← Beranda

Daftar Bintang Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Dikepung Raja Gol Timur Tengah

Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 17 Juli 2025 | 05.15 WIB
Aksi Ole Romeny bersama Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala DUnia 2026 tuai pujian. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com—Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan menjadi panggung duel panas para bintang terbaik dari Timur Tengah. Timnas Indonesia yang dimotori Ole Romeny dipastikan menghadapi tantangan besar dari pemain-pemain top yang sudah jadi langganan mencetak gol di level klub dan timnas.

Indonesia jadi satu-satunya wakil ASEAN yang mampu melaju ke ronde keempat, sebuah pencapaian bersejarah bagi skuad Garuda. Namun jalan menuju putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, belum usai. Mereka akan berhadapan dengan lawan-lawan kelas dunia dari Asia Barat.

Pengundian babak keempat akan digelar 17 Juli. Enam tim sudah memastikan tempat di Piala Dunia, yakni Jepang, Iran, Korea Selatan, Australia, Uzbekistan, dan Yordania.

Masih ada dua tiket otomatis tersisa yang akan diperebutkan enam tim lain termasuk Indonesia, Qatar, UEA, Irak, Oman, dan Arab Saudi. Babak ini akan dibagi dua grup berisi tiga tim dan hanya juara grup yang akan lolos otomatis ke putaran final.

Peringkat kedua masih punya harapan lewat playoff ronde kelima sebelum menatap interkontinental playoff sebagai jalur terakhir. 

Salah satu kekuatan baru di kubu Indonesia adalah Ole Romeny, striker berusia 24 tahun yang langsung nyetel bersama skuad Garuda.

Pemain Oxford United ini mencetak tiga gol dalam tiga laga pertamanya bersama Indonesia, termasuk satu gol ke gawang Australia, Bahrain, dan Tiongkok.

Namun, Romeny kini dikepung nama-nama besar dari negara-negara Timur Tengah yang punya rekor mentereng dan nilai pasar selangit.

Berikut daftar bintang yang akan menjadi lawan Romeny di putaran keempat dan wajib diwaspadai Timnas Indonesia.

Fabio Lima (Uni Emirat Arab)

Gelandang serang berusia 31 tahun ini adalah tumpuan utama Timnas UEA sejak debut pada 2020 dan telah mencetak 21 gol dari 41 laga internasional. Pemain kelahiran Brasil yang dinaturalisasi ini memperkuat Al-Wasl sejak 2014 dan kini jadi pemain termahal UEA dengan nilai pasar Rp 112,9 miliar.

Lima sudah mencetak lima gol hingga ronde ketiga kualifikasi dan selalu jadi motor serangan Al-Abyad. Visi bermain, akurasi tembakan, dan pengalaman panjangnya membuat dia jadi ancaman serius bagi lini belakang Indonesia.

Muhsen Al-Ghassani (Oman)

Striker 28 tahun ini kini bermain di True Bangkok United dan merupakan rekan satu tim Pratama Arhan di Liga Thailand. Musim ini dia sudah mencetak 15 gol di level klub dan tampil tajam bersama Oman sejak debut 2017 dengan total 12 gol dari 52 caps.

Al-Ghassani jadi senjata utama Oman di fase-fase krusial dan sangat berbahaya di kotak penalti. Nilai pasarnya kini tembus Rp 17 miliar dan ia diprediksi akan memimpin lini depan Oman pada ronde keempat nanti.

Almoez Ali (Qatar)

Bintang Timnas Qatar ini adalah pemain dengan caps dan gol terbanyak di skuad The Maroons saat ini, dengan catatan 115 laga dan 55 gol sejak 2016. Penyerang 27 tahun itu bermain untuk Al-Duhail dan musim ini mencetak 8 gol serta 10 assist.

Ali juga sudah mencetak lima gol di ronde ketiga kualifikasi dan terkenal dengan finishing tajam serta pergerakan tanpa bola yang cerdik. Dengan nilai pasar Rp 60,8 miliar, ia akan menjadi momok nyata bagi barisan pertahanan Indonesia.

Aymen Hussein (Irak)

Striker jangkung ini adalah mesin gol Timnas Irak dengan torehan 31 gol dari 85 caps sejak debut pada 2015. Bermain di Al-Wakrah SC, dia sempat dua kali membobol gawang Indonesia di ajang Piala Asia dan ronde kedua kualifikasi.

Aymen Hussein adalah top skorer Irak di fase kualifikasi ini dengan empat gol dan dikenal punya kemampuan duel udara dan penyelesaian akhir yang mematikan. Nilai pasarnya berada di angka Rp9,5 miliar, tapi kualitasnya jauh melebihi nominal tersebut.

Salem Al-Dawsari (Arab Saudi)

Kapten Timnas Arab Saudi ini adalah pemain paling berpengaruh di lini tengah Green Falcons dengan pengalaman internasional sejak 2012. Dia membela Al Hilal sejak 2011 dan musim ini mencatatkan 15 gol serta 15 assist di Liga Pro Arab Saudi.

Momen paling ikonik Al-Dawsari adalah saat mencetak gol spektakuler ke gawang Argentina di Piala Dunia 2022. Kini dia kembali memimpin tim dengan nilai pasar Rp 45 miliar dan akan jadi sosok yang harus diwaspadai di putaran keempat nanti.

Ole Romeny (Indonesia)

Striker naturalisasi ini menjadi harapan baru Indonesia usai selalu mencetak gol dalam tiga laga awalnya bersama timnas. Meski baru debut Maret lalu, ia langsung menggebrak dengan gol ke gawang Australia, Bahrain, dan Tiongkok.

Kini Romeny jadi tumpuan utama lini depan Garuda untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026. Bermain di kasta kedua Liga Inggris bersama Oxford United, nilai pasarnya mencapai Rp 20,8 miliar dan bisa terus meningkat seiring performanya.

Romeny akan menghadapi tantangan besar dari nama-nama top Asia Barat yang jauh lebih berpengalaman di panggung internasional. Tapi dengan semangat dan kerja keras, bukan tak mungkin sang predator Garuda bisa mengejutkan lawan-lawannya di putaran keempat nanti.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah