JawaPos.com — Bernardo Tavares belum deal dengan Persebaya Surabaya dan saat ini masih berada di Portugal untuk menikmati libur akhir tahun bersama keluarga. Informasi ini disampaikan langsung oleh agennya, Azmi, yang meluruskan kabar panas soal kedatangan sang pelatih ke Super League.
Rumor kedatangan Tavares mencuat setelah Persebaya Surabaya memutuskan kerja sama dengan pelatih Eduardo Perez pada Sabtu, 22 November 2025.
“Terima kasih atas kerja sama selama enam bulan terakhir,” tulis manajemen Persebaya Surabaya dalam pernyataan resminya.
Keputusan itu diikuti pernyataan tambahan Persebaya Surabaya telah mencapai kesepakatan jangka panjang dengan pelatih baru.
Klub menyebut tetap bersikap profesional sambil menunggu tuntasnya seluruh urusan legalitas sebelum mengumumkan sosok pengganti Perez.
Belum ada nama yang dirilis, tetapi media sosial langsung ramai setelah akun @ownerwakanda.id membuat unggahan menggemparkan.
“???????????????????? ???????? ????????: Persebaya Surabaya telah sepakat untuk mendatangkan pelatih kepala asal Portugal yaitu Bernardo Tavares di bursa transfer musim dingin ini,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga menyebut pergantian pelatih terjadi karena “hasil negatif di pertandingan semalam” dan manajemen disebut “tinggal menyelesaikan rincianan lain nya”.
Narasi seperti ini membuat banyak pendukung Green Force percaya transfer Tavares sudah selesai dan tinggal menunggu waktu pengumuman.
Melihat berita yang semakin liar, agen Tavares, Azmi, akhirnya memberi klarifikasi melalui Instagram resminya.
“Di sini saya merasa perlu meluruskan pemberitaan yang telah beredar dimana informasi tersebut menyampaikan Coach Bernardo Tavares telah menandatangi kontrak (sepakat) dengan salah satu klub Liga Indonesia,” tulisnya.
Azmi menegaskan informasi itu keliru dan harus segera dihentikan agar tidak menimbulkan salah persepsi.
“Perlu saya luruskan informasi tersebut tidaklah benar dan saat ini Coach Bernardo Tavares berada di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan status Tavares yang hingga kini belum memiliki klub mana pun.
“Saya pertegas kembali saat ini Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangi kontrak apapun dengan klub manapun di Indonesia ataupun di luar Indonesia,” tegas Azmi.
Klarifikasi tersebut langsung meredam spekulasi sebagian publik yang sempat yakin Persebaya Surabaya tinggal menghitung hari sebelum mengumumkan Tavares.
Di sisi lain, pernyataan agen ini sekaligus menegaskan proses perekrutan pelatih di Persebaya Surabaya belum selesai.
Padahal, nama Tavares menjadi salah satu kandidat terpopuler berkat rekam jejak serta gaya bermainnya yang dianggap cocok dengan karakter Persebaya Surabaya.
Pelatih bernama lengkap Fernando José Bernardo Tavares itu lahir di Proença-a-Nova, Portugal, pada 2 Mei 1980 dan kini berusia 45 tahun.
Tavares memegang lisensi UEFA Pro dan dikenal memiliki preferensi formasi 3-5-2 serta rata-rata masa kerja 0,78 tahun dalam setiap periode kepelatihannya.
Ia berada di bawah manajemen APS Agency yang menaungi sejumlah pelatih Eropa.
Popularitasnya di kalangan suporter Persebaya Surabaya tidak lepas dari gaya bermain agresif dan rapi yang biasa ia terapkan.
Banyak pendukung menilai karakter tersebut mampu mengembalikan identitas permainan Green Force yang enerjik, menyerang, dan penuh determinasi.
Situasi ini memperlihatkan betapa cepatnya rumor berkembang ketika klub sedang berada dalam masa transisi pelatih.
Publik mudah terpengaruh oleh unggahan tanpa konfirmasi, terutama jika dikemas dengan gaya pengumuman yang meyakinkan seperti “HERE WE GO”.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya tetap tenang dan belum membuka identitas pelatih baru yang sudah disebut-sebut mencapai kesepakatan jangka panjang.
Klub memilih fokus memastikan seluruh dokumen dan legalitas rampung sebelum mengumumkan sosok pengganti Perez.
Pendekatan itu menunjukkan upaya manajemen mempertahankan profesionalisme di tengah sorotan besar dari suporter.
Persebaya Surabaya tampak ingin memastikan pelatih yang datang nantinya benar-benar siap membawa tim keluar dari fase sulit.
Sementara itu, Azmi mengajak publik menunggu informasi resmi terkait masa depan Tavares.
Ia menegaskan seluruh kabar yang menghubungkan kliennya dengan klub tertentu, termasuk Persebaya Surabaya, tidak memiliki dasar dan hanya spekulasi.
Drama pencarian pelatih baru Persebaya Surabaya pun masih berlanjut dan menjadi salah satu pembahasan paling panas di kalangan suporter.
Identitas pelatih baru Green Force hingga kini tetap menjadi misteri dan memancing berbagai tebakan dari pendukung.
Yang pasti, menurut klarifikasi resmi agennya, Tavares belum deal dan masih menikmati waktu bersama keluarga di Portugal.
Publik kini tinggal menunggu kapan Persebaya Surabaya benar-benar mengumumkan sosok yang akan memimpin Green Force di sisa musim ini.