← Beranda
Prediksi Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta di Super League 2025/2026, Duel Magis Nakhoda Baru di GBT!
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 8 Agustus 2025 | 14.28 WIB
Adu taktik Eduardo Perez vs Jean-Paul Van Gastel akan tersaji di laga Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta. (Media Persebaya/PSIM)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya akan memulai petualangan di Super League 2025/2026 dengan tantangan langsung dari PSIM Yogyakarta. Pertandingan pekan perdana ini digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat malam (8/8/2025) pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung Indosiar serta Vidio.

Musim baru ini menghadirkan cerita berbeda bagi kedua tim karena sama-sama berganti nakhoda. Persebaya Surabaya kini dipimpin duet pelatih Eduardo Perez dan Shin Sang-gyu yang sebelumnya terlibat dalam proyek Timnas Indonesia.

Eduardo Perez membawa reputasi sebagai pelatih yang piawai meracik permainan agresif namun tetap terstruktur. Sementara Shin Sang-gyu dikenal dengan ketelitian dalam analisis permainan dan pembentukan fisik pemain.

PSIM juga melakukan perombakan besar di bangku pelatih. Jean-Paul Van Gastel, yang berpengalaman di Belanda, kini dipercaya menjadi pelatih kepala menggantikan posisi Erwan Hendarwanto yang turun menjadi asisten.

Van Gastel membawa filosofi sepak bola modern dengan intensitas tinggi. Target utamanya adalah membuat PSIM cepat beradaptasi dengan kerasnya kompetisi kasta tertinggi.

Pertemuan ini menjadi spesial karena Persebaya Surabaya dan PSIM terakhir kali berjumpa di laga uji coba 2022 lalu. Saat itu Green Force menang tipis 1-0, namun kondisi tim saat ini sudah jauh berbeda.

3 Pertemuan Terakhir Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta

17/07/2022 Persebaya 1-0 PSIM Yogyakarta
16/08/2017 Persebaya 2-1 PSIM Yogyakarta
18/05/2017 PSIM Yogyakarta 1-1 Persebaya

Persebaya Surabaya datang ke laga ini dengan modal pramusim yang cukup stabil. Mereka menutup persiapan dengan kemenangan 1-0 atas PSS Sleman setelah sebelumnya menahan Persik Kediri 2-2.

5 Laga Terakhir Persebaya Surabaya

19/07/2025 Persebaya Surabaya 1-0 PSS Sleman
16/07/2025 Persik Kediri 2-2 Persebaya Surabaya
09/07/2025 Football West 0-2 Persebaya Surabaya
23/05/2025 Persebaya Surabaya 1-3 Bali United
18/05/2025 Borneo FC 1-1 Persebaya Surabaya

Baca Juga: Sang Tokoh Berpengaruh! 5 Weton Ini Punya Takdir Jadi Pemimpin Besar Kata Primbon Jawa

Kehadiran Bruno Moreira dan Francisco Rivera menjadi senjata utama tim tuan rumah. Keduanya sudah memahami atmosfer GBT dan tahu bagaimana memanfaatkan dukungan Bonek untuk menekan lawan.

Di lini belakang, duet bek asing Dime Dimov dan Risto Mitrevski diharapkan menjaga rapatnya pertahanan. Persebaya Surabaya tak ingin mengulangi kesalahan musim lalu yang kerap kebobolan di menit akhir.

PSIM datang ke Surabaya dengan performa pramusim yang belum konsisten. Mereka sempat menelan kekalahan telak 0-6 dari Bali United dan tumbang 0-1 dari Barito Putera.

5 Laga Terakhir PSIM Yogyakarta

31/07/2025 PSIM Yogyakarta 0-1 Barito Putera
26/07/2025 Bali United 6-0 PSIM Yogyakarta
23/07/2025 PSIM Yogyakarta 1-0 PSIS Semarang
19/07/2025 Persis Solo 1-0 PSIM Yogyakarta
15/07/2025 PSIM Yogyakarta 2-0 Madura United

Namun, kemenangan atas PSIS Semarang dan Madura United menunjukkan potensi mereka. Lini depan PSIM memiliki kecepatan dan kreativitas lewat Ezequiel Vidal serta Rafinha.

Masalah utama PSIM ada di sektor pertahanan yang belum solid. Franco Ramos dan Yusaku Yamadera harus bekerja keras menghadapi tekanan dari lini serang Persebaya Surabaya yang agresif.

Jean-Paul Van Gastel diprediksi mengandalkan formasi 4-3-3 untuk memaksimalkan serangan balik. Transisi cepat menjadi senjata utama jika ingin mencuri poin di kandang lawan.

PSIM Yogyakarta (4-3-3): Harlan Suardi; Reva Adi Utama, Yusaku Yamadera, Franco Ramos, Raka Cahyana; Rendra Teddy, Ze Valente, Savio Sheva; Ezequiel Vidal, Rafinha, Nermin Heljeta.

Sementara itu, Eduardo Perez cenderung mempertahankan pola 4-2-3-1. Peran Francisco Rivera sebagai pengatur serangan akan krusial untuk memecah blok pertahanan PSIM.

Persebaya Surabaya (4-2-3-1): Ernando Ari; Catur Pamungkas, Dime Dimov, Risto Mitrevski, Dejan Tumbas; Milos Raickovic, Ichas Baihaqi; Gali Freitas, Francisco Rivera, Bruno Moreira; Mihailo Perovic.

Head to head kedua tim menunjukkan Persebaya Surabaya lebih unggul. Dalam tiga pertemuan terakhir, Green Force meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Faktor kandang akan memberi keuntungan besar bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh Bonek di tribun bisa menjadi energi tambahan untuk meraih tiga poin.

Di sisi lain, PSIM harus memanfaatkan momen ketika Persebaya Surabaya lengah. Efektivitas penyelesaian akhir akan menentukan apakah mereka bisa pulang dengan hasil positif.

Pertandingan ini juga akan menjadi ujian mental bagi para pemain baru. Adaptasi cepat terhadap atmosfer kompetisi akan sangat menentukan perjalanan musim mereka.

Persebaya Surabaya diyakini akan tampil menekan sejak awal. Kombinasi sayap cepat seperti Gali Freitas dan Bruno Moreira bisa menjadi pembeda.

PSIM harus bersiap menghadapi tekanan tinggi selama 90 menit. Disiplin dalam bertahan dan cepat memanfaatkan ruang menjadi kunci untuk menahan gempuran.

Melihat komposisi tim dan performa terakhir, Persebaya Surabaya memiliki peluang lebih besar. Konsistensi permainan dan pengalaman pemain asing menjadi faktor penentu.

PSIM masih butuh waktu untuk menyatukan chemistry antar pemain baru. Tantangan melawan tim sekelas Persebaya Surabaya di laga tandang tentu bukan hal mudah.

Prediksi skor akhir mengarah pada kemenangan tuan rumah. Persebaya Surabaya Surabaya diprediksi mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-0.

Kemenangan ini akan menjadi awal manis bagi Eduardo Perez dan Shin Sang-gyu di musim baru. Sementara PSIM bisa menjadikan laga ini sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki performa di pekan-pekan berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara