JawaPos.com — Potensi lima bintang PSM Makassar ikut merapat ke Persebaya Surabaya mencuat setelah nama Bernardo Tavares makin dekat ke kursi pelatih Green Force. Situasi ini memanas karena Tavares disebut sudah sepakat menerima kontrak jangka panjang dari manajemen Persebaya Surabaya.
Rumor tersebut menyeruak setelah akun Instagram @ownerwakanda.id mengabarkan kesepakatan antara Persebaya Surabaya dan Tavares pada Minggu (23/11/2025).
Klub kebanggaan Bonek itu bergerak cepat usai memecat Eduardo Perez menyusul hasil negatif di laga sebelumnya.
“HERE WE GO: Persebaya Surabaya telah sepakat untuk mendatangkan pelatih kepala asal Portugal yaitu Bernardo Tavares di bursa transfer musim dingin ini."
"Setelah dipecatnya Edu Perez dari kursi kepelatihan, lantaran hasil negatif di pertandingan semalam, Manajemen langsung bergerak cepat dan tinggal menyelesaikan rincian-rincian lainnya,” tulis @ownerwakanda.id.
Kabar ini sekaligus memupus harapan Persis Solo dan Dewa United yang sebelumnya ikut membidik pelatih asal Portugal tersebut. Keduanya kini harus mencari nama lain karena Tavares diklaim lebih condong ke Persebaya Surabaya.
Jika nantinya resmi diumumkan, langkah pertama Tavares diyakini adalah membenahi komposisi tim dengan pemain yang sudah ia kenal. Lima anak emasnya di PSM Makassar disebut berpeluang besar diajak bergabung.
Kelima pemain itu bukan nama sembarangan karena menjadi figur kunci dalam perjalanan Tavares bersama PSM. Mereka mengoleksi caps terbanyak selama sang pelatih memimpin tim Juku Eja dalam beberapa musim terakhir.
Akbar Tanjung
Sosok yang paling mencuri perhatian tentu gelandang bertahan Akbar Tanjung yang tampil konsisten di bawah komando Tavares. Ia mencatatkan 116 pertandingan dan menjadi pemain dengan caps terbanyak selama era kepemimpinan sang pelatih.
Kontrak Akbar yang akan berakhir pada akhir musim 2025/2026 membuat peluang hengkangnya semakin terbuka. Persebaya Surabaya bisa memanfaatkan momentum ini untuk mendatangkan pilar yang sangat dipercaya Tavares.
Yuran Fernandes
Tak kalah menarik adalah kans bergabungnya bek tangguh Yuran Fernandes yang juga menjadi ikon PSM. Ia tampil dalam 106 pertandingan bersama Tavares dan sering menjadi fondasi pertahanan utama. Kontrak Yuran yang berakhir di penghujung musim 2025/2026 membuatnya masuk dalam radar belanja Persebaya Surabaya.
Kembalinya ia bekerja di bawah pelatih yang sudah membentuk kariernya bisa menjadi daya tarik tambahan.
Muhammad Arfan
Nama berikutnya yang berpotensi diajak pindah adalah Muhammad Arfan yang selama ini menjadi gelandang andalan Juku Eja. Arfan tampil dalam 83 pertandingan selama era Tavares dan kerap dipercaya di laga-laga penting. Dengan kontraknya yang juga habis di akhir musim 2025/2026, peluangnya merapat ke Surabaya cukup realistis. Tavares bisa memanfaatkan kedekatan taktik dan chemistry yang sudah terbangun di PSM.
Rizky Eka Pratama
Dari posisi sayap, Rizky Eka Pratama menjadi pemain yang diprediksi ikut menjadi target Tavares jika resmi melatih Persebaya Surabaya. Winger lincah berusia 25 tahun itu telah tampil 116 kali di bawah pelatih Portugal tersebut. Kontrak Rizky yang berakhir pada 31 Mei 2026 memberi ruang manuver bagi Persebaya Surabaya untuk merekrutnya. Kemampuan individunya yang cocok dengan gaya bermain Tavares bisa memperkuat sektor serangan Green Force.
Ananda Raehan
Nama terakhir yang punya peluang besar ikut pindah adalah Ananda Raehan, gelandang muda yang berkembang pesat bersama Tavares. Ia mencatatkan 100 caps selama berada di bawah arahan sang pelatih. Kontrak Raehan yang akan selesai pada 31 Mei 2026 membuatnya menjadi opsi menarik bagi Persebaya Surabaya. Kombinasi usia muda dan pengalaman besar di sistem permainan Tavares menjadikannya aset penting jika benar diboyong.
Kehadiran lima pemain tersebut tentu dapat mempercepat adaptasi Tavares andai ia resmi memimpin Green Force. Mereka sudah memahami struktur permainan, intensitas latihan, dan filosofi yang diusung pelatih asal Portugal tersebut.
Persebaya Surabaya sendiri tengah berada dalam fase mencari identitas baru setelah hasil kurang memuaskan di era Eduardo Perez. Manajemen membutuhkan perubahan cepat demi mengembalikan kepercayaan Bonek dan memperbaiki posisi tim di klasemen.
Kedatangan Tavares yang dikenal tegas, detail, dan punya rekam jejak sukses bersama PSM bisa menjadi awal kebangkitan. Apalagi jika ia datang bersama pemain-pemain yang sudah terbukti kualitasnya.
Meski demikian, proses transfer tentu bergantung pada kesepakatan pribadi masing-masing pemain dan kebutuhan skuad Persebaya Surabaya. Namun potensi reuni besar-besaran ini tetap menjadi cerita menarik menjelang bursa transfer musim dingin.
Jika skenario ini terwujud, Persebaya Surabaya dapat berubah menjadi tim dengan karakter kuat ala Tavares yang pragmatis namun efektif. Keharmonisan antara pelatih dan pemain inti bisa mempercepat ambisi mereka bersaing di papan atas.
Bagi PSM, situasi ini bisa menjadi kehilangan besar karena lima pemain tersebut merupakan pilar dalam beberapa musim terakhir. Namun mereka juga harus bersiap menghadapi dinamika sepak bola modern yang kerap terjadi saat pergantian pelatih.
Kini mata publik tertuju pada kapan Persebaya Surabaya mengumumkan Tavares secara resmi. Jika kabar ini terkonfirmasi, bursa transfer musim dingin berpotensi menjadi salah satu yang paling panas dalam beberapa tahun terakhir.
Para Bonek tentu berharap kehadiran Tavares dan kemungkinan lima anak emasnya mampu membawa angin segar bagi perjalanan tim. Sementara itu, klub pesaing wajib waspada karena Persebaya Surabaya bisa menjadi kekuatan baru yang sangat berbeda musim ini.