← Beranda

Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya Lawan Arema FC Versi Bonek, Malik Risaldi Jadi Playmaker!

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 22 November 2025 | 18.59 WIB
Malik Risaldi diprediksi Bonek jadi playmaker pada laga Persebaya Surabaya vs Arema FC di Gelora Bung Tomo. (Dok. Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Duel panas Persebaya Surabaya vs Arema digelar di Gelora Bung Tomo pada Sabtu sore (22/11) dan langsung menjadi salah satu sorotan utama Super League 2025/2026. Prediksi susunan pemain Persebaya Surabaya lawan Arema FC versi Bonek pun menyulut antusiasme besar jelang Derbi Jawa Timur itu. 

Malik Risaldi disebut turun sebagai playmaker menggantikan Francisco Rivera sehingga membuat komposisi lini tengah Green Force berubah drastis. Fanbase @onlinepersebaya menulis, “Posisi Rivera yang absen kemungkinan akan diisi oleh Malik seperti laga melawan Semen Padang beberapa waktu lalu.”

Kutipan itu langsung memantik optimisme karena Malik dikenal punya mobilitas tinggi dan keberanian dalam duel.

Pelatih Bajul Ijo, Eduardo Perez, memahami tensi besar yang menyelimuti derbi dan menegaskan kesiapan timnya. Laga ini dipandang sebagai kesempatan penting bagi Persebaya untuk memutus tren inkonsisten musim ini.

“Kami sedang mempersiapkan diri dan melanjutkan rencana permainan untuk duel lawan Arema FC,” ujarnya sembari menekankan bobot emosional pertandingan.

Ia menambahkan, “Saya tahu rivalitas antara Arema dan Persebaya. Bagi kami, ini pertandingan yang sangat penting,” tegasnya, menggambarkan betapa krusialnya laga ini untuk menjaga kepercayaan publik Surabaya.

Arema FC datang ke Surabaya dengan mental tinggi meski rekor pertemuan tidak berpihak kepada mereka. Singo Edan tidak pernah mengalahkan Persebaya Surabaya dalam 10 pertemuan terakhir sehingga beban psikologis jelas terasa.

Marcos Santos justru menunjukkan keyakinan tinggi atas kesiapan anak asuhnya. “Mental pemain sudah kami siapkan untuk menghadapi laga kontra Persebaya,” ujarnya dengan nada optimistis dalam sesi menjelang pertandingan.

Ia menegaskan ambisi besar Arema untuk mencuri poin dari GBT. “Saya yakin Arema bisa membawa pulang 3 poin dari Persebaya supaya kami bisa naik ke papan atas klasemen,” lanjutnya.

Prediksi sebelas awal versi Bonek menampilkan formasi 4-3-3 dengan Ernando Ari di bawah mistar. Kuartet belakang diperkirakan diisi Arief Catur, Dime, Dimov, dan Rachmat Irianto yang bertugas menjaga kestabilan lini pertahanan.

Di lini tengah, Dejan Tumbas bersama Milos Raickovic dan Toni Firmansyah diproyeksikan menjadi motor transisi permainan. Peran Malik sebagai playmaker menjadi pusat perhatian karena ia diharapkan menopang kreativitas serangan.

Trio depan diprediksi dihuni Gali Freitas, Mihailo Perovic, dan Bruno Moreira. Ketiganya akan mengandalkan kecepatan, kombinasi sayap, serta penetrasi untuk menguji organisasi pertahanan Arema.

Statistik lima pertemuan terakhir menunjukkan dominasi kuat Persebaya Surabaya atas Arema. Dari April 2025 hingga April 2023, Persebaya Surabaya mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang yang menegaskan superioritas mereka dalam derbi.

Laga terakhir pada April 2025 berakhir 1-1 di kandang Arema, tetapi sebelum itu Persebaya Surabaya selalu tampil meyakinkan. Kemenangan 3-2 pada Desember 2024 hingga kemenangan 3-1 pada September 2023 menunjukkan stabilitas Green Force dalam duel sarat gengsi ini.

Namun, performa Persebaya Surabaya dalam lima laga terbaru justru naik-turun. Hanya satu kemenangan yang diraih ketika mengalahkan Persis Solo sedangkan tiga laga lainnya berakhir seri dan satu berujung kekalahan.

Letak masalah Persebaya Surabaya tampak pada efektivitas penyelesaian akhir serta lemahnya kontrol momentum. Konsistensi yang tidak stabil membuat tekanan publik Surabaya semakin besar.

Arema FC membawa modal lebih positif setelah mencatat dua kemenangan tandang melawan Semen Padang dan PSM Makassar. Meski demikian kekalahan dari Borneo FC dan Persija memperlihatkan pertahanan Singo Edan masih rapuh.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sedang mencari titik balik menuju papan atas. Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan akan mengurangi jarak dengan lima besar sekaligus meredakan tekanan terhadap Eduardo Perez.

Penempatan Malik sebagai playmaker menjadi sorotan karena ia bukan gelandang serang murni tetapi punya energi besar untuk menutup ruang dan membuka jalur serangan. Harapan Bonek tertuju pada kreativitas dan kegigihannya dalam mengalirkan bola.

Derbi Jawa Timur kali ini bukan sekadar duel dua klub besar, tetapi juga pertemuan dua situasi psikologis yang berbeda. Persebaya Surabaya ingin bangkit dari periode inkonsisten sedangkan Arema mencari bukti mereka sanggup menembus papan atas. Atmosfer di GBT diprediksi memanas sebab kedua kubu membawa beban masing-masing menuju fase penting musim ini.

Semua mata kini menunggu apakah prediksi susunan pemain versi Bonek bisa menjadi solusi kejutan yang memberi Persebaya Surabaya keunggulan.

Pertandingan ini akan menjadi panggung uji nyali, uji kualitas, dan uji mental bagi kedua belah pihak. Malik Risaldi sebagai playmaker adalah harapan baru yang mungkin menjadi pembeda di laga yang tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga harga diri Jawa Timur.

EDITOR: Hendra