JawaPos.com — Sempat dirumorkan bakal merapat ke Persebaya Surabaya, Nathan Tjoe-A-On justru dikabarkan lebih dekat dengan klub promosi Eredivisie, SC Telstar. Padahal, eks Swansea City itu sempat memberi sinyal positif untuk berkarier di Liga 1 musim depan.
Nama Nathan Tjoe-A-On mencuat ke permukaan usai kontraknya bersama Swansea City resmi diputus pada akhir musim 2024/2025.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini pun langsung masuk dalam radar klub-klub yang membutuhkan tenaga di sektor pertahanan dan lini tengah.
Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub Liga 1 yang disebut paling serius mendekati Nathan. Apalagi, statusnya sebagai pemain bebas transfer membuat peluang mendatangkannya terbuka lebar.
Rumor ketertarikan Persebaya Surabaya pertama kali mencuat dari akun X @StatsRawon pada 19 Juni 2025.
"Mutual termination contract Nathan Tjoe-A-On mengagetkan. Agen dan Nathan sendiri harus gerak cepat menentukan klub mana yang dituju musim 2025/26 ini. Jika memang ada kesempatan bermain di Eropa ya bermainlah disana. Namun jika ternyata nihil, tak ada salahnya mencoba Liga 1 bersama Persebaya," tulis @StatsRawon, Kamis, 19 Juni 2025.
"Ada peran agen, Nathan dan Persebaya sendiri untuk menjadikan perburuan ini terjadi. Jadikah? Ya ditunggu saja. Kalau jadi bagus. Kalau tidak ya belum berjodoh."
Dalam unggahannya, akun itu menyebutkan Nathan bisa saja memilih Green Force jika tidak mendapatkan tawaran dari klub Eropa lainnya.
Namun harapan Bonek untuk melihat Nathan berseragam hijau-hijau tampaknya bakal pupus. Sebab, dalam perkembangan terbaru, pemain 22 tahun itu justru dikaitkan dengan klub asal Belanda, SC Telstar.
Kabar ini pertama kali dihembuskan akun X yang kerap membahas transfer Liga Belanda, @RMarvies19767, pada 27 Juni 2025. Ia menyebut Nathan masuk dalam radar SC Telstar usai berstatus bebas kontrak dari Swansea.
"Di Indische Keuken ada spekulasi bahwa (gosip) Nathan Tjoe A On akan masuk radar Testlar. Bebas kontrak setelah dilepas Swansea City," tulis @RMarvies19767, 27 Juni 2025.
SC Telstar diketahui baru saja promosi ke Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda. Klub ini sedang bergerak cepat mencari tambahan amunisi untuk bersaing di kompetisi yang lebih ketat.
Nathan dianggap sebagai opsi ideal karena pengalamannya di Eropa dan kemampuan bermain di dua posisi sekaligus. Ia bisa mengisi peran sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan.
Fleksibilitas Nathan tentu menjadi nilai tambah yang bisa membantu SC Telstar bertahan di Eredivisie. Selain itu, keputusannya bertahan di Eropa juga dianggap lebih strategis untuk menjaga popularitas dan kiprahnya di Timnas Indonesia.
Nathan bukan sosok asing di Eredivisie karena pernah bermain di kasta tertinggi Belanda bersama Excelsior sebelum hijrah ke Inggris. Pengalaman itu membuat proses adaptasinya bersama SC Telstar diprediksi akan berlangsung mulus.
Sementara itu, dari sisi Persebaya Surabaya, keinginan memboyong Nathan sebenarnya cukup realistis. Status tanpa klub membuat negosiasi bisa berjalan lebih leluasa, tanpa perlu membayar biaya transfer.
Persebaya Surabaya tinggal berbicara soal gaji, bonus, serta proyek jangka panjang yang bisa menarik minat Nathan. Apalagi, kehadirannya diyakini mampu mendongkrak performa tim dan menambah kualitas di sektor pertahanan.
Peluang Nathan membela Persebaya Surabaya juga dipertimbangkan sebagai opsi cadangan jika semua pintu di Eropa tertutup. Namun sejauh ini, SC Telstar menjadi kandidat paling potensial yang bisa merekrutnya.
Keputusan Nathan tentu akan menjadi sorotan publik Indonesia, khususnya para pendukung Persebaya Surabaya. Mereka yang sempat berharap kehadiran sang pemain kini harus bersiap kecewa jika rumor ke Belanda benar terjadi.
Di sisi lain, pilihan Nathan tetap patut dihargai karena setiap pemain tentu ingin berkembang di level tertinggi. Bermain di Eredivisie jelas memberikan tantangan sekaligus pengalaman berharga dibanding Liga 1.
Saat ini, SC Telstar kabarnya sudah membuka komunikasi dengan pihak Nathan. Mereka menilai eks pemain Swansea itu cocok untuk proyek jangka panjang klub.
Jika negosiasi berjalan lancar, Nathan kemungkinan segera diumumkan sebagai rekrutan anyar SC Telstar dalam waktu dekat. Hal ini akan menjadi langkah besar Nathan untuk menghidupkan kembali kariernya di Eropa.
Sementara itu, Persebaya Surabaya harus mulai bergerak mencari alternatif lain untuk memperkuat lini belakang. Kegagalan merekrut Nathan tentu membuat tim pelatih harus memutar otak menambal celah di skuad.
Nama Nathan sendiri sudah dikenal luas oleh pecinta sepak bola Tanah Air sejak proses naturalisasi dan debutnya bersama Timnas Indonesia. Kehadirannya selalu jadi topik panas di setiap jendela transfer.
Kini, publik hanya bisa menunggu keputusan final dari sang pemain. Apakah dia akan memilih membela klub kampung halamannya atau tetap mengejar mimpi di Benua Biru.
Jika benar memilih SC Telstar, Nathan akan kembali merasakan atmosfer sepak bola Belanda yang sudah akrab dengannya. Sebuah pilihan yang bisa jadi batu loncatan untuk karier yang lebih tinggi.
Namun jika urung terjadi, Persebaya Surabaya masih punya kans untuk kembali memulai negosiasi. Apapun keputusannya, Nathan Tjoe-A-On tetap akan jadi sorotan utama di bursa transfer musim panas 2025/2026 ini.