JawaPos.com — Nyaris terdegradasi di musim 2024/2025 membuat Semen Padang tak ingin mengulang mimpi buruk serupa di musim depan. Klub berjuluk Kabau Sirah itu langsung tancap gas membenahi skuad demi target bertahan dan bersaing di Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Geliat transfer pun langsung terasa sejak bursa pemain awal musim dibuka. Tak tanggung-tanggung, tiga pemain asing dari dua benua sudah masuk radar manajemen klub asal Sumatera Barat ini.
Ketiga nama tersebut berasal dari Eropa dan Afrika, yang masing-masing diplot untuk tiga posisi berbeda.
Mereka diproyeksikan menjadi pilar baru racikan Eduardo Almeida, pelatih yang dikenal jago memoles pemain tak dikenal menjadi bintang.
Dua di antaranya merupakan wajah baru di Liga 1 dan disebut punya potensi besar jika berada di tangan yang tepat. Sementara satu nama lainnya adalah bek berpengalaman yang sudah kenyang atmosfer kompetisi Indonesia.
Nama pertama yang santer dikaitkan dengan Semen Padang adalah Pedro Matos. Gelandang asal Portugal ini disebut telah resmi dikontrak selama semusim setelah dilepas klub Liga 3 Portugal, AD Sanjoanense.
"Done Deal, Pedro Matos dikontrak oleh Semen Padang selama semusim, dia sebelumnya bermain untuk AD Sanjoanense."
"Semen Padang sudah menyiapkan anggaran Rp70 Miliar untuk musim 25/26," tulis @iga_dagelann, Jumat, (6/6/2025).
Pedro Matos dikenal sebagai gelandang serba bisa yang memiliki visi bermain apik. Ia disebut-sebut akan dipoles langsung oleh Eduardo Almeida, seperti saat sukses membawa Carlos Fortes dan Sergio Silva bersinar di Liga 1.
Kehadiran Pedro Matos cukup terbuka lebar mengingat kontraknya bersama AD Sanjoanense akan habis pada 30 Juni 2025.
Dengan status bebas transfer, manajemen Semen Padang bisa menghemat biaya perekrutan tanpa mengurangi kualitas pemain.
Langkah ini sejalan dengan rencana besar Semen Padang yang kabarnya telah menyiapkan anggaran hingga Rp 70 miliar untuk musim 2025/2026.
Anggaran jumbo ini menandakan keseriusan klub untuk bangkit dari keterpurukan musim lalu.
Nama kedua yang juga masuk dalam daftar belanja adalah Angelo Meneses, bek asal Portugal yang baru saja dilepas Dewa United. Ia digadang-gadang menjadi solusi lini belakang Semen Padang yang rapuh di musim lalu.
Dengan pengalaman bermain selama dua musim di Liga 1 dan catatan 30 laga bersama Dewa United, Angelo Meneses jelas bukan nama asing.
"Setelah berpisah dengan Dewa United, Angelo Meneses kabarnya diminati Semen Padang," @liga_dagelann, Rabu,(4/6/2025).
Ia punya satu gol dan dua assist selama 2.440 menit bermain musim lalu, yang jadi nilai plus untuk seorang bek tengah.
Peluang mendatangkan Angelo Meneses terbuka sangat lebar karena kini berstatus tanpa klub. Dengan begitu, Semen Padang hanya perlu menyelesaikan negosiasi kontrak dan gaji tanpa biaya transfer.
Kehadiran bek berusia 31 tahun ini diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan. Kombinasinya bersama pemain lokal maupun asing lainnya akan jadi kekuatan baru Kabau Sirah di musim mendatang.
Satu nama lainnya adalah Ofufu Ibeh, winger asal Nigeria yang baru saja mengakhiri kontraknya bersama raksasa Liga Kamboja, Phnom Penh Crown.
"RUMORS! Sayap kiri asing asal Nigeria, Ofufu Ibeh dikaitkan dengan salah satu tim liga 1 foot, Semen Padang," tulis @transfernews_ft1, Senin (2/6/2025).
Pemain ini dikenal sebagai sayap tajam dengan catatan impresif sepanjang musim lalu.
Selama membela Phnom Penh Crown, Ofufu Ibeh sukses mencetak 14 gol dan 8 assist dari 27 pertandingan. Catatan itu membuatnya dilirik sebagai suksesor Cornelius Stewart, andalan Semen Padang musim lalu di sektor sayap.
Menariknya, Ofufu Ibeh juga datang dengan status bebas transfer setelah memutus kontrak lebih awal. Ini jadi keuntungan ganda bagi Semen Padang yang tengah berhemat namun tetap mengincar kualitas.
Jika transfer ini benar terealisasi, lini depan Semen Padang bisa sangat menakutkan musim depan. Kombinasi Ofufu Ibeh dan Cornelius Stewart di kedua sisi sayap bisa jadi ancaman bagi pertahanan lawan.
Cornelius Stewart sendiri tampil gemilang musim lalu dengan torehan 6 gol dan 6 assist dari 34 laga. Dengan kemungkinan besar dipertahankan, duetnya bersama Ibeh diprediksi bakal memanjakan striker tengah Semen Padang.
Dalam beberapa musim terakhir, lini depan Semen Padang memang lekat dengan tradisi pemain asal Afrika. Nama seperti Kenneth Ngwoke sempat jadi mesin gol utama sebelum dilanda cedera berkepanjangan.
Kini, dengan ambisi besar menghindari degradasi dan bersaing di papan tengah Liga 1, manuver transfer ini menjadi sinyal tegas keseriusan Semen Padang.
Geliat ini juga jadi bukti manajemen tidak ingin mengulangi kegagalan musim lalu.
Dengan kombinasi pemain Eropa dan Afrika, serta ditopang pelatih berpengalaman seperti Eduardo Almeida, Semen Padang jelas punya potensi meledak.
Kini tinggal bagaimana mereka mengeksekusi rencana besar itu secara tepat dan konsisten.
Jika ketiga pemain asing tersebut benar mendarat di GOR Haji Agus Salim, bisa jadi Semen Padang adalah salah satu tim paling aktif dan ambisius di bursa transfer kali ini.
Dan musim depan, Kabau Sirah bisa jadi kuda hitam yang tak bisa dipandang sebelah mata.