← Beranda

Kondisi Terbaru Koko Ari! Diragukan Tampil Bela Persebaya Surabaya Lawan Persis Solo

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 1 November 2025 | 02.18 WIB
Koko Ari jalani latihan bersama Persebaya Surabaya jelang jamu Persis Solo, Minggu (2/11/2025). (Persebaya Surabaya)
 

JawaPos.com — Kondisi Koko Ari Araya masih menjadi tanda tanya besar jelang laga penting Persebaya Surabaya menghadapi Persis Solo. Bek kanan andalan Green Force itu diragukan tampil karena masih dalam proses penyembuhan cedera yang membuatnya absen sejak awal musim.

Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez mengungkapkan Koko Ari belum sepenuhnya pulih dan masih menunggu lampu hijau dari tim medis. Meski kemajuannya positif, keputusan akhir tetap berada di tangan dokter klub.

“Koko Ari masih proses penyembuhan. Kami sangat senang dengan kemajuannya, tapi kami menunggu keputusan dokter,” ujar Eduardo.

Pemain berusia 25 tahun itu memang baru bergabung kembali dengan Persebaya pada 1 Juli 2025 setelah semusim bersama Madura United.

Cedera parah yang dialaminya musim lalu menjadi penyebab utama absensinya sejauh ini.

Koko belum bermain sama sekali hingga pekan ke-10 Liga 1 2025/2026, padahal sempat menjadi salah satu fullback kanan paling konsisten di kompetisi Tanah Air.

Kehadirannya jelas sangat dinantikan publik Surabaya. Kecepatan, determinasi, dan daya jelajahnya di sisi kanan menjadi senjata utama Persebaya Surabaya dalam membangun serangan dan memperkuat pertahanan.

Namun, situasi skuad saat ini membuat Eduardo Perez harus berpikir keras. Persebaya Surabaya tengah dilanda krisis pemain belakang menjelang bentrok kontra Persis di Stadion Gelora Bung Tomo.

Risto Mitrevski masih menjalani pemulihan cedera, sementara Leo Lelis dan Mikael Tata harus absen akibat hukuman kartu merah. Kondisi tersebut memaksa Eduardo melakukan rotasi besar di lini pertahanan.

“Saya akan lakukan rotasi, namun saya tidak tahu siapa yang akan bermain sampai hari terakhir. Tapi kami punya skuad yang bagus dan pemain yang siap menutupi posisi yang kosong,” tegas pelatih asal Spanyol itu.

Latihan intensif pun terus digenjot untuk menjaga ritme permainan tim. Bruno Moreira dan rekan-rekan tampak fokus mematangkan taktik, terutama dalam transisi bertahan dan penempatan posisi.

Di tengah situasi sulit ini, kehadiran Koko Ari sejatinya bisa menjadi solusi. Namun, risiko memaksakan tampil saat belum 100 persen fit bisa berakibat fatal bagi sang pemain maupun tim.

Koko dikenal sebagai pemain yang selalu tampil ngotot di lapangan.

Sejak debut bersama Persebaya Surabaya pada musim 2018/2019, ia sudah tampil sebanyak 42 kali di Liga 1 bersama Green Force, dengan catatan menit bermain mencapai 2.730 menit.

Selama memperkuat Madura United musim lalu, Koko juga menjadi pilihan utama di posisi bek kanan. Ia mencatatkan 24 penampilan di Super League musim 2024/2025 dengan kontribusi satu assist dan enam kartu kuning.

Musim sebelumnya, performanya bahkan lebih stabil dengan 29 penampilan dan dua assist di Liga 1 2023/2024. Statistik itu menegaskan betapa pentingnya peran Koko di setiap klub yang ia bela.

Kini, Persebaya Surabaya berharap proses pemulihan sang pemain bisa lebih cepat agar segera kembali merumput. Meskipun begitu, tim pelatih tidak ingin terburu-buru karena kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama.

Di sisi lain, laga melawan Persis Solo menjadi ujian berat bagi Persebaya Surabaya yang kini menempati posisi ke-10 klasemen sementara dengan 11 poin.

Tim tamu datang dengan motivasi tinggi meski berada di peringkat ke-17 dengan 8 poin.

Secara statistik, Persebaya Surabaya unggul dalam lima pertemuan terakhir dengan empat kemenangan atas Persis.

Namun Eduardo menegaskan, keunggulan head-to-head tak menjamin kemenangan karena lawan juga tengah berjuang bangkit setelah kalah dari Persib Bandung.

Ia berharap dukungan penuh Bonek bisa menjadi energi tambahan untuk tim tampil maksimal.

Meski banyak pemain absen, semangat di ruang ganti Persebaya Surabaya tetap tinggi. Para pemain muda siap diberi kepercayaan jika rotasi besar benar-benar dilakukan di lini belakang.

Pertandingan ini diyakini akan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan. Persebaya Surabaya ingin kembali ke jalur positif, sementara Persis berambisi keluar dari zona merah.

Bagi Koko Ari, laga ini bisa menjadi momentum comeback jika kondisinya memungkinkan. Namun, jika belum siap, publik Surabaya tampaknya harus sedikit lebih sabar menunggu kembalinya sang idola ke lapangan.

Dengan kontrak hingga Mei 2028, Koko masih punya waktu panjang untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama Green Force.

Kini, semua mata tertuju pada perkembangan terakhirnya menjelang laga melawan Persis Solo.

Jika akhirnya absen, Koko tetap diyakini akan hadir di stadion untuk memberi dukungan langsung kepada rekan setimnya.

Sebab bagi pemain kelahiran Surabaya ini, membela Persebaya Surabaya bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati.

EDITOR: Edi Yulianto