← Beranda

Curhat Bruno Moreira Jelang Laga ke-100 Bersama Persebaya Surabaya! Mengenang Masa-Masa Krisis #BrunoOut

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 1 November 2025 | 23.16 WIB
Bruno Moreira siap rayakan laga ke-100 bersama Persebaya Surabaya saat hadapi Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
 

JawaPos.com — Bruno Moreira punya alasan kuat menatap laga melawan Persis Solo dengan emosi campur aduk. Pertandingan Minggu (2/11/2025) di Stadion Gelora Bung Tomo bukan sekadar laga lanjutan Super League 2025/2026, tapi momen bersejarah bagi sang winger asal Brasil yang akan mencatatkan penampilan ke-100 bersama Persebaya Surabaya.

Tiga laga tanpa kemenangan membuat atmosfer di ruang ganti Green Force terasa berat.

Namun bagi Bruno, momen ini justru membuka ruang refleksi tentang perjalanan panjangnya bersama klub kebanggaan Kota Pahlawan, dari masa-masa terpuruk hingga kembali menjadi andalan publik Bonek.

“Ya, ini pertandingan yang sangat istimewa, karena saya ingat saat pertama kali datang dan bermain di sini, hasilnya tidak baik,” ucap Bruno, Sabtu (1/11/2025).

Ia masih ingat jelas bagaimana debutnya di Persebaya Surabaya justru dibanjiri kritik tajam dari suporter sendiri.

Tagar #BrunoOut sempat menggema di kolom komentar media sosial. Banyak fans kecewa pada performanya di awal musim, namun bagi Bruno, kritik itu bukan alasan untuk menyerah.

“Banyak suporter mengkritik saya di Instagram, tapi itu membuat saya semakin kuat secara mental dan fisik. Saya bekerja lebih keras,” lanjutnya dengan nada tegas.

Kalimat sederhana itu menggambarkan betapa keras perjuangannya untuk kembali mendapatkan tempat di hati Bonek.

Kini, setelah hampir dua tahun berseragam hijau, Bruno justru menjadi simbol ketekunan dan dedikasi di skuad Green Force.

Ia bukan sekadar pemain asing yang datang dan pergi, tapi sosok yang benar-benar mencintai klub ini dengan sepenuh hati.

“Sekarang mencapai pertandingan ke-100, ini sangat spesial bagi saya,” ujarnya. “Persebaya membuka pintu saya tentang Indonesia, dan saya sangat bersyukur kepada klub serta orang-orang yang bekerja di sini.”

Di balik kalimat itu, tersimpan kisah transformasi luar biasa seorang pemain yang sempat diragukan, kini menjadi tumpuan harapan di tengah masa sulit tim.

Bruno mengaku, laga ke-100 ini bukan hanya tentang rekor pribadi, tapi tentang kebangkitan seluruh tim Persebaya Surabaya.

“Saya berharap bisa menang, terutama karena ini pertandingan ke-100 saya,” kata pemain berusia 26 tahun itu. “Kita harus menang untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri, bagi para pemain dan staf.”

Persebaya Surabaya memang sedang dalam periode yang tidak mudah.

Dari tiga laga terakhir, mereka hanya meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan, membuat posisi tim melorot ke peringkat 10 klasemen sementara dengan 11 poin dari delapan pertandingan.

Kondisi ini memicu tekanan besar, terutama dari para pendukung fanatik yang selalu menuntut kemenangan di setiap laga.

Namun dukungan penuh Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat juang tim.

Bruno pun tak menampik betapa pentingnya energi dari tribun hijau itu. Ia tahu, ketika ribuan Bonek menyanyikan dukungan, semangat para pemain bisa berlipat ganda.

“Kami butuh dukungan mereka, seperti biasanya,” ujarnya singkat.

Pemain kelahiran Cajamar, Brasil, 8 April 1999 itu kini menjadi top skor Persebaya musim ini dengan tiga gol dan satu assist hingga pekan ke-10 Super League 2025/2026.

Statistik itu mungkin tak spektakuler, tapi kontribusinya jauh melampaui angka di atas kertas.

Sejak bergabung pada 1 Juli 2023, Bruno tumbuh menjadi sosok yang konsisten dan mampu menulari semangat positif kepada rekan-rekannya.

Tak hanya tajam di sisi sayap kiri, pemain berkaki dominan ganda ini juga kerap menjadi motor serangan dari lini tengah.

Bruno masih terikat kontrak hingga 30 April 2026, setelah memperpanjang masa baktinya pada 19 April 2024 lalu.

Nilai pasarnya kini mencapai Rp 6,52 miliar, menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain paling berharga di skuad Persebaya Surabaya.

Meski demikian, bagi Bruno, nilai di atas bukan ukuran utama. Baginya, yang paling penting adalah memberikan kontribusi nyata di lapangan dan membayar kepercayaan yang sudah diberikan oleh klub serta suporter.

Sementara di kubu lawan, Persis Solo datang ke Surabaya dengan ambisi memperbaiki performa setelah dua laga tanpa kemenangan.

Namun Persebaya Surabaya tak ingin menjadi korban kebangkitan mereka, terlebih saat momen spesial untuk Bruno Moreira datang tepat di depan mata.

Bagi Bonek, laga melawan Persis bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah ujian kesetiaan dan pembuktian klub kebanggaan mereka masih punya nyala semangat yang tak padam meski diterpa hasil buruk.

Dan bagi Bruno Moreira, laga ke-100 bersama Persebaya Surabaya akan menjadi panggung emosional.

Dari masa-masa kelam saat diteriaki #BrunoOut hingga kini dielu-elukan publik Gelora Bung Tomo, perjalanan ini adalah bukti nyata kerja keras dan cinta tulus pada klub bisa mengubah segalanya.

Jika mampu menuntaskan laga ini dengan kemenangan, Bruno bukan hanya menorehkan catatan ke-100 dalam kariernya di Surabaya, tapi juga menulis bab baru tentang kebangkitan Persebaya Surabaya.

Sebuah momen yang mungkin tak akan terlupakan, baik bagi dirinya maupun ribuan Bonek yang akan kembali bernyanyi dari tribun hijau.

EDITOR: Edi Yulianto