← Beranda

Hanya Jakmania dan Bonek yang Bisa! 6 Musim Rekor Penonton Terbanyak Dipegang Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 21 Agustus 2025 | 19.13 WIB
Koreo persaudaraan suporter Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta, Bonek dan Jakmania. (Media Persebaya)
 

JawaPos.com — Hanya Jakmania dan Bonek yang bisa mencatatkan sejarah luar biasa di sepak bola Indonesia. Sejak era Liga 1 (kini bernama Super League) bergulir pada 2017, hanya Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya yang mendominasi rekor jumlah penonton terbanyak di stadion.

Atmosfer stadion ketika kedua klub ini bermain seolah berbeda dari yang lain. Sorakan, koreografi, hingga lautan manusia menjadi bukti nyata loyalitas suporter yang tak tertandingi di tanah air.

Berdasarkan data @goalmedia.co, enam musim dengan penonton terbanyak hanya dikuasai dua klub ini.

Persebaya Surabaya membuka catatan pada musim 2017/2018 dengan total 485.104 penonton, angka yang sulit disaingi klub lain di Indonesia.

Musim berikutnya giliran Persija Jakarta yang menguasai dengan 413.448 penonton sepanjang 2018/2019. Atmosfer SUGBK yang penuh warna oranye kala itu menjadi pemandangan rutin setiap laga Macan Kemayoran.

Pada musim 2019/2020 yang terhenti karena pandemi, Persebaya Surabaya tetap mencatat angka fantastis 62.227 penonton. Meski tidak sebesar musim sebelumnya, kehadiran Bonek tetap konsisten memenuhi stadion.

Setelah vakum pandemi, Persija Jakarta kembali mencatat dominasi dengan 303.015 penonton di musim 2022/2023. Angka itu menunjukkan gairah Jakmania tak pernah surut meski kompetisi sempat lumpuh total.

Musim 2023/2024, Persija Jakarta semakin kokoh dengan 295.095 penonton. Loyalitas Jakmania terbukti konsisten dan mampu mempertahankan dominasi di tengah perubahan format kompetisi.

Terbaru pada musim 2024/2025, Persija Jakarta masih jadi raja penonton dengan catatan 262.035. Data ini menegaskan hanya Jakmania dan Bonek yang benar-benar mampu menjaga tradisi hadir masif di stadion.

Suasana di kolom komentar akun Instagram @goalmedia.co juga ramai dengan pujian untuk dua suporter ini. Banyak yang menyebut Jakmania dan Bonek adalah simbol loyalitas, fanatisme, dan kebanggaan suporter Indonesia.

“Persija,” tulis salah satu netizen. Komentar lain menegaskan, “Cuma bonjak supporter loyal dan fanatik,” menggambarkan betapa keduanya punya ikatan kuat dengan klub masing-masing.

Banyak pula yang mengingat euforia Bonek pada 2017 ketika Persebaya baru kembali ke kasta tertinggi. “2017 memang kandang maupun away full bonek soale tahun pertama naik liga eforia e gedee,” ujar salah satu pendukung.

Tak sedikit pula yang menyebut keduanya sebagai suporter terbaik di Indonesia. “Gak heran sih, bonek thejack, suporter terbaik indonesia 1927x1928,” begitu komentar yang ramai disukai.

Jika ditelusuri lebih jauh dari data Transfermarkt, rekor pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak pun didominasi Persija Jakarta.

Dari 10 laga dengan penonton terbanyak sejak 2017, semuanya dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Puncaknya terjadi pada 10 Juli 2019 ketika Persija Jakarta menjamu Persib Bandung. Laga panas penuh rivalitas itu disaksikan langsung 70.152 pasang mata, sebuah angka yang memecahkan rekor di era Liga 1.

Tak kalah bersejarah, laga Persija Jakarta melawan Mitra Kukar pada 9 Desember 2018 juga dipenuhi 68.873 penonton. Pertandingan itu semakin spesial karena menentukan langkah Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 musim tersebut.

Atmosfer luar biasa juga hadir saat Persija Jakarta melawan Arema FC pada 31 Maret 2018 dengan 62.273 penonton. Stadion terasa bergetar karena nyanyian Jakmania menggema tanpa henti sepanjang laga.

Pada 20 November 2018, Persija Jakarta menghadapi Persela Lamongan dengan 60.590 penonton. Catatan itu kembali membuktikan SUGBK selalu penuh warna oranye setiap kali Macan Kemayoran bermain.

Laga terbaru yang juga mencatat angka fantastis adalah saat Persija Jakarta melibas PSS Sleman 5-0 pada 15 April 2023. Pertandingan tersebut dihadiri 60.134 penonton yang memenuhi tribun hingga penuh sesak.

Selain itu, duel klasik antara Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya juga tak pernah sepi penonton.

Pada 30 Juli 2023, tercatat 55.103 penonton hadir, sedangkan pertemuan 17 Desember 2019 menyedot 53.860 suporter ke stadion.

Laga seru Persija Jakarta dan Arema juga mencatat 51.230 penonton pada 3 Agustus 2019. Bahkan laga kontra Borneo FC pada 1 Maret 2020 masih dihadiri 50.826 orang meski kompetisi sempat terancam pandemi.

Dominasi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya dalam hal jumlah penonton jelas bukan kebetulan. Keduanya memiliki basis suporter yang militan, fanatik, dan selalu siap mendukung tim dalam kondisi apa pun.

Tidak heran jika Jakmania dan Bonek disebut sebagai aset besar sepak bola Indonesia. Loyalitas mereka menjadi contoh sepak bola bukan sekadar hiburan, melainkan identitas dan kebanggaan.

Super League 2025/2026 pun dipastikan akan kembali jadi panggung loyalitas kedua suporter ini. Pertanyaannya, mampukah klub lain menyaingi dominasi Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya dalam hal jumlah penonton?

EDITOR: Edi Yulianto