JawaPos.com — Persija Jakarta tengah menikmati masa keemasan bersama Mauricio Souza yang membawa tim meraih lima kemenangan beruntun dan menyalip capaian Thomas Doll. Performa Macan Kemayoran kembali mencuri perhatian setelah mereka tampil dominan di berbagai aspek permainan dalam beberapa pekan terakhir.
Souza menunjukkan keyakinan penuh usai kemenangan 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan, Surakarta. “Kami lebih baik dari lawan sepanjang pertandingan,” ujarnya tegas pada sesi jumpa pers selepas laga.
Persija Jakarta sebenarnya sempat tertinggal pada babak pertama lewat tendangan bebas Ezra Walian, tetapi Souza menegaskan dominasi tidak pernah hilang.
“Tapi saya percaya Persija dari menit pertama itu lebih baik dalam pertandingan ini,” lanjutnya.
Ia bahkan menyoroti kondisi lapangan yang makin sulit dimainkan setelah gol Persik namun tetap menilai timnya lebih dominan.
“Setelah gol mereka itu lapangan tidak bisa lagi untuk kita bisa main dengan baik, tapi kami tetap lebih baik di dalam lapangan,” kata Souza.
Kemenangan itu memperpanjang tren positif menjadi lima kemenangan beruntun dan mengokohkan posisi Persija Jakarta di peringkat kedua klasemen sementara dengan 26 poin.
Performa stabil ini menjadi modal kuat jelang duel berikutnya melawan PSIM Yogyakarta pada 28 November.
Produktivitas Gol
Produktivitas Persija Jakarta melonjak drastis dengan catatan 12 gol dalam lima laga terakhir. Efektivitas ini menjadi bukti keberhasilan Souza meracik skema serangan yang lebih agresif dan langsung mengarah ke gawang.
Para pemain tampil lebih percaya diri dalam melakukan tekanan tinggi dan memaksimalkan setiap ruang yang tersedia. Pola serangan Persija Jakarta kini terlihat lebih variatif sehingga lebih sulit ditebak oleh lawan-lawannya.
Pertahanan Kukuh
Perbaikan juga tampak di lini pertahanan yang hanya kebobolan empat gol dalam lima pertandingan terakhir.
Kerapatan blok pertahanan dan koordinasi antarlini membuat Persija Jakarta lebih stabil dalam menghadapi momen-momen kritis.
Para bek bekerja lebih disiplin sementara gelandang bertahan mampu menjaga keseimbangan saat menghadapi tekanan.
Konsistensi ini membuat Persija Jakarta tidak mudah kehilangan fokus meski sempat tertinggal di beberapa pertandingan.
Tangguh di Kandang
Fakta lain yang menunjukkan perkembangan pesat Persija Jakarta adalah ketangguhan mereka di kandang. Dari lima pertandingan, Macan Kemayoran tidak pernah kalah dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Atmosfer kandang turut memberikan tekanan bagi lawan sekaligus energi tambahan bagi para pemain. Souza berhasil menjaga mental pemain tetap tenang dan fokus meski laga berlangsung ketat.
Sulit Kalah di Tandang
Di sisi lain, performa tandang Persija Jakarta juga mencuri perhatian karena tak satu pun dari tujuh laga berakhir imbang. Mereka meraih lima kemenangan dan dua kekalahan yang menandai karakter tim lebih mendominasi.
Catatan ini menunjukkan mentalitas baru yang lebih tegas dan berorientasi hasil, sesuatu yang sering hilang pada musim sebelumnya. Persija Jakarta tampil lebih berani mengambil inisiatif meski bermain jauh dari basis suporter.
Kalahkan Thomas Doll
Yang paling mencolok adalah perbandingan rata-rata poin antara Souza dan para pendahulunya. Dengan 64 persen atau 2,1 poin per laga hingga pekan ke-13, Souza berada di atas dua musim Thomas Doll dan era Angel Alfredo Pena.
Doll mencatat 59 persen atau 1,9 poin pada musim 2022/2023 lalu turun ke 35 persen atau 1,4 poin pada musim berikutnya.
Pena sempat memberikan stabilitas dengan 43 persen atau 1,6 poin tetapi tetap belum mampu menyamai efektivitas yang dibawa Souza.
Data ini menunjukkan Souza punya sentuhan berbeda dalam memaksimalkan kapasitas pemain yang membuat Persija Jakarta tampil lebih solid.
Ia berhasil memadukan struktur permainan yang tertata dengan keberanian mengambil risiko di momen yang tepat.
Kedigdayaan Persija Jakarta di tangan Souza kini menjadi cerita menarik yang memanaskan persaingan papan atas Super League.
Lima kemenangan beruntun, serangan yang makin tajam, dan pertahanan yang lebih rapi menandai lahirnya kembali identitas kuat Macan Kemayoran.
Dengan fondasi yang sudah terbentuk, Souza masih memiliki ruang untuk membawa Persija Jakarta menuju target yang lebih tinggi.
Konsistensi menjadi kata kunci yang saat ini mulai terlihat jelas dari cara Persija Jakarta bertanding di setiap laga.