JawaPos.com - Nasib Koko Ari masih menyisakan tanda tanya besar setelah namanya masuk daftar pemain tandang Persebaya Surabaya ke markas PSM Makassar. Meski demikian, ia belum dipastikan turun bermain. Situasi ini membawa harapan sekaligus kegelisahan bagi suporter yang rindu menyaksikan aksinya di sisi kanan pertahanan Green Force.
Persebaya menggelar latihan lanjutan di lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo untuk mematangkan persiapan jelang laga tunda akhir pekan nanti. Latihan ini digelar setelah para pemain mendapat jatah libur dua hari untuk memulihkan kondisi fisik.
Uston Nawawi memimpin latihan dengan menu fisik dan taktikal yang dirancang untuk mengembalikan ritme permainan tim. Ia menilai proses evaluasi tetap berjalan konsisten meskipun hasil dalam beberapa laga sebelumnya belum memuaskan.
“Latihan hari ini dilakukan setelah dua hari libur,” ujar Uston. Ia kemudian menegaskan, “Untuk evaluasi terus kami lakukan meskipun kemarin kami tidak meraih kemenangan.”
Ia berharap pendekatan latihan yang lebih terstruktur bisa membangkitkan performa tim yang sedang mencoba memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Semangat pemain disebut meningkat signifikan seiring kembalinya satu nama penting yang lama absen.
“Kami akan terus memberikan yang semaksimal mungkin, dan dengan kembalinya Rivera bisa menambah semangat kita,” ucap Uston.
Kehadiran Francisco Rivera memang menjadi salah satu sorotan karena perannya kerap menjadi pembeda di lini tengah.
Rivera telah kembali berlatih secara penuh dan kondisinya dinilai sangat baik untuk kembali memimpin permainan Persebaya Surabaya. Ia diharapkan mampu menambah kreativitas aliran bola sekaligus memberikan variasi serangan yang lebih variatif.
Namun, perhatian publik justru mengarah pada Koko Ari yang diam-diam ikut dibawa ke Makassar setelah cukup lama menepi akibat cedera. Keputusan memasukkan namanya ke daftar pemain tandang membuat para pendukung bertanya-tanya mengenai peluangnya tampil.
Manajemen Persebaya Surabaya memberikan penjelasan singkat mengenai situasi pemain bertahan tersebut.
“Koko Ari masuk dalam skuad yang akan away ke Makassar Sabtu nanti. Starter atau tidak, akan ditentukan dalam official training sehari sebelum laga,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, Selasa (2/12).
Masih dalam keterangan tersebut, manajemen menegaskan kondisi Koko sudah benar-benar pulih secara fisik. “Koko sendiri sudah dalam beberapa pekan terakhir sudah berlatih penuh bersama Bruno Moreira dkk,” lanjut pernyataan itu.
Kondisi ini membuat ekspektasi suporter melonjak karena mereka merindukan pergerakan agresif Koko dalam mengawal sisi kanan. Meski begitu, staf pelatih tetap berhati-hati karena pertandingan tingkat tinggi seperti melawan PSM membutuhkan kesiapan mental dan fisik yang sempurna.
Persebaya Surabaya sendiri sedang berada dalam situasi yang perlu perbaikan cepat karena masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen Super League 2025. Tim asal Surabaya itu mengumpulkan 17 poin dan hanya terpaut satu angka dari PSM yang menempati posisi kedelapan dengan 18 poin.
Perbedaan tipis ini membuat laga nanti diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di papan tengah sebelum kompetisi memasuki fase lebih ketat.
Catatan head to head menunjukkan rivalitas kuat antara Persebaya dan PSM. Dalam pertemuan sebelumnya, PSM menang lima kali dan mencetak 14 gol, sementara Persebaya juga mengoleksi lima kemenangan namun menghasilkan 13 gol.
Rekor pertemuan yang imbang ini membuat duel di Stadion Gelora BJ Habibie hampir selalu berjalan panas. Para pemain dituntut tampil penuh determinasi karena pertandingan kecil bisa berubah menjadi momentum penting dalam klasemen.
Uston menilai seluruh pemain berada dalam kondisi sangat baik menjelang perjalanan ke Makassar. Ia melihat ada peningkatan semangat setelah libur singkat membuat para pemain kembali bugar dan siap menjalani latihan intensif.
Kembalinya Rivera menambah kekuatan di lini tengah yang sebelumnya kurang stabil dalam membangun serangan. Ia diharapkan menjadi motor permainan untuk mendukung lini depan yang butuh peningkatan efektivitas di kotak penalti.
Di sisi lain, sosok Koko Ari membawa dinamika baru dalam persiapan tim.
Meski belum tentu tampil, keberadaannya dalam skuad menciptakan dorongan moral bagi rekan-rekan setimnya yang memahami betapa berat proses pemulihan yang telah ia jalani.
Suporter Persebaya Surabaya menaruh harapan besar agar Koko bisa mendapat menit bermain meski tidak turun sebagai starter. Mereka percaya energinya di lapangan bisa menjadi pembeda dalam pertandingan yang kerap berlangsung ketat dan penuh duel fisik.
Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Uston yang akan menilai kondisi Koko dalam official training terakhir sebelum pertandingan. Ia tidak ingin mengambil risiko yang bisa mengganggu proses pemulihan jangka panjang pemain tersebut.
Persebaya Surabaya kini memasuki fase penting untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus memperbaiki posisi. Laga melawan PSM menjadi ujian yang tepat untuk mengukur kesiapan tim setelah sejumlah perbaikan dilakukan.
Segala perhatian kini tertuju pada satu hal: akankah Koko Ari benar-benar kembali merumput setelah absen panjang. Jawabannya bakal terungkap sehari sebelum laga dan menjadi momen yang ditunggu para pendukung Green Force.