← Beranda

Bongkar Deretan Fakta Haru Pesan Terakhir Kevin Ray Mendoza Usai Tinggalkan Persib Bandung

Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 24 Mei 2025 | 19.31 WIB
Kiper Persib Bandung Kevin Ray Mendoza. (Dok. Kevin Ray Mendoza)
 

JawaPos.com — Kiper asing Persib Bandung, Kevin Ray Mendoza, resmi mengucapkan salam perpisahan kepada Maung Bandung. Sosok asal Filipina itu akan memainkan laga terakhirnya bersama Persib saat menghadapi Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (24/5/2025).

Melalui akun Instagram pribadinya, Mendoza menuliskan pesan menyentuh yang langsung membuat para pendukung setia Persib Bandung, Bobotoh, terenyuh.

Dalam unggahannya, ia menyebut hari Jumat (23/5/2026) sebagai sesi latihan terakhirnya bersama tim.

"Terima kasih Persib dan Bobotoh. Hari ini adalah sesi latihan terakhir saya dan besok akan menjadi pertandingan terakhir saya mengenakan jersey Persib," tulis Mendoza dalam unggahan yang langsung banjir komentar haru dari fans.

Mendoza juga menyampaikan betapa berat rasanya meninggalkan tim yang telah menjadi bagian penting dalam hidupnya selama satu setengah tahun terakhir.

Ia mengaku sedih harus mengucapkan selamat tinggal pada keluarga yang luar biasa di Bandung.

Pemain berusia 30 tahun itu menggambarkan masa-masanya bersama Persib Bandung sebagai pengalaman sepak bola terbaik yang pernah ia jalani.

Ia juga berjanji tidak akan pernah melupakan setiap momen indah bersama klub dan para suporternya.

"Saya benar-benar sedih harus mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga yang luar biasa ini," ujarnya dalam pernyataan itu.

"Ini benar-benar pengalaman sepak bola terbaik dalam hidup saya dan saya tidak akan pernah melupakan waktu yang kita miliki bersama."

Kevin Ray Mendoza bergabung bersama Persib Bandung sejak musim 2023 dan langsung mencuri perhatian dengan performa gemilangnya di bawah mistar gawang.

Selama membela Maung Bandung, ia menjadi salah satu pilar penting dalam skuad asuhan Bojan Hodak.

Tak hanya mencatatkan performa konsisten, Mendoza juga berperan penting dalam keberhasilan Persib Bandung mempertahankan gelar Liga 1.

Klub kebanggaan Bobotoh itu berhasil meraih back to back juara di tengah ketatnya persaingan kompetisi.

Pencapaian luar biasa tersebut membuat Mendoza merasa bangga pernah menjadi bagian dari tim besar seperti Persib Bandung.

Ia menilai prestasi tersebut tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen klub dan dukungan luar biasa dari suporter.

"Persib berhasil mempertahankan gelar Liga 1 di tengah persaingan keras untuk bisa menjadi yang terbaik," ungkapnya. Ucapan ini menjadi bentuk apresiasi mendalam terhadap tim yang sudah ia bela selama hampir dua musim.

Secara statistik, performa Mendoza musim ini tergolong mengesankan untuk ukuran penjaga gawang asing di Liga 1 Indonesia. Dari total 26 pertandingan yang ia mainkan, Mendoza berhasil mencatatkan 10 kali clean sheet.

Ia bermain selama 2.326 menit musim ini dan hanya kebobolan 19 gol, sebuah catatan yang menegaskan kualitasnya sebagai kiper top.

Mendoza juga tercatat memiliki akurasi umpan sebesar 81 persen, menunjukkan kemampuannya dalam membangun serangan dari lini belakang.

Menariknya, Mendoza juga tidak pernah melakukan pelanggaran sepanjang musim 2024/2025. Ia justru 12 kali dilanggar lawan, yang menggambarkan perannya yang aktif dalam mengamankan area pertahanan.

Dalam aspek disiplin, Mendoza cukup bersih karena hanya menerima satu kartu kuning dan tak pernah mendapat kartu merah. Ia juga sama sekali tak mencetak assist maupun key pass, hal yang wajar mengingat posisinya sebagai kiper.

Catatan lain yang cukup menarik adalah nilai Expected Goals (xG) Mendoza yang hanya 0,02, artinya ia nyaris tak pernah berada dalam situasi mencetak gol.

Namun dari sisi pertahanan, kontribusinya sangat signifikan dalam menjaga keperawanan gawang Persib Bandung.

Kepergian Mendoza tentu menjadi kehilangan besar bagi Persib Bandung yang tengah menikmati masa kejayaan. Namun, keputusan ini tampaknya sudah menjadi pilihan pribadi sang pemain demi melanjutkan kariernya ke arah baru.

Belum ada informasi resmi ke mana Mendoza akan berlabuh usai meninggalkan Persib Bandung. Namun banyak pihak meyakini kiper naturalisasi Filipina ini akan tetap menjadi incaran klub-klub Asia Tenggara lainnya.

Mendoza sendiri belum memberikan sinyal soal klub barunya, namun ia menegaskan kenangan bersama Persib Bandung akan selalu dibawa kemanapun melangkah.

"Terima kasih untuk segalanya, Persib dan Bobotoh," tulisnya di akhir unggahan.

Pesan penuh emosional dari Mendoza ini sontak memicu reaksi luas dari Bobotoh yang menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan.

Banyak di antaranya berharap sang kiper bisa kembali suatu saat nanti, meski hanya untuk menyapa dari tribun.

Kini, pertandingan melawan Persis Solo menjadi momen terakhir Mendoza bersama Maung Bandung di lapangan hijau.

Laga ini dipastikan akan berlangsung penuh emosional baik bagi pemain maupun para pendukung setia klub biru.

Perpisahan Kevin Ray Mendoza meninggalkan jejak yang mendalam bagi Persib Bandung dan para Bobotoh. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai bagian penting dalam sejarah kejayaan klub dalam dua musim terakhir.

EDITOR: Edi Yulianto