← Beranda
Patrick Kluivert Tak Perlu Khawatir, 6 Sosok Ini Bisa Jadi Pengganti Sepadan Pemain yang Absen Bela Timnas Indonesia Lawan Tiongkok
Dimas Ramadhan WicaksanaMinggu, 1 Juni 2025 | 22.36 WIB
Patrick Kluivert, Pelatih Timnas Indonesia (Dok. YouTube Timnas Indonesia)
 

JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, harus memutar otak dalam mencari pengganti pilar-pilar andalannya yang harus absen melawan Tiongkok. Tapi, juru taktik asal Belanda itu tak perlu terlalu pusing apalagi khawatir karena lima sosok berikut bisa jadi pengganti sepadan.

Timnas Indonesia dijadwalkan kembali berjuang dalam putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Terdekat, Garuda bakal menantang Tiongkok pada matchday sembilan Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Kamis (5/5).

Laga tersebut sangat krusial karena dapat menentukan nasib Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Garuda butuh kemenangan untuk mengunci minimal tiket ke putaran keempat.

Timnas Indonesia pun mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Sebanyak 32 pemain dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan di Bali sejak 26 Mei. Hanya saja, tak semua pemain tersebut bisa bergabung. Hingga Minggu (1/6), terkonfirmasi sudah ada tiga nama yang dipastikan tak bisa ikut pemusatan latihan.

Mereka adalah Septian Bagaskara, Sandy Walsh, dan Eliano Reijnders. Dua nama pertama absen karena mengalami cedera. Sementara Eliano meminta izin karena ingin mendampingi sang istri yang segera melahirkan. Ketiganya pun telah dipastikan absen melawan Tiongkok.

Selain itu, ada tiga nama lain yang juga tak bisa tampil kontra Tiongkok. Mereka adalah Maarten Paes, Marselino Ferdinan, dan Ragnar Oratmangoen. Ketiganya absen karena dua alasan berbeda.

Maarten Paes dan Marselino Ferdinan tak bisa bermain karena menjalani sanksi skorsing akibat menerima empat kartu kuning. Sementara Ragnar Oratmangoen, ada infeksi pada lututnya sehingga dia tak dipanggil ke Timnas Indonesia.

Absennya enam nama tersebut jelas jadi kehilangan besar untuk Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala. Tapi, dia harus tetap tenang dan mencari solusi sekaligus penggantinya.

JawaPos.com coba merangkum enam nama yang bisa jadi opsi untuk menggantikan peran keenam pemain Timnas Indonesia yang absen lawan Tiongkok.

1. Emil Audero Mulyadi

Absennya Maarten Paes bisa jadi berkah tersendiri untuk Emil Audero. Apalagi, kiper Palermo itu belum mencatatkan debut bersama Timnas Indonesia sejak resmi jafi WNI pada Maret 2025. Pertandingan kontra Tiongkok dapat jadi kesempatan dirinya merasakan jersey Garuda di laga resmi.

2. Asnawi Mangkualam

Sempat tak dipanggil pada periode Maret 2025, Asnawi Mangkualam dapat pemanggilan Timnas Indonesia lagi bulan ini. Eks kapteb Garuda itu punya penampilan ciamik bersama Port FC di Liga Thailand 2024/2025 sebagai bek kanan. Asnawi pun bisa jadi pilihan yang sepadan untuk menggantikan Sandy Walsh yang cedera.

3. Yakob Sayuri

Penggawa Malut United FC ini bisa jadi opsi pengganti Eliano Reijnders di Timnas Indonesia. Meskipun berposisi sebagai winger kanan, Yakob juga andal bermain sebagai bek kanan. Dia seperti kebalikannya Eliano sehingga Patrick Kluivert bisa mencoba Yakob untuk dimainkan sebagai pengganti pemain PEC Zwolle tersebut.

4. Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly bukan wajah asing di Timnas Indonesia. Tapi, juga terbilang baru karena dia sudah lama tak dapat pemanggilan skuad Garuda. Kini, Lilipaly dipanggil lagi dan bisa jadi solusi pengganti Ragnar Oratmangoen karena berposisi sama sebagai winger kiri.

5. Egy Maulana Vikri

Penampilan Egy Maulana Vikri di Liga 1 2024/2025 tak perlu diragukan lagi. Meski berposisi sebagai winger kanan, tapi pemain Dewa United FC ini juga andal dalam memainkan peran sebagai gelandang pengatur serangan sehingga layak untuk dapat kesempatan menggantikan Marselino Ferdinan.

6. Beckham Putra

Beckham Putra jadi salah satu pilar penting di balik keberhasilan Persib Bandung menjuarai Liga 1 2024/2025. Meski memiliki posisi berbeda dengan Septian Bagaskara, kehadiran Beckham bisa menambah variasi serangan Timnas Indonesia untuk menjadi super-sub.

EDITOR: Edi Yulianto