← Beranda

Kekacauan di Akhir Pertandingan, Pelatih Persija Murka

Ardha Ihsan Asy'AriMinggu, 9 November 2025 | 20.56 WIB
Mauricio Souza optimistis Persija Jakarta curi poin di kandang Persebaya Surabaya. (I.League)
 

‎JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, terang-terangan menyesalkan keributan antara pemain timnya dan Arema FC di menit-menit akhir pertandingan tersebut.

‎Saking kesalnya, ia sampai murka dan meminta jika pertengkaran pemain berlangsung, mendingan jangan di lapangan, yang notabene menjadi wadah untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas.

‎"Kalau bertengkar jangan di dalam lapangan. Saya tidak ingin ada situasi seperti tadi," tuturnya seperti dikutip dari Antara.

‎Terlepas dari insiden kericuhan antar pemain tersebut, pelatih asal Brasil itu menilai kemenangan 1-2 Persija atas Singo Edan diraih berkat permainan klinis skuadnya di babak kedua.

‎"Di babak kedua kami lebih bagus dan bisa tampil klinis, sehingga menang," ujarnya lagi.

‎Souza tak menampik bahwa pada babak pertama para pemainnya mengalami kesulitan menembus pertahan Arema FC karena terlambat panas.

‎Padahal, di lini belakang tuan rumah sebenarnya banyak ruang yang bisa dibongkar habis-habisan oleh lini serangnya, tetapi hal tersebut tidak dilakukan karena terlalu fokus memainkan skema bola pendek.

‎Akibatnya, Arema FC justru mencuri gol terlebih dahulu lewat Valdeci Moreira pada menit ke-12, sedangkan Macan Kemayoran malah gagal memanfaatkan beberapa peluang.

‎Beruntung, perubahan yang dilakukan Souza dalam skema permainan di babak kedua membuat mereka sukses mencetak dua gol dan comeback untuk memenangkan pertandingan.

‎Di sisi lain, pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai kekalahan timnya dari Persija antara lain disebabkan kelelahan para pemainnya.

‎"Pertandingan ini sulit, waktu kami untuk persiapan tidak banyak karena setelah pulang dari Padang banyak pemain yang tidak 100 persen (mengalami kelelahan)," pungkas Marcos.

EDITOR: Edi Yulianto