JawaPos.com - Empat hari lagi voting Puskas Award 2025 resmi ditutup dan ini jadi momen penting bagi publik Indonesia untuk mendukung Rizky Ridho. Waktu semakin mepet sehingga setiap suara sangat berarti untuk memperkuat peluang bek Persija Jakarta itu bersaing di panggung sepak bola dunia.
Rizky Ridho masuk daftar nominasi setelah gol spektakulernya dari tengah lapangan saat Persija Jakarta menghadapi Arema FC memikat FIFA. Gol itu bukan hanya indah secara teknis, tetapi juga mencerminkan keberanian, insting, dan presisi seorang bek yang berani mengambil keputusan di luar kebiasaan.
FIFA telah merilis 11 kandidat gol terbaik yang bersaing memperebutkan penghargaan paling prestisius untuk gol terindah sepanjang tahun. Nama Ridho masuk bersama pemain-pemain kelas dunia seperti Alerrandro, Alessandro Deiola, Pedro de la Vega, Santiago Montiel, Amir Nasser, hingga bintang muda Barcelona Lamine Yamal.
Kehadiran Ridho di antara daftar pemain internasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia. Prestasi ini juga menunjukkan kualitas pemain lokal semakin diperhitungkan dan mampu mencuri perhatian dunia.
Antusiasme publik Indonesia sudah mulai terlihat melalui gelombang dukungan di media sosial. Meski begitu, banyak suara tambahan sangat dibutuhkan karena mekanisme penilaian menggabungkan hasil voting publik dan panelis FIFA dengan bobot masing-masing 50 persen.
Bagi yang belum memberikan suara, FIFA memberikan akses voting melalui situs resminya. Pengguna cukup mendaftarkan akun terlebih dahulu sebelum memilih tiga gol terbaik versi pribadi.
Setiap pilihan memiliki nilai berbeda yang memengaruhi perolehan poin akhir untuk kandidat. Gol yang ditempatkan di posisi pertama mendapat lima poin, posisi kedua tiga poin, dan posisi ketiga satu poin.
Periode voting berlangsung sejak 13 November dan akan ditutup pada 4 Desember 2025 pukul 05.59 WIB. Artinya kini hanyalah hitungan hari bagi masyarakat Indonesia untuk menunjukkan dukungan nyata kepada Ridho.
Gol Ridho menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan sejak videonya viral di media sosial. Tendangan jarak jauh dari area tengah lapangan itu meluncur sempurna ke gawang lawan dan membuat stadion riuh oleh kejutan luar biasa.
Momentum tersebut tidak hanya memberi kemenangan bagi Persija, tetapi juga membawa nama pemain berusia muda ini ke radar FIFA.
Aksi itu kemudian dinilai cukup spesial untuk bersanding dengan para pemain dari liga top Eropa dan Amerika Selatan.
Kehadiran Ridho dalam daftar Puskas Award memberi warna berbeda bagi tahun ini. Selama ini publik Indonesia lebih banyak menjadi penonton ajang internasional, dan kini justru punya wakil yang berpeluang besar mencuri perhatian.
Meski tantangan cukup besar karena bersaing dengan pemain dari kompetisi elite, publik Indonesia terkenal solid soal dukungan massal. Pengalaman di ajang-ajang online sebelumnya menunjukkan loyalitas pendukung lokal sering kali mampu mengangkat prestasi perwakilan Tanah Air.
Voting yang dilakukan hanya memerlukan waktu beberapa menit sehingga tidak memberatkan siapa pun yang ingin berpartisipasi. Semakin cepat masyarakat bergerak, semakin besar peluang Ridho mendapatkan posisi teratas dari dukungan publik.
Kesempatan empat hari terakhir ini adalah momen krusial untuk mengumpulkan gelombang suara tambahan. Publik Indonesia bisa menjadikannya gerakan bersama demi memberikan penghargaan atas karya terbaik yang telah ditorehkan Ridho di lapangan.
Semangat kolektif ini sekaligus menjadi bukti sepak bola nasional punya pendukung besar yang siap mengangkat nama Indonesia. Keberhasilan Ridho melaju hingga nominasi saja sudah merupakan pencapaian luar biasa, tetapi memenangkan Puskas Award tentu akan menciptakan sejarah baru.
Persaingan di daftar nominasi sangat ketat karena masing-masing kandidat punya gol ikonik dan viral. Namun, popularitas tak selalu menjadi faktor utama karena sistem poin dari tiga pilihan memberi ruang strategi bagi para pemilih.
Ridho cukup mendapatkan tempat di posisi pertama pemilih untuk mengamankan lima poin penuh. Pola ini membuat dukungan terorganisir dari masyarakat Indonesia dapat menghasilkan efek signifikan dalam klasemen akhir.
Momentum ini juga menjadi ajang edukasi bagi publik tentang pentingnya mengapresiasi karya atlet nasional. Gol spektakuler bukan hanya milik pemain top Eropa, tetapi bisa lahir dari kompetisi lokal seperti Super League.
Bila Ridho memenangkan penghargaan, dampaknya akan meluber ke banyak sisi mulai dari motivasi pemain muda hingga citra Liga Indonesia di mata dunia. Hal seperti ini sangat jarang terjadi sehingga patut diperjuangkan bersama.
Puskas Award selalu menghadirkan kisah human interest tentang mimpi pemain yang tak pernah menyangka golnya menjadi sorotan global. Ridho pun kini berdiri di posisi itu, membawa nama Indonesia bersama setiap klik dukungan dari publik.
Empat hari tersisa bukan sekadar hitungan waktu, tetapi momentum menentukan masa depan pencapaian bersejarah. Dukungan terakhir dari masyarakat bisa menjadi penentu apakah gol Ridho akan terpilih sebagai yang terindah tahun ini.
Segera kunjungi situs FIFA, lakukan registrasi, dan pilih gol Ridho sebagai pilihan utama. Setiap suara sangat berarti dan dapat menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi sepak bola Indonesia.