Marcos untuk pulang. Sebab, kehadiran pelatih berusia 46 tahun itu sangat dibutuhkan oleh orang tuanya. Sebelumnya, striker utama Singo Edan, Dalberto, juga sempat diberikan libur untuk menemani istrinya melahirkan.
Baca Juga: Bocor! Shin Sang-gyu Bongkar Taktik Baru Persebaya Surabaya saat Hadapi Borneo FC
Nantinya, posisi Marcos akan diisi oleh asisten pelatih Andre Caldas. Ia akan memimpin skuad Singo Edan dari bangku cadangan (bench).
Melawan Madura United Singo Edan mengusung misi bangkit. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Arema FC menelan satu kekalahan dan dua hasil imbang.
Tak hanya tanpa pelatih kepala, Arema juga terancam tak bisa memainkan beberapa pemainnya karena kurang fit. Betinho dan Anwar Rifa’i dikabarkan sedang sakit.
Baca Juga: Wolves Terpuruk Jelang Natal: Kalah 10 Laga Beruntun dan Samai Rekor Terburuk Premier League