← Beranda

Starting Line-up Persebaya Surabaya Lawan Persik Kediri Versi Bonek! Diego Mauricio Cuma Jadi Jimat

Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 7 November 2025 | 21.05 WIB
Diego Mauricio (kiri) masih dinantikan permainannya bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persik Kediri, Jumat (7/11/2025). (Persebaya Surabaya)
 

JawaPos.com — Starting line-up Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri jadi perbincangan panas jelang laga pekan ke-12 Super League 2025/2026. Fanbase Bonek merilis susunan pemain versi mereka dan menariknya nama Diego Mauricio hanya dianggap sebagai “jimat” bukan pilihan utama di lini depan.

Pertandingan Persik vs Persebaya Surabaya digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Jumat 7 November 2025 pukul 19.00 WIB.

Duel dua tim Jawa Timur ini disiarkan langsung di Indosiar dan Vidio sehingga atmosfer derbi tetap terasa meski tidak penuh suporter.

Persik tidak bisa tampil di Stadion Brawijaya dan kondisi itu dianggap mengurangi daya tekan mereka di kandang. Ditambah Macan Putih sedang dalam tren minor setelah gagal menang pada tiga laga terakhir.

Persebaya Surabaya datang dengan modal kemenangan atas Persis Solo pekan sebelumnya. Namun konsistensi skuad asuhan Eduardo Perez masih jadi tanda tanya besar karena lini pertahanan sudah kebobolan sembilan kali sejauh ini.

Musim lalu pertemuan kedua tim selalu berjalan panas dan dipenuhi gol. Persebaya Surabaya menang 4-1 saat menjadi tuan rumah, sedangkan Persik menahan imbang Green Force dengan skor 3-3 di kandang.

Di tengah situasi yang belum benar-benar stabil, Bonek menilai starting line up kali ini tidak akan banyak berubah. Mereka percaya coach Edu akan mempertahankan komposisi yang membawa tiga poin pada pekan sebelumnya.

Susunan pemain versi Bonek yang disampaikan fanbase @onlinepersebaya menggunakan formasi 4-3-3. Posisi kiper tetap dihuni Ernando Ari yang dianggap masih jadi benteng terakhir paling aman untuk Persebaya Surabaya.

Empat bek akan diisi Arief Catur, Dime Dimov, Rachmat Irianto, dan Dejan Tumbas. Nama Tumbas kembali dipasang di posisi fullback kiri karena dinilai tampil lebih stabil ketimbang opsi muda Tata.

Di lini tengah terdapat trio Toni Firmansyah, Milos Raickovic, dan Francisco Rivera. Kehadiran Rivera dan Raickovic dianggap penting untuk menjaga ritme sekaligus distribusi bola yang selama ini jadi kunci serangan Persebaya.

Sektor depan menjadi sorotan terbesar dalam prediksi ini. Tiga penyerang yang dipilih yaitu Bruno Moreira, Mihailo Perovic, dan Gali Freitas.

Ketiadaan nama Diego Mauricio dalam line up ini memunculkan banyak komentar.

Bagi sebagian Bonek, Diego tetap pemain penting hanya saja perannya lebih seperti pembeda saat tim buntu atau sekadar penggugah mental rekan setim dari bench.

“Diego dadi jimat kyok e ga tau di main o,” ujar salah satu Bonek.

Bruno dianggap masih perlu memperbaiki sikap bermain karena disebut terlalu egois dalam beberapa kesempatan. Namun kemampuannya menusuk dari sisi sayap tetap jadi ancaman utama untuk pertahanan Persik.

Gali Freitas diprediksi kembali tampil eksplosif seperti laga sebelumnya. Beberapa Bonek dengan penuh optimisme bahkan memprediksi Gali bakal mencetak brace dan membawa Green Force menang besar.

Perhatian juga tertuju pada Perovic yang dinilai mulai menunjukkan peran penting sebagai striker target.

“Seng patut ta syukuri iku performane perovic dimatch lawan solo mulai terlihat perannya 2 gol persebaya kmrn ada andil perovic. Dia mulai bs jd striker pantul buat rekannya pergerakannya kmrn mulai ok,” ujar salah satu Bonek.

“Dan nek g salah y iki menurut pandanganku baru lawan solo wingi perovic lmyn menonjol perannya coba d koreksi klo salah. Mugo mkin meningkat performane semangat.”

Pada laga kontra Persis Solo, ia tampil lebih hidup, mampu menjadi pemantul bola, dan terlibat dalam proses dua gol Persebaya.

Performa Perovic dianggap mulai stabil setelah sebelumnya sering mendapat kritik soal kontribusinya dalam serangan.

Bonek berharap konsistensi ini berlanjut agar lini depan Persebaya lebih efektif dan tidak terlalu bergantung pada improvisasi individu.

Sementara itu, sektor bek kiri masih menyisakan harapan agar Tumbas bisa terus berkembang. Ada pandangan yang menyebut Tata masih belum matang sehingga menit bermain Tumbas saat ini dinilai langkah yang tepat.

Meski begitu, laga melawan Persik tetap bukan pertandingan mudah. Kondisi Persik yang tertekan bisa justru memunculkan motivasi tambahan untuk bangkit di hadapan publik sendiri.

Persebaya harus tampil fokus sejak menit awal, terutama di lini belakang yang rawan kehilangan fokus pada fase transisi.

Jika kesalahan kecil kembali terjadi, Persebaya bisa mengulang masalah yang sama seperti pekan-pekan sebelumnya.

Namun jika semua komponen berjalan sesuai rencana, Persebaya punya peluang besar mencuri poin penuh. Key-nya ada pada efektivitas serangan dan kemampuan bertahan dengan lebih tenang.

Bonek menyambut laga ini dengan optimisme penuh. Mereka percaya komposisi tim versi ini adalah yang paling tepat untuk menatap laga penting di Gresik.

Dengan kondisi tim yang naik-turun, dukungan moral dari suporter jadi energi tambahan. Meski tidak bisa hadir penuh di stadion, atmosfer dukungan tetap terasa di lini masa dan ruang digital.

Persebaya datang bukan hanya untuk bermain, tetapi untuk mengamankan momentum agar tidak terjebak lagi dalam inkonsistensi.

Semua mata tertuju pada bagaimana Green Force mengeksekusi rencana taktik dan memaksimalkan performa pemain yang sedang naik.

Dan bagi Bonek, ini bukan sekadar laga biasa. Ini adalah harga diri, kebanggaan, dan pertaruhan identitas Surabaya.

EDITOR: Edi Yulianto