JawaPos.com—Pekan perdana Super League 2025/2026 langsung menghadirkan drama, kejutan, dan catatan unik, yang mencuri perhatian. Laga kandang Persebaya Surabaya bahkan ternodai setelah takluk dari tamunya, PSIM Jogjakarta, dalam duel panas di Stadion Gelora Bung Tomo.
Persaingan di pekan pertama ini diwarnai banyak hasil tak terduga, termasuk tumbangnya beberapa tim besar di kandang sendiri. Tidak hanya itu, sederet rekor dan catatan menarik ikut lahir, menandai awal musim yang penuh kejutan.
Fakta pertama, sebanyak lima tim tuan rumah gagal meraih kemenangan di laga pembuka. Persebaya Surabaya kalah 0-1 dari PSIM, Dewa United menyerah 1-3 dari Malut United, dan Madura United takluk 1-2 dari Persis Solo di hadapan pendukung sendiri.
Sementara itu, dua tim lainnya, PSM Makassar dan Bali United, hanya mampu bermain imbang. PSM ditahan Persijap Jepara 1-1, sedangkan Bali United harus puas berbagi poin dengan Persik Kediri lewat skor yang sama.
Fakta kedua, ada empat tim yang sukses menjaga gawangnya tetap perawan di pekan pembuka. Mereka adalah PSIM, Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta, yang sama sekali belum kebobolan.
Catatan clean sheet ini menunjukkan solidnya lini belakang keempat tim tersebut sejak awal musim. Pertahanan yang kokoh jelas menjadi modal penting untuk bersaing di papan atas Super League.
Fakta ketiga, Arema FC menjadi penyelamat muka tim-tim Jawa Timur. Dari empat wakil Jatim, hanya Singo Edan yang meraih kemenangan di pekan pertama.
Arema FC tampil garang saat mengalahkan PSBS Biak 4-1 di Stadion Kanjuruhan. Sekaligus menjadi laga dengan jumlah gol terbanyak pekan ini. Sementara Persik hanya mampu menahan imbang Bali United, dan Persebaya Surabaya serta Madura United justru kalah di kandang.
Fakta keempat, Dalberto mencetak hattrick pertama musim ini. Penyerang asal Brasil milik Arema FC itu memborong tiga gol ke gawang PSBS Biak, menjadi bintang lapangan yang tak terbantahkan.
Pemain kedua yang paling subur adalah Allano Bendon dari Persija Jakarta dengan torehan dua gol. Selain itu, empat pemain lokal juga ikut mencatatkan namanya di papan skor, yakni Victor Dethan, Rizky Ridho, Febri Haryadi, dan Yakob Sayuri.
Fakta kelima, laga Persija Jakarta kontra Persita Tangerang menjadi pertandingan dengan jumlah penonton terbanyak pekan ini. Duel di Stadion Internasional Jakarta disaksikan 29.153 penonton yang memadati tribun.
Sebaliknya, Dewa United menjadi tim dengan jumlah penonton paling sedikit. Laga mereka melawan Malut United di Stadion Internasional Banten hanya dihadiri 1.967 penonton, meski pertandingan berlangsung cukup sengit.
Fakta keenam, Bhayangkara FC menjadi satu-satunya tim promosi yang kalah di pekan pembuka. The Guardian menyerah tipis 0-1 dari Borneo FC meski memberikan perlawanan ketat.
Dua tim promosi lainnya justru tampil mengejutkan. PSIM menang atas Persebaya Surabaya, sedangkan Persijap Jepara mampu mencuri poin di markas PSM Makassar.
Fakta ketujuh, Hendri Susilo menjadi satu-satunya pelatih lokal yang meraih kemenangan pada pekan pertama. Arsitek Malut United itu sukses membawa timnya menaklukkan Dewa United dengan skor 3-1 di kandang lawan.
Kemenangan tersebut menjadi pembuktian pelatih lokal masih mampu bersaing di tengah dominasi juru taktik asing di Super League. Prestasi ini pun kian membanggakan mengingat Malut United adalah tim debutan musim ini.
Pekan pertama Super League 2025/2026 sudah menjadi gambaran betapa ketat dan tidak terduganya persaingan musim ini. Tim besar belum tentu aman di kandang, tim promosi bisa saja mencuri poin, bahkan menciptakan kejutan besar.
Dengan sejumlah catatan menarik yang lahir di awal musim, atmosfer kompetisi semakin panas. Publik tentu menantikan apakah tren kejutan ini akan terus berlanjut pada pekan-pekan berikutnya, atau justru peta kekuatan mulai terlihat jelas.