← Beranda

Terbongkar! Ini Alasan Krusial Gali Freitas Dikontrak Dua Musim oleh Persebaya Surabaya

Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 13 Juni 2025 | 17.04 WIB
Gali Freitas saat membela Timor Leste. (Media Timor Leste)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi mengumumkan perekrutan Gali Freitas sebagai bagian dari skuad utama untuk musim Liga 1 Indonesia 2025/2026. Perekrutan ini langsung mengundang perhatian publik karena Gali dikontrak selama dua musim, sebuah durasi yang jarang diberikan Persebaya Surabaya kepada pemain asing.

Pemain asal Timor Leste itu bukan wajah baru di Liga 1 karena musim lalu ia tampil konsisten bersama PSIS Semarang.

Meski hanya mencetak satu gol dan tiga assist, kehadiran Gali di lapangan selalu memberi ancaman nyata bagi pertahanan lawan.

Statistik mencolok justru datang dari catatan dribble-nya yang sangat agresif dan efektif sepanjang musim 2024/2025.

Gali Freitas menjadi pemain dengan dribble sukses terbanyak per pertandingan di Liga 1, mengungguli nama-nama besar seperti Bruno Moreira.

Rata-rata ia mencatatkan 5,6 dribble sukses per laga dengan akurasi mencapai 73 persen. Bandingkan dengan Bruno Moreira yang mencatatkan 5,4 dribble sukses per laga namun dengan akurasi lebih tinggi yakni 84 persen.

Namun, angka keberhasilan yang konsisten dan volume dribble yang tinggi menunjukkan peran sentral Gali dalam membangun serangan.

Ia selalu menjadi motor serangan dari sisi kiri dan menjadi solusi saat tim kesulitan membongkar pertahanan rapat.

Gaya bermain Gali yang agresif, cepat, dan penuh inisiatif dinilai cocok dengan filosofi permainan Persebaya Surabaya.

Skema pelatih Eduardo Pérez yang fleksibel antara 4-3-3 dan 4-2-3-1 menuntut winger aktif dan bertenaga seperti Gali.

Dengan tinggi badan 1,65 meter, Gali memiliki keunggulan berupa pusat gravitasi rendah yang memungkinkannya melakukan perubahan arah dengan sangat cepat.

Kelincahan ini berpadu apik dengan kecepatan lari dan kemampuan dribel yang menjadi senjatanya.

Ia juga dikenal tak ragu untuk melakukan cut-in ke tengah dan melepaskan tembakan. Sayangnya, dari 24 tembakan off target yang ia lepaskan musim lalu, hanya satu yang berhasil menjadi gol.

Statistik ini menjadi bukti finishing menjadi pekerjaan rumah utama bagi Gali jika ingin tampil lebih tajam. Meski demikian, Persebaya Surabaya melihat potensi besar dalam dirinya yang bisa diasah lebih matang dalam dua musim ke depan.

Selain itu, keberaniannya mengambil risiko saat menyerang menjadi nilai tambah tersendiri. Gali bukan hanya pencipta peluang, tetapi juga penarik perhatian yang bisa membuka ruang bagi rekan setimnya.

Pihak manajemen Persebaya Surabaya mengakui kontrak dua musim untuk Gali Freitas bukan keputusan tanpa pertimbangan matang.

Mereka ingin membangun skuad yang lebih stabil dan tidak lagi melakukan bongkar pasang tim setiap musim.

"Beberapa pemain yang kami siapkan untuk skuad musim depan, memang akan kami kontrak dengan multiyears," kata Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya Surabaya.

Menurutnya, pembentukan tim yang kuat tidak bisa dilakukan jika setiap tahun harus membangun ulang dari nol.

“Karena dari sisi manajemen, kami tidak mau Persebaya terus melakukan bongkar pasang tim setiap tahunnya," beber Candra.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya klub dalam menjaga kontinuitas taktik dan gaya bermain. Dengan banyaknya pemain yang bertahan lebih dari satu musim, pelatih bisa mengembangkan strategi jangka panjang.

Keputusan Gali menerima kontrak dua musim juga tak lepas dari kepercayaan pada kondisi finansial klub. Agen sang pemain menyebut Gali melihat Persebaya Surabaya sebagai klub dengan keuangan sehat dan manajemen profesional.

"Gali Freitas memang dikontrak dua musim oleh Persebaya. Dia yakin (menerima kontrak jangka panjang) karena Persebaya punya keuangan yang sehat," kata Aggy Eka Ressy kepada Jawa Pos.

Faktor ini penting bagi pemain asing seperti Gali yang ingin merasa aman dan stabil secara karier. Apalagi, tekanan bermain di Liga 1 sangat besar dan hanya bisa dijalani dengan dukungan klub yang solid.

Pengalaman Gali bersama tim nasional Timor Leste turut memperkuat daya tawarnya di mata manajemen Persebaya Surabaya.

Bermain di level internasional membentuk mentalitas kompetitif yang dibutuhkan untuk menghadapi kerasnya kompetisi domestik.

Harga pasaran Gali Freitas yang mencapai Rp 3,48 miliar juga menegaskan ia bukan pemain sembarangan. Ia masih berusia muda dan berada dalam usia emas untuk berkembang lebih jauh bersama Persebaya Surabyaa.

Selain sebagai pemain inti, Gali juga bisa menjadi mentor bagi pemain muda lokal yang beroperasi di posisi serupa. Keberadaannya memberikan kedalaman skuad yang akan sangat berguna dalam perjalanan panjang Liga 1 musim depan.

Dari segi bisnis, investasi jangka panjang seperti ini dinilai menguntungkan karena memberi waktu adaptasi yang cukup bagi pemain. Klub juga tidak perlu terburu-buru mencari pengganti jika musim pertama berjalan kurang maksimal.

Kehadiran Gali Freitas menjadi sinyal Persebaya Surabaya tengah bertransformasi menjadi klub dengan arah yang lebih visioner. Mereka tak hanya mengejar prestasi instan, tapi juga membangun fondasi kuat untuk masa depan.

Dengan kombinasi kemampuan teknis, pengalaman, dan potensi berkembang yang besar, Gali Freitas memang layak mendapatkan kepercayaan lebih dari Persebaya Surabaya.

Kini, tinggal bagaimana ia membayar kepercayaan itu dengan performa nyata di lapangan.

EDITOR: Banu Adikara