← Beranda

Eks Anak Emas Benjamin Mora Kode Keras! Persebaya Surabaya Siap Tampung di Bursa Transfer Paruh Musim?

Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 16 Desember 2025 | 20.50 WIB
Levy Madinda ikutan nimbrung di kanal instagram resmi Persebaya Surabaya. (Instagram @levymadinda11)

JawaPos.com — Eks anak emas Benjamin Mora mendadak mengirim kode keras yang bikin Bonek Mania bereaksi cepat. Persebaya Surabaya pun kembali jadi pusat perhatian jelang bursa transfer paruh musim Super League.

Rumor Benjamin Mora ke Persebaya Surabaya menguat setelah manajemen Green Force belum mengenalkan sosok pelatih anyar. Situasi itu terjadi pasca-pemecatan Edu Perez yang meninggalkan kursi panas di tim utama.

Kondisi tanpa pelatih definitif membuat publik berspekulasi. Setiap gerak-gerik yang berkaitan dengan Persebaya Surabaya langsung disorot.

Percikan rumor terbaru datang dari Levy Madinda. Gelandang asal Gabon itu dikenal sebagai mantan anak asuh Benjamin Mora saat keduanya membela Johor Darul Takzim.

Levy Madinda memanaskan suasana lewat kolom komentar Instagram resmi Persebaya Surabaya. Momen tersebut terjadi pada Senin, 15 Desember 2025.

Saat itu, Persebaya Surabaya mengunggah kabar kembalinya Risto Mitrevski setelah cedera panjang. Unggahan tersebut sejatinya bernuansa positif dan penuh dukungan.

Levy Madinda ikut merespons dengan komentar singkat namun sarat makna. “Brate Moi,” tulis Levy Madinda di kolom komentar unggahan tersebut.

Dua kata itu langsung mengundang spekulasi liar dari Bonek Mania. Kolom komentar seketika dibanjiri reaksi dan tafsir beragam.

Sebagian Bonek mencurigai komentar tersebut sebagai kode tersembunyi. Mereka mengaitkan nama Madinda dengan sosok Benjamin Mora.

Salah satu Bonek menuliskan, “Wow Madinda, mantan pemain JDT dan calon pelatih pernah melatih JDT.” Komentar lain menimpali singkat, “Lolo,” yang bernuansa antusias.

Ada pula Bonek yang tak sabar dan langsung menyuarakan harapan. “Gass Psby,” tulis akun lain di kolom komentar.

Respons spontan tersebut menunjukkan besarnya ekspektasi publik. Nama Benjamin Mora dianggap punya daya tarik tersendiri.

Hubungan Levy Madinda dan Benjamin Mora memang memiliki sejarah kuat. Keduanya pernah bekerja sama di Johor Darul Takzim.

Kerja sama itu tidak berjalan tanpa hasil. Mereka sukses mempersembahkan trofi Piala Super Malaysia musim 2021/2022.

Prestasi tersebut membuat Madinda dijuluki anak emas Mora. Tak heran, setiap gestur Madinda kini dikaitkan dengan sang pelatih.

Meski begitu, Bonek Mania diingatkan untuk tetap menahan euforia. Ada kemungkinan komentar tersebut bersifat personal.

Levy Madinda diketahui pernah menjadi rekan setim Risto Mitrevski di Sabah FA. Hubungan pertemanan itu bisa menjadi alasan dukungan tulus.

Situasi inilah yang membuat rumor semakin menarik. Apakah kode keras itu disengaja atau sekadar salah tafsir publik.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya memang sedang berburu pelatih anyar. Proses pencarian belum menunjukkan perkembangan signifikan.

Sebelumnya, Green Force sempat dikaitkan dengan Bernardo Tavares. Namun, upaya tersebut berakhir tanpa kesepakatan.

Kegagalan itu membuka ruang bagi kandidat lain. Nama Benjamin Mora kemudian mencuat ke permukaan.

Pelatih asal Meksiko itu tergolong jarang berkiprah di Liga Indonesia. Profilnya dianggap unik dan berbeda.

Pecinta sepak bola nasional tentu tak asing dengan rekam jejak Mora. Namanya pernah santer dikaitkan dengan Persib Bandung.

Kala itu, Persib Bandung tengah mencari pengganti Robert Alberts. Kans Mora dinilai besar setelah ia mengikuti Instagram resmi Persib.

Isu tersebut sempat memanaskan bursa rumor. Namun, Persib Bandung akhirnya menunjuk Luis Milla sebagai pelatih baru.

Benjamin Mora juga sempat masuk radar Persis Solo. Isu tersebut berkembang pada tahun 2023.

Sayangnya, Persis Solo gagal mengamankan jasanya. Mora memilih melanjutkan karier ke klub asal Kanada, Atlas.

Kini, namanya kembali dikaitkan dengan klub Super League. Persebaya Surabaya menjadi tujuan yang paling sering disebut.

Akun Instagram @gossindo_ mengunggah rumor tersebut pada Minggu, 14 Desember 2025. “RUMOR: Benjamin Mora On Persebaya Surabaya,” tulis akun tersebut.

Sehari sebelumnya, akun @transfernews_ft juga mengunggah petunjuk serupa. “Rumornya akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia,” tulis akun itu.

Isu tersebut mendapat penguatan dari langkah terbaru Mora. Ia resmi berpamitan dari klub Liga Meksiko, Queretaro FC.

Unggahan perpisahan itu muncul di Instagram pribadinya pada 18 November 2025. “Gracias Queretaro,” tulis Mora singkat.

Pernyataan tersebut menandai status Mora tanpa klub. Kondisi itu membuat peluang Persebaya Surabaya semakin terbuka.

Kini, bola sepenuhnya berada di tangan manajemen Green Force. Tinggal soal tawaran kontrak dan nilai kesepakatan.

Bursa transfer paruh musim menjadi momentum krusial. Persebaya Surabaya berpeluang membuat gebrakan besar.

Publik pun menunggu kelanjutan kisah ini. Apakah kode keras eks anak emas Benjamin Mora benar-benar berujung di Surabaya.

EDITOR: Banu Adikara