JawaPos.com - AS Trencin ternyata sudah jatuh cinta dengan talenta pemain muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, sejak lama. Tepatnya sejak sang gelandang masih memperkuat Persebaya Surabaya.
AS Trencin menjadi klub baru seorang Marselino Ferdinan. Pemilik dua gelar Liga Slovakia itu mendatangkan Marselino dengan status pinjaman dari Oxford United FC hingga akhir musim 2025/2026.
Kedatangan Marselino Ferdinan pun sudah sangat ditunggu-tunggu AS Trencin. Sebab pemain berusia 21 tahun itu ternyata telah lama jadi buruan klub tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Olahraga AS Trencín, Andrej Žáčik. Dia menyebut bahwa Marselino Ferdinan adalah salah satu talenta berbakat di Indonesia, bahkan Asia.
"Dia adalah talenta luar biasa di sepak bola Indonesia dan Asia. Kami sudah tertarik padanya bahkan sebelum ia bergabung dengan Belgia," kata Andrej Žáčik dalam laman resmi AS Trencin, dipetik Minggu (21/9).
Sebelum bergabung dengan Oxford United, Marselino Ferdinan memang sempat membela klub Belgia. Yakni KMSK Deinze pada 2023, yang merupakan karier pertamanya di luar negeri setelah meninggalkan Persebaya Surabaya.
Namun, karier Marselino Ferdinan terbilang stagnan dan mandek. Dia jarang dapat kesempatan bermain di KMSK Deinze. Ia cuma mencatatkan tujuh penampilan dengan jumlah menit bermain sebanyak 134 menit.
Marselino kemudian direkrut Oxford United FC pada 2024. Tapi kesempatan tampil masih minim. Ia lebih sering main di tim mudanya dan cuma bermain sebanyak dua kali saja.
"Perkembangannya dalam beberapa tahun terakhir belum ideal. Kami akan berusaha membantunya berkembang lagi," kata Žáčik.
Namun Marselino Ferdinan sampai saat ini belum juga bergabung dengan tim AS Trencin. Žáčik menyebut ada masalah administrasi yang harus diselesaikan agar sang gelandang bisa ikut latihan.
"Dalam beberapa hari ke depan, formalitas administrasi harus diselesaikan dan ia akan bergabung dengan tim," ungkap Žáčik.
Žáčik juga mengatakan bahwa AS Trencin nantinya tak ingin menaruh beban dan ekspektasi tinggi kepada Marselino. Menurutnya, Lino butuh waktu beradaptasi terlebih dahulu.
"Ia akan membutuhkan ruang untuk beradaptasi, jadi kami tidak bisa terlalu berharap padanya dalam beberapa minggu pertama," katanya.
"Semuanya tergantung padanya bagaimana ia memanfaatkan kesempatan yang diberikan," pungkasnya.