← Beranda

Resmi! Starting Line Up Persebaya Surabaya Hadapi Persis Solo, Mihailo Perovic Starter

Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 3 November 2025 | 01.27 WIB
Mihailo Perovic akan jadi tumpuan Persebaya Surabaya hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akhirnya mengumumkan susunan pemain utama untuk laga penting melawan Persis Solo di lanjutan Super League 2025/2026. Dalam daftar starter tersebut, pelatih Eduardo Perez memutuskan menurunkan penyerang asal Montenegro, Mihailo Perovic, sejak menit awal.

Keputusan ini menjadi sorotan karena Perovic selama beberapa laga terakhir kerap memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Kini, kepercayaan penuh diberikan agar lini depan Green Force lebih tajam dan produktif di depan gawang.

Persebaya Surabaya memang sedang menghadapi situasi sulit dalam hal mencetak gol.

Dari delapan pertandingan, tim kebanggaan Arek-arek Suroboyo itu baru mampu membukukan sembilan gol, jumlah yang paling sedikit di antara penghuni papan tengah klasemen.

Produktivitas seret ini membuat Persebaya Surabaya tertahan di peringkat kesepuluh klasemen sementara.

Lebih menyakitkan lagi, mereka belum pernah merasakan kemenangan dalam tiga laga terakhir meski tampil cukup dominan dalam penguasaan bola.

Sebagai pembanding, Arema FC yang berada satu tingkat di atas Persebaya Surabaya sudah mencetak 14 gol dari sembilan pertandingan.

Sementara Persib Bandung yang duduk di posisi kelima telah melesakkan 13 gol dan hanya kebobolan enam kali.

Perbedaan mencolok tersebut menjadi alarm bagi Eduardo Perez untuk segera melakukan pembenahan total.

Fokus utama diarahkan pada penyelesaian akhir dan koordinasi pertahanan agar tim lebih seimbang antara menyerang dan bertahan.

Eduardo mengaku telah meningkatkan intensitas latihan jelang duel kontra Persis. Dalam sepekan terakhir, tim menjalani dua kali sesi latihan setiap hari untuk memperbaiki detail kecil yang selama ini menjadi kendala.

“Melalui hasil evaluasi pertandingan sebelumnya, setiap harinya kami melakukan latihan yang spesifik. Kami berusaha menjalani latihan sepanjang minggu ini dengan maksimal,” ujar Eduardo.

Ia menegaskan seluruh pemain menjalani program latihan dengan semangat tinggi untuk mengakhiri tren negatif.

Latihan difokuskan pada dua aspek, yaitu finishing dan transisi bertahan. Sang pelatih ingin memastikan setiap peluang yang tercipta bisa dikonversi menjadi gol, sekaligus menjaga gawang agar tidak mudah kebobolan.

Selain itu, sesi latihan juga digunakan untuk mematangkan skema permainan sesuai kebutuhan laga menghadapi Persis.

Menurut Eduardo, latihan kali ini benar-benar diarahkan agar pola yang diinginkan bisa berjalan efektif di pertandingan.

Kabar baiknya, lawan yang akan dihadapi Persebaya Surabaya sedang tidak dalam kondisi terbaik.

Persis Solo hanya mampu meraih satu kemenangan sepanjang kompetisi, itu pun terjadi pada laga pembuka ketika menundukkan Madura United pada 9 Agustus lalu.

Sejak saat itu, performa Laskar Sambernyawa menurun drastis dengan serangkaian hasil imbang dan kekalahan.

Momentum tersebut harus dimanfaatkan Persebaya Surabaya untuk kembali ke jalur kemenangan di depan pendukung sendiri.

Eduardo menegaskan anak asuhnya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Bermain di kandang dengan dukungan Bonek di tribun, kemenangan menjadi harga mati demi memperbaiki posisi klasemen.

"Kami berlatih finishing dan bertahan berkali-kali. (Jelang lawan Persis) latihan lebih ke skema permainan yang kami inginkan untuk pertandingan terdekat," tambahnya.

Secara komposisi, Persebaya Surabaya tampil dengan susunan terbaik yang memadukan pengalaman dan semangat muda. Ernando Ari tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar berkat konsistensinya menjaga gawang tim.

Di lini belakang, kuartet Arief Catur, Dime Dimov, Rachmat Irianto, dan Dejan Tumbas akan bekerja sama menjaga kedisiplinan pertahanan. Kombinasi pemain lokal dan asing ini diharapkan mampu menahan agresivitas serangan Persis.

Sektor tengah akan dikomandoi Milos Raickovic bersama dua gelandang enerjik, Toni Firmansyah dan Francisco Rivera. Ketiganya diandalkan untuk mengatur tempo permainan sekaligus menopang serangan dari sayap dan lini depan.

Untuk urusan mencetak gol, Persebaya Surabaya menurunkan trio berbahaya Gali Freitas, Mihailo Perovic, dan Bruno Moreira.

Perovic yang menjadi starter diharapkan bisa menambah variasi serangan dan memecah kebuntuan di kotak penalti lawan.

Kehadiran Perovic sejak awal pertandingan juga memberikan sinyal perubahan strategi dari Eduardo. Pelatih asal Spanyol itu ingin lini depan lebih agresif dan langsung menekan sejak menit pertama demi mencetak gol cepat.

Gali Freitas yang dikenal eksplosif dari sisi sayap akan menjadi tumpuan dalam membuka ruang. Sementara Bruno Moreira tetap menjadi ancaman utama dengan kecepatan dan naluri gol tinggi yang kerap menyulitkan lawan.

Dengan kombinasi ini, Persebaya Surabaya diharapkan mampu tampil lebih tajam dan efisien di depan gawang. 

Dukungan penuh suporter menjadi energi tambahan agar tim bisa tampil maksimal dan mengakhiri catatan tanpa kemenangan.

Laga melawan Persis bukan sekadar pertandingan biasa bagi Persebaya Surabaya.

Ini menjadi ujian mental sekaligus kesempatan besar untuk membangkitkan kembali kepercayaan diri tim setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir.

Semangat juang dan determinasi tinggi akan menjadi kunci bagi Green Force untuk kembali menorehkan hasil positif.

Jika skema permainan berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin Persebaya Surabaya akhirnya bisa meraih tiga poin yang sudah lama dinanti.

Starting XI Persebaya Surabaya vs Persis Solo:

Kiper: Ernando Ari

Bek: Arief Catur, Dime Dimov, Rachmat Irianto, Dejan Tumbas

Gelandang: Milos Raickovic, Toni Firmansyah, Francisco Rivera

Penyerang: Gali Freitas, Mihailo Perovic, Bruno Moreira

EDITOR: Hendra