JawaPos.com — Pasang surut karier Osvaldo Haay kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Pemain lincah asal Papua itu kini disebut-sebut bakal comeback ke pentas utama bersama PSMS Medan.
Nama Osvaldo Haay tentu bukan sosok asing bagi pecinta sepak bola Tanah Air. Pernah bersinar bersama Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta, Osvaldo kini berstatus tanpa klub sejak 1 Juli 2024.
Pemain berusia 27 tahun itu sempat menjadi andalan Timnas Indonesia, terutama di era awal kepelatihan Shin Tae-yong. Sayangnya, cedera dan minim menit bermain membuat kariernya meredup dalam dua musim terakhir.
Lahir di Jayapura pada 17 Mei 1998, Osvaldo memulai karier profesionalnya bersama Persipura Jayapura pada tahun 2015.
Dalam waktu singkat, performanya mencuri perhatian banyak klub besar di Liga 1 (kini bernama Super League).
Pada 2017, Persebaya Surabaya memboyong Osvaldo dan di sanalah kariernya melejit. Bersama Green Force, ia mencatatkan 49 pertandingan dengan torehan 18 gol dan 7 assist.
Penampilan impresifnya di sisi kiri lapangan menjadikannya winger andalan sekaligus idola Bonek. Bahkan, aksinya yang eksplosif membuatnya dilirik oleh tim nasional berbagai kelompok umur hingga level senior.
Tak lama kemudian, Osvaldo menjelma menjadi ‘anak emas’ Shin Tae-yong di awal proyek pembangunan Timnas Indonesia. Sayap kiri Timnas saat itu seolah menjadi milik mutlak Osvaldo.
Namun, kariernya mulai berubah arah ketika ia memutuskan hijrah ke Persija Jakarta pada 1 Februari 2020. Bersama Macan Kemayoran, Osvaldo hanya mampu mencetak 6 gol dan 5 assist dari 47 pertandingan.
Pada musim 2022/2023, ia hanya tampil dalam 11 pertandingan bersama Persija, sinyal performanya mulai mengalami penurunan. Hingga akhirnya, pada 1 Juli 2023, Persija resmi melepas Osvaldo yang kemudian berstatus tanpa klub.
Kesempatan kembali datang ketika Bhayangkara FC merekrutnya pada 23 November 2023. Sayangnya, harapan untuk bangkit justru pupus karena performanya tak kunjung membaik.
Di musim 2023/2024, ia hanya bermain 5 kali dengan total 202 menit dan mencatatkan 1 assist. Bhayangkara pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya per 1 Juli 2024.
Kini, Osvaldo Haay berstatus bebas transfer dan tengah mencari klub baru. Kondisi ini membuat banyak klub mulai melirik untuk memanfaatkan potensinya.
Dua klub besar Liga 1, yakni Persebaya Surabaya dan Persib Bandung, sempat dikaitkan dengan Osvaldo. Namun, kabar tersebut tak kunjung terealisasi alias masih sebatas rumor.
Menariknya, muncul nama PSMS Medan yang dikabarkan sudah mulai melakukan pendekatan secara langsung. Klub Liga 2 ini memang tengah bersiap besar-besaran untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"BREAKING NEWS Setelah lama menghilang, kabarnya Osvaldo Haay (LWF/27) akan kembali merumput di Liga 2 Indonesia bersama PSMS Medan," tulis @transfernews_ft1, Rabu (30/7/2025).
Kehadiran Osvaldo diharapkan bisa menjadi tambahan kekuatan yang signifikan di lini serang Ayam Kinantan. Apalagi PSMS dikenal memiliki ambisi besar untuk promosi ke Super League musim depan.
Jika jadi bergabung, Osvaldo akan menjadi salah satu nama besar yang bermain di Liga 2. Pengalamannya di level atas dan Timnas tentu menjadi aset berharga bagi tim manapun.
Osvaldo sendiri masih memiliki nilai pasar yang cukup tinggi, yakni Rp 1,30 miliar per update terakhir 4 April 2025. Nilai ini menandakan meski performanya menurun, potensinya masih dianggap besar.
Pemain berkaki dominan kiri ini memang dikenal sebagai winger eksplosif yang mampu membongkar pertahanan lawan. Dengan tinggi 1,74 meter, Osvaldo punya kelincahan yang menjadi senjatanya sejak awal karier.
Jika kembali menemukan performa terbaiknya, Osvaldo bisa menjadi ancaman serius di Championship bahkan Super League. Banyak yang berharap, kepindahan ke klub baru bisa menjadi momentum kebangkitan kariernya.
Sosok yang pernah membawa harum nama Indonesia di SEA Games ini jelas masih punya magnet tersendiri. Meski sempat tenggelam, Osvaldo Haay kini siap comeback dan membuktikan dirinya belum habis.
Dengan pengalaman membela tiga klub besar seperti Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta, Osvaldo membawa modal luar biasa.
Kini semua mata tertuju padanya—akankah PSMS Medan menjadi tempat kebangkitannya?
Drama bursa transfer Liga Indonesia pun kembali panas dengan saga transfer Osvaldo Haay. Comeback-nya bisa menjadi salah satu cerita besar musim 2025/2026.
Meski tak muda lagi, usia 27 tahun masih sangat ideal bagi seorang winger untuk unjuk gigi. Tinggal bagaimana ia menjaga fisik dan kembali menemukan ritme permainan terbaiknya.
Pasang surut dalam karier adalah hal biasa bagi pesepak bola profesional. Tapi bagaimana cara bangkit dari keterpurukan—itulah yang akan menentukan warisan Osvaldo Haay di kancah sepak bola Indonesia.